{"id":410283,"date":"2026-07-16T11:37:46","date_gmt":"2026-07-16T04:37:46","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=410283"},"modified":"2026-07-16T11:37:46","modified_gmt":"2026-07-16T04:37:46","slug":"pucang-surabaya-kawasan-di-kota-pahlawan-yang-tak-pernah-kenal-tidur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pucang-surabaya-kawasan-di-kota-pahlawan-yang-tak-pernah-kenal-tidur\/","title":{"rendered":"Pucang Surabaya, kawasan di kota pahlawan yang tak pernah kenal tidur"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pucang, salah satu kawasan di kecamatan Gubeng, Surabaya timur ini layak untuk dibicarakan lebih luas. Sebuah kawasan bersebelahan langsung dengan daerah Kertajaya dan Ngagel ini memang menyimpan banyak hal yang membuat diriku selalu sumringah ketika melewatinya tiap pagi hingga sore hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan karena berjejernya gedung-gedung besar pusat bisnis seperti di kawasan Basuki Rahmat (Basra) ataupun pusat wisata layaknya jalan Tunjungan, tapi karena suasana apa adanya yang membuat setiap orang rela lebih lama di sini. Seperti diriku yang sudah lima tahun bekerja di salah satu toko di kawasan Pucang Surabaya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Bukan sekadar kawasan, tetapi sebuah ekosistem yang hidup sendiri<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pucang Surabaya sudah hidup ketika matahari baru bergulir mengeluarkan semburat cahayanya. Kita bisa melihat aktivitas yang padat di Pasar Pucang, yang merupakan sentra buah terlengkap di Surabaya. Yah, meskipu tukang parkirnya kadang menyebalkan, tapi tak mengurangi kepadatan yang ada di sana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu kita juga bisa berpapasan dengan banyak orang tua yang mengantar anaknya ke sekolah dan para mahasiswa berangkat kuliah. Karena di daerah ini terdapat institusi pendidikan yang saling berdekatan, seperti SDN Kertajaya, komplek sekolah menengah Muhammadiyah, Poltekkes Kemenkes Surabaya, hingga Universitas Airlangga, meski harus agak ke utara dikit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menjelang siang, kepadatan tidak mengendur. Pucang makin padat jika sudah memasuki hari kerja efektif, seperti Senin-Kamis. Karena di Pucang terdapat berbagai perkantoran, pertokoan hingga usaha jasa. Yah, wajar jika kesannya seperti saling beradu keringat di sini.<\/span><\/p>\n<h2><b>Suasana malam di Pucang, boleh diadu<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi mereka yang suka kulineran, Pucang akan selalu jadi tujuan utama untuk dikunjungi. Pada saat malam hari, ketika banyak pertokoan sudah tutup, halaman depannya berubah menjadi area pedagang makanan untuk menghidangkan menu-menu andalannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu yang terkenal adalah <a href=\"https:\/\/www.detik.com\/jatim\/kuliner\/d-6921660\/nasi-pecel-kuah-rawon-moroseneng-pucang-yang-unik-dan-enak\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rawon Pecel Moroseneng<\/a>. Kuah hitam pekat dengan bumbu pecel itu mampu membuat banyak orang rela mengantre, walaupun dari segi harga agak mahal dikit tapi masih worth it untuk dicoba. Begitupun di seberangnya terdapat berbagai makanan berat yang layak dicoba juga. Seperti sate jamur ataupun penyetan yang siap menggoyang lidah dengan rasa khasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, saat malam hari terdapat berbagai tempat cangkruk yang sangat ramah terhadap para gen-Z wabil khusus golongan kalcer. Beberapa coffee shop dan kedai kekinian tersebar di pinggir jalan besar hingga ada yang nyelonong di gang kecil. Semuanya menghidupkan suasana malam di Pucang, yang seakan menolak jam biologis.<\/span><\/p>\n<h2><b>Ruang lengkap yang benar-benar nyata<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Barangkali itulah yang membuat Pucang terasa istimewa bagi saya. Kawasan ini terbentuk bukan sengaja didatangi untuk berwisata atau berburu spot estetik. Melainkan ruang orang menjalani kehidupan sehari-hari dengan nyata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja, bersekolah, bekerja, mengurus administrasi, servis kendaraan, berobat, jual beli barang bekas, mengantar anak latihan SSB, hingga sekadar mengenyangkan perut dengan berbagai kuliner, semuanya ada. Saya rasa ribuan orang datang ke Pucang Surabaya bukan karena ingin mengingatnya dengan ciamik bak mengunjungi Malioboro, tapi karena memang takdir membuatnya merasa hidup di kawasan ini.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Aditya Ikhsan Pradipta<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/7-fakta-surabaya-yang-bikin-kota-lain-cuma-bisa-gigit-jari\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">7 Fakta Surabaya yang Bikin Kota Lain Cuma Bisa Gigit Jari<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pucang Surabaya sudah hidup ketika matahari baru bergulir mengeluarkan semburat cahayanya. Dan ia pun tak menutup mata ketika malam tiba.<\/p>\n","protected":false},"author":2738,"featured_media":410355,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":"","_members_access_role":[],"_members_access_error":""},"categories":[1],"tags":[34070,34069,34071,405],"class_list":["post-410283","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-pasar-pucang","tag-pucang-surabaya","tag-rawon-morosoneng","tag-surabaya"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/410283","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2738"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=410283"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/410283\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":410357,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/410283\/revisions\/410357"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/410355"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=410283"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=410283"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=410283"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}