{"id":411301,"date":"2026-07-26T19:08:04","date_gmt":"2026-07-26T12:08:04","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=411301"},"modified":"2026-07-26T19:08:04","modified_gmt":"2026-07-26T12:08:04","slug":"mahasiswa-tanggung-susah-dapat-beasiswa-nasibnya-apes","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mahasiswa-tanggung-susah-dapat-beasiswa-nasibnya-apes\/","title":{"rendered":"Nasib apes mahasiswa tanggung, susah dapat beasiswa karena kebanyakan untuk mahasiswa kurang mampu"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beasiswa salah satu \u201cjalan ninja\u201d mahasiswa untuk bisa bertahan di bangku kuliah. Biaya kuliah sekarang ini memang tidak murah. Tidak hanya UKT-nya, tapi juga biaya-biaya lain agar bisa menempuh studi dengan tenang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi mereka yang kurang mampu, banyak beasiswa tersedia. Baik beasiswa yang digagas oleh negara, kampus, maupun instansi swasta. Mereka yang hendak mendaftar biasanya harus menyertakan sederet persyaratan yang menunjukkan dirinya berasal dari <a href=\"https:\/\/mojok.co\/liputan\/sekolahan\/sekolah-rakyat-solusi-satu-satunya-anak-miskin-bisa-sekolah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">keluarga tidak mampu<\/a>. Syarat-syarat yang tidak dimiliki oleh mahasiswa dari keluarga tanggung.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah yang jadi problem. Mahasiswa tanggung tidak memenuhi syarat untuk tergolong kurang mampu, tapi kehidupan studi mereka cukup berat tanpa kehadiran beasiswa. Sementara, kebanyakan beasiswa ditujukan untuk mahasiswa kurang mampu. Dilema, itulah yang saya dan beberapa kawan alami.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Mahasiswa tanggung berkumpul untuk berburu beasiswa<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya dan beberapa teman sangat<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> relate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan dilema mahasiswa tanggung ini. Bahkan, kami secara tak sadar membentuk kelompok pengejar beasiswa apa saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak semester dua kami gencar mencari beasiswa, berbagi informasi, hingga menyiapkan berkas pendaftaran bersama. Akan tetapi ternyata usaha kami tak juga membuahkan hasil. Beasiswa untuk mahasiswa tanggung dari dalam kampus tak begitu banyak. Kalaupun ada, hanya beberapa saja seperti beasiswa prestasi yang kuotanya hanya seuprit.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya IPK kami juga cukup lumayan, tapi lagi-lagi kami merasa seperti nanggung, selisih nol koma sekian dengan para mahasiswa yang akhirnya menerima beasiswa prestasi itu. Sementara, beasiswa dari luar kampus persaingannya jauh lebih sulit.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Kondisinya jadi lebih miskin dari mahasiswa yang kurang mampu\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu misi utama kami mendapatkan beasiswa adalah membantu meringankan beban orang tua. Walau tidak tergolong keluarga miskin, orang tua kami terkadang masih harus berhutang untuk membayar <a href=\"https:\/\/campus.quipper.com\/kampuspedia\/uang-kuliah-tunggal-ukt\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">UKT<\/a> atau memenuhi kebutuhan studi lainnya.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak jarang ada beberapa teman mahasiswa yang meminta keringanan dari pihak kampus untuk menurunkan UKT saat orang tua mereka belum mampu membayar. Sayang, pihak kampus lebih sering menolak. Sepertinya kami masih dianggap sanggup, padahal kantong sudah kembang kempis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jujur saja sebagai mahasiswa tanggung yang tak kunjung menyabet beasiswa, kami jadi merasa lebih miskin daripada mahasiswa kurang mampu yang memperoleh beasiswa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka seperti menang lotre, kaya mendadak dan dapat membeli kebutuhan yang mahasiswa lain butuhkan. Katakanlah laptop, ponsel, baju baru biar tidak pakai yang itu-itu saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu mereka tidak salah. Hanya saja situasinya jadi \u201clucu\u201d. Beberapa orang terpenuhi kebutuhan studinya, sementara beberapa orang lain masih ngos-ngosan. Para mahasiswa tanggung jadi terlihat lebih perlu dikasihani.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walau begitu, kondisi serba tanggung ini memacu kami untuk lebih semangat belajar. Jangan sampai mendapatkan nilai jeblok karena itu sama halnya lulus lama. Ujung-ujungnya akan menambah biaya lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak memenuhi berbagai persyaratan keluarga kurang mampu bukan berarti para mahasiswa tanggung bisa hidup dan<a href=\"https:\/\/mojok.co\/pojokan\/kuliah-di-jogja-bukan-hanya-untuk-cari-ilmu-tapi-juga-lari-dari-rumah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> kuliah nyaman<\/a>. Semoga semakin banyak pihak menyadari hal ini dan bisa menemukan solusi atau jalan keluar. Semoga semakin banyak mahasiswa lebih fokus menempuh pendidikan tanpa khawatir akan biaya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Dini Hariyani<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/beasiswa-ppa-andalan-mahasiswa-kurang-melarat-untuk-bidikmisi\/\"><b><i>Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa \u201cTanggung\u201d: Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman.<\/i><\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kebanyakan beasiswa untuk mahasiswa kurang mampu, mahasiswa dengan ekonomi tanggung mesti berjuang sendiri hingga lulus. <\/p>\n","protected":false},"author":3307,"featured_media":411509,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":"","_members_access_role":[],"_members_access_error":""},"categories":[13089],"tags":[3228,34215,921,436,34,34216],"class_list":["post-411301","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kampus","tag-beasiswa","tag-beasiswa-kurang-mampu","tag-kampus","tag-kuliah","tag-mahasiswa","tag-mahasiswa-tanggung"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/411301","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3307"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=411301"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/411301\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":411511,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/411301\/revisions\/411511"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/411509"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=411301"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=411301"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=411301"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}