{"id":411261,"date":"2026-07-25T08:06:52","date_gmt":"2026-07-25T01:06:52","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=411261"},"modified":"2026-07-24T20:07:18","modified_gmt":"2026-07-24T13:07:18","slug":"maganghub-kemnaker-tempat-latihan-sabar-berkedok-magang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/maganghub-kemnaker-tempat-latihan-sabar-berkedok-magang\/","title":{"rendered":"MagangHub Kemnaker bukan tempat cari magang, tapi wadah menguji kesabaran para fresh graduate"},"content":{"rendered":"<p><em>Kalian juga salah satu orang yang digantung MagangHub Kemnaker?<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/enaknya-fresh-graduate-di-jogja-nggak-dicap-pengangguran\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">fresh graduate<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang nggak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">fresh-fresh<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> amat dalam beberapa bulan lagi. Itu mengapa, saya begitu berharap pada program MagangHub, sebuah kesempatan magang berbayar yang diinisiasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semenjak rekrutmen Magang Nasional 2025 berakhir, selalu saja muncul desas-desus mengenai kapan gelombang pertama 2026 dibuka. Ada yang bilang April, Mei, Juni, hingga akhirnya program ini benar-benar dibuka pada bulan Juli.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yah, semestinya saya sudah nggak kaget lagi dengan rentetan masalah yang selalu muncul dari situs resmi pemerintah. Istilah kentang dan bapuk memang rasanya nggak pernah lepas. Namun, tetap saja saya nggak habis pikir. Bukankah ada waktu sekitar setengah tahun bagi Kemnaker untuk membenahi sistem hingga menyinkronkan data dengan PDDikti?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak tahun lalu, sudah banyak orang yang membandingkan proyek Roro Jonggrang ini dengan <\/span><a href=\"https:\/\/kemdiktisaintek.go.id\/news\/article\/program-magang-dan-studi-independen-bersertifikat-msib-kampus-merdeka-beri-pengalaman-di-dunia-profesi\"><span style=\"font-weight: 400;\">program MSIB<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> pada era Nadiem Makarim menjabat Mendikbudristek. Saya yang pernah mengikuti MSIB gelombang terakhir pun mau nggak mau ikut membandingkan performa server keduanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukannya lebih baik, Magang Nasional Kemnaker tahun ini justru menjadi lebih menyusahkan. Baik bagi ratusan ribu <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/liputan\/urban\/realita-sarjana-muda-gusar-mencari-kerja-dan-pilih-pasrah\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">sarjana muda<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> maupun mitra perusahaan yang perbandingan jumlahnya jelas tak setara.<\/span><\/p>\n<h2><b>Banyak peserta yang masih belum<em> eligible<\/em> hingga terjebak pada tahap verifikasi wajah\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui berbagai media sosial, banyak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">fresh graduate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang mengeluhkan status merah di beranda MagangHub yang belum juga berubah. Padahal, seluruh persyaratan utama mulai dari batas kelulusan satu tahun hingga status WNI sudah tercentang. Walhasil, mereka sampai sekarang belum bisa melamar satu pun lowongan yang tersedia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, status <em>eligible<\/em> di awal pun bukan jaminan proses bakal berjalan lancar tanpa kendala. Sudah hijau, tiba-tiba berubah merah. Hari ini 4\/4, eh paginya mendadak jadi 2\/4. Setelah pemeliharaan sistem pada 23 Juli pun, masih ada peserta yang mencemaskan soal status lantaran tak kunjung<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> eligible<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masalahnya, batas pendaftaran hanya sampai 28 Juli, sisa kurang dari seminggu terhitung sejak hari ini. Kalau sampai hari penutupan status mereka masih belum eligible, satu-satunya solusi hanyalah berlapang dada menunggu gelombang berikutnya. Padahal, momen ini jadi kesempatan terakhir orang-orang yang lulus pada pertengahan Juli hingga Agustus 2025.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belum selesai sampai di situ, banyak pula <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">fresh graduate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang terus terjebak pada tahap verifikasi wajah. Sistem ini rasanya bukan cuma memvalidasi keaslian identitas peserta, melainkan semacam fitur buka kunci ponsel yang meminta verifikasi berulang setiap kali layar mati.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lolos verifikasi pun nggak gampang. Pencahayaan sudah baik, perangkat memadai, wajah tidak terpotong pun tetap saja gagal berkali-kali.<\/span><\/p>\n<h2><b>Banyak lowongan penyelenggara magang yang masih belum muncul di platform MagangHub<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Persoalan lain penyelenggara program magang Kemnaker adalah belum semua perusahaan yang mendaftar muncul di basis data platform MagangHub. Asal tahu saja, hingga artikel ini ditulis, terdapat 3.577 mitra perusahaan yang terdaftar sebagai penyelenggara magang di MagangHub. Namun, belum semua perusahaan itu muncul.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Awalnya saya melihat cukup banyak berseliweran akun IG perusahaan yang mengumumkan bahwa mereka membuka lowongan magang melalui MagangHub. Namun, ketika saya mengecek situsnya, berbagai posisi yang ditawarkan malah nggak muncul sama sekali. Tidak ada perubahan meski terus-terusan mengecek selama beberapa hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Situasi ini buat makin dilematis karena setiap peserta hanya diperbolehkan melamar dua perusahaan. Tentu harus benar-benar matang menentukan pilihan. Terlebih lagi, setelah maintenance, kini perbandingan kuota magang dan jumlah pelamar jelas terlihat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya sendiri sampai mengirim DM ke <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/saya-punya-alasan-untuk-tidak-perhitungan-follow-ig-orang\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">akun IG<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> perusahaan yang belum juga saya dapati lowongannya di MagangHub. Rupanya dari sisi mereka pun merasa kebingungan lantaran Kemnaker sulit dihubungi untuk dimintai kejelasan. Akhirnya, mereka malah menyarankan saya melamar ke perusahaan lain saja daripada terus menunggu yang tidak pasti.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Akhirnya berujung kecewa<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kecewa? Jelas. Namun, bukankah Kementerian Ketenagakerjaan harusnya sudah mengantisipasi lonjakan antusiasme, baik dari sisi pelamar maupun perusahaan? Toh, ini bukan kali pertama MagangHub dijalankan. Berbagai aduan pada tahun sebelumnya lebih dari cukup menjadi bahan evaluasi, bukannya malah jadi acuan untuk diulangi kembali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudahlah sistemnya seperti masih berada di tahap uji coba, berbagai prosesnya pun jadi lebih ribet. Banyak orang yang terpaksa menelan kekecewaan, padahal sudah menanti selama berbulan-bulan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya pun nggak yakin bakal lolos, tetapi sudah pasti lebih menyesakkan dada kalau untuk mendaftar saja nggak dapat kesempatan. Pada akhirnya, kami hanyalah sarjana muda yang juga ingin merasakan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/bagi-tenaga-honorer-bertahan-di-negara-absurd-itu-pencapaian\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">19 juta lapangan pekerjaan<\/a>. Jangankan bekerja penuh waktu, sekadar melamar magang enam bulan kok ya minta ampun susahnya, huft.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Siti Atika Azzahrah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/maganghub-kemnaker-program-waras-yang-layak-dipertahankan\/\"><b><i>Maganghub Kemnaker, program waras pemerintah yang layak dipertahankan.\u00a0<\/i><\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara<\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini <\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\">ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MagangHub Kemnaker program yang bikin calon persetanya yang kebanyakan fresh graduate bingung dan harap-harap cemas. <\/p>\n","protected":false},"author":3268,"featured_media":411329,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":"","_members_access_role":[],"_members_access_error":""},"categories":[12911],"tags":[604,30640,1182,34191,34190,34152],"class_list":["post-411261","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-loker","tag-fresh-graduate","tag-kemnaker","tag-magang","tag-maganghub","tag-maganghub-kemnaker","tag-program-magang"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/411261","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3268"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=411261"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/411261\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":411332,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/411261\/revisions\/411332"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/411329"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=411261"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=411261"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=411261"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}