{"id":414002,"date":"2026-08-13T10:37:55","date_gmt":"2026-08-13T03:37:55","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=414002"},"modified":"2026-08-13T10:37:55","modified_gmt":"2026-08-13T03:37:55","slug":"manasik-haji-sia-sia-diajarkan-ke-anak-tk-buat-apa-coba","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/manasik-haji-sia-sia-diajarkan-ke-anak-tk-buat-apa-coba\/","title":{"rendered":"Manasik haji kegiatan paling sia-sia yang diajarkan ke anak TK, buat apa coba?\u00a0"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai orang tua yang anaknya masih TK, saya mulai menyadari bahwa anak TK zaman punya banyak kegiatan. Selain belajar dan bermain seperti yang sehari-hari dilakukan, mereka juga pentas, outing, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/esai\/wisuda-tk-rasa-resepsi-pernikahan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">wisudaan<\/a>, dan masih banyak lagi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan, satu hal yang menurut saya menarik adalah manasik haji.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menarik, bukan karena saya menganggap kegiatan itu penting. Justru sebaliknya. Saya sering bertanya-tanya, sebenarnya untuk apa sih anak TK diajari manasik haji?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan salah paham dulu. Saya tidak sedang mengatakan manasik haji itu kegiatan yang buruk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengenalkan ibadah kepada anak tentu saja baik. Tapi, kalau berbicara tentang prioritas, saya merasa ada banyak hal yang jauh lebih mendesak untuk diajarkan kepada anak TK daripada simulasi ibadah yang mungkin baru akan mereka lakukan puluhan tahun kemudian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, mengajarkan anak TK manasik haji itu aneh. Bacaan salat saja belum dihafal, ini sudah melangkah jauh.<\/span><\/p>\n<h2><b>Manasik haji untuk anak TK itu tidak ada manfaatnya?\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Coba bayangkan seorang anak TK mengikuti manasik haji. Dia mengenakan <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Pakaian_ihram\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pakaian ihram<\/a>, berjalan mengelilingi miniatur Ka&#8217;bah, mengikuti arahan guru, lalu melakukan berbagai ritual yang menjadi bagian dari simulasi tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertanyaannya, seberapa banyak yang benar-benar anak-anak pahami? Jangan-jangan setelah kegiatan selesai, ketika ditanya orang tuanya, &#8220;Tadi manasik haji ngapain?&#8221;, jawabannya sederhana saja, &#8220;jalan-jalan.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut saya, lebih baik saja jalan-jalan sekalian, tanpa embel-embel manasik haji.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya tidak menyalahkan anak. Memang begitulah dunia anak-anak. Mereka belajar melalui hal-hal yang konkret dan dekat dengan kehidupan mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masalahnya, haji bukan sesuatu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, di rumah masih ada anak yang harus diingatkan untuk salat, mandi, memakai pakaian sendiri, merapikan mainan, dan berhenti bermain ketika sudah waktunya tidur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya jadi berpikir, bukankah yang seperti itu lebih penting? Ya, dan itu memang diajarkan di TK.<\/span><\/p>\n<h2><b>Anak TK lebih butuh belajar disiplin<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut saya, masa TK adalah waktu yang tepat untuk membangun kebiasaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Datang ke sekolah tepat waktu. Menyimpan sepatu di tempatnya. Mengembalikan mainan setelah selesai digunakan. Mau mengantre, mencuci tangan sebelum makan. Makan pada waktunya. Tahu kapan waktunya bermain dan kapan waktunya belajar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kelihatannya memang sepele. Tidak ada <a href=\"https:\/\/mojok.co\/esai\/umroh-menyaksikan-tingkah-polisi-arab-yang-menyebalkan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">miniatur Ka&#8217;bah<\/a>, pakaian ihram, maupun sesi foto bersama yang bisa dipamerkan kepada keluarga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, kebiasaan-kebiasaan kecil seperti itu justru akan mereka bawa setiap hari. Anak yang terbiasa mengatur waktunya sejak kecil mungkin kelak tidak perlu menjadi manusia yang selalu dikejar-kejar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">deadline<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara anak yang sudah hafal urutan manasik haji, tapi masih perlu dicari-cari karena lupa pulang ketika waktunya tiba, mungkin sedang mengalami masalah pendidikan yang lebih mendesak.<\/span><\/p>\n<h2><b>Belajar bersosialisasi yang baik paling penting<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada juga satu hal lain yang bahkan lebih penting, yaitu belajar bersosialisasi dengan akhlak yang baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">TK adalah tempat anak bertemu banyak anak dengan latar belakang dan karakter yang berbeda. Ada yang pendiam, cerewet, gampang menangis. Ada yang suka berbagi, ada pula yang sebaliknya, seperti pemilik perusahaan mainan tersebut dan tidak mau meminjamkannya kepada siapa pun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di situlah anak perlu belajar bahwa dunia tidak selalu berjalan sesuai keinginannya. Dia harus belajar meminta izin, tidak merebut barang teman, mau bergantian, dan tidak mengejek. Termasuk belajar meminta tolong, berterima kasih, dan mengatakan maaf.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan, yang paling penting, belajar bahwa teman yang berbeda sifat maupun kebiasaan tetap harus diperlakukan dengan baik.<\/span><\/p>\n<h2><b><em>Skill<\/em> yang lebih diperlukan daripada lempar jumrah<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut saya, kemampuan seperti itu jauh lebih berguna bagi anak TK daripada kemampuan melakukan simulasi lempar jumrah yang justru bisa membahayakan. Siapa tahu, temannya malah dianggap sebagai setan sehingga harus dilempar saat simulasi lempar jumrah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena, kalau suatu hari nanti dia benar-benar pergi haji, tentu masih banyak kesempatan untuk mempelajari tata caranya. Tapi, kalau sejak kecil ia tidak belajar menghargai orang lain, persoalannya bisa jauh lebih panjang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya tidak sedang meminta kegiatan manasik haji dihapus dari TK. Kalau sekolah menganggapnya bermanfaat, silakan saja. Saya hanya merasa pendidikan anak sebaiknya dimulai dari hal-hal yang paling dekat dengan kehidupan mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum mengajari anak bagaimana menjadi tamu Allah di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/esai\/kisah-para-begal-tanah-suci-mekkah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tanah Suci<\/a>, mungkin lebih baik kita mengajari mereka bagaimana menjadi manusia yang baik di sekolah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena, sebelum belajar berjalan mengelilingi Ka&#8217;bah, anak mungkin perlu belajar berjalan menuju tempat sampah untuk membuang bungkus jajannya sendiri. Dan sebelum belajar melempar jumrah, mungkin ada baiknya mereka belajar tidak melempar mainan kepada temannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu saja dulu. Haji masih jauh. Menjadi manusia baik dimulainya hari ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Supriyadi<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tipe-tipe-orang-yang-hadir-dalam-tahlilan\/\"><b><i>Tipe-tipe Orang yang Hadir dalam Tahlilan<\/i><\/b><\/a><b><i>.<\/i><\/b><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Manasik haji kegiatan yang terlalu jauh untuk anak TK, mending diajarkan hal lain yang bermanfaat di keseharian dan kehidupan sosial.<\/p>\n","protected":false},"author":3187,"featured_media":414013,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":"","_members_access_role":[],"_members_access_error":""},"categories":[12910],"tags":[13544,2787,34479,34478,4912],"class_list":["post-414002","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan","tag-anak-tk","tag-haji","tag-manasik","tag-manasik-haji","tag-tk"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/414002","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3187"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=414002"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/414002\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":414017,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/414002\/revisions\/414017"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/414013"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=414002"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=414002"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=414002"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}