{"id":409794,"date":"2026-07-11T14:39:34","date_gmt":"2026-07-11T07:39:34","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=409794"},"modified":"2026-07-11T14:39:34","modified_gmt":"2026-07-11T07:39:34","slug":"oknum-bapak-bapak-merokok-saat-berkendara-jauh-lebih-meresahkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/oknum-bapak-bapak-merokok-saat-berkendara-jauh-lebih-meresahkan\/","title":{"rendered":"Kalian boleh kesal sama emak-emak, tapi oknum bapak-bapak merokok saat berkendara jauh lebih meresahkan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sering kali di jalan saya jumpai emak-emak saat menyebrang jalan sein kiri belok kanan. Sungguh sangat menyebalkan. Saya setuju jika sebutan \u201cRas Terkuat di Bumi\u201d diberikan kepada emak-emak. Akan tetapi, kalau ditanya \u201cRaja Jalanan\u201d sebenarnya, bapak-bapak yang suka merokok saat berkendara lebih tepat menyandangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan sekali atau dua kali mata saya terasa perih karena kelilipan bara api dari pengendara di depan. Masalahnya, abunya terbang begitu cepat. Kalau sejak awal kelihatan ada kepulan asap, saya pasti sudah ambil jarak aman. Sialnya, sering kali tangan mereka tersembunyi, terselip di antara stang motor, tahu-tahu bara sudah mampir ke mata orang lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u200bLucunya, saat ditegur baik-baik, oknum bapak-bapak perokok ini biasanya berubah menjadi lebih galak dari orang yang menegurnya. Kalau emak-emak salah sein ditegur paling banter berujung omelan tanpa henti hingga membuat telinga panas. Tapi berhadapan dengan oknum perokok jalanan ini beda cerita, urusannya bisa panjang hingga langsung main fisik atau adu otot di pinggir jalan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka yang bikin bahaya, tapi mereka juga yang malah menyalahkan orang lain karena tidak berhati hati.<\/span><\/p>\n<h2><b>Penguasa jalanan selalu menormalisasi bahaya yang ia buat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika dibedah satu persatu, kesalahan oknum emak-emak dalam menyalakan lampu sein rata-rata bersumber dari kurangnya pemahaman yang dimilikinya. Memang hal itu tidak dapat dibenarkan karena membahayakan nyawa pengendara lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, berbeda dengan oknum bapak-bapak yang merokok saat berkendara. Mereka justru menyadari bahwa saat berkendara, bara api dari rokok akan terbang ke belakang mengenai pengendara lainnya. Akan tetapi, mereka justru cenderung tidak peduli. Ketika ditegur jawabannya selalu &#8220;Ya salah sendiri kenapa tidak pakai helm full face!&#8221;, &#8220;Ini kan jalan umum, ya suka-suka saya lah!&#8221;atau bahkan &#8220;Kalau tidak mau kena asap, ya pakai mobil sana!\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalimat tersebut sering kali menjadi senjata mereka untuk melegitimasi tindakan egois tersebut. Sungguh ironis. Padahal, <a href=\"https:\/\/www.hukumonline.com\/berita\/a\/merokok-saat-berkendara-bisa-kena-sanksi-ini-penjelasan-hukumnya-lt5ca6001b21b82\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sudah ada aturan hukum<\/a> yang melarangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sering kali saya melihat tak hanya pengendara motor saja yang merokok saat berkendara. Bahkan pengendara mobil juga melakukan hal yang sama. Menurunkan kaca jendela, kemudian tangan dikeluarkan dengan ujung kedua jari mengapit rokok yang sedang menyala. Entahlah di mana hati nurani mereka terhadap pengendara lainnya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Jalan raya bukanlah asbak pribadi, jadi jangan merokok saat berkendara<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada akhirnya, takhta &#8220;Raja Jalanan&#8221; memang sudah selayaknya bergeser dari emak-emak ke oknum bapak-bapak perokok. Oknum emak-emak di jalanan mungkin sering menguji iman dan membuat kita mengelus dada, tapi setidaknya itu lahir dari ketidaktahuan. Meskipun hal itu juga tidak bisa diwajarkan juga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, hal ini berbeda dengan kasus oknum bapak-bapak merokok saat berkendara. Mereka tahu bahwa mereka salah. Tapi mereka tidak mau disalahkan. Yang mereka mau, kita normalisasi kesalahan yang mereka lakukan. Jika mereka tidak ditegur maka, keselamatan mata menjadi taruhannya. Namun, jika mereka ditegur muka menjadi bonyok karena amukannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan raya merupakan fasilitas umum yang dipakai seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari pekerja, ibu-ibu beraktivitas, hingga anak-anak berangkat sekolah. Jalan raya bukanlah asbak pribadi para perokok. Jika hasrat merokok sudah tidak tertahankan, alangkah baiknya segera mencari tempat yang sesuai seperti warung kopi atau rest area. Jangan mengorbankan keselamatan orang lain hanya untuk memenuhi hasrat pribadi.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Dhivia Felsy Tsabitah Nugrahwati<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/semoga-orang-yang-merokok-saat-berkendara-disiksa-di-neraka\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Semoga Orang yang Merokok Saat Berkendara Dipenjara Lebih Lama dan Masuk Neraka Paling Dasar<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada akhirnya, takhta &#8220;Raja Jalanan&#8221; memang sudah selayaknya bergeser dari emak-emak ke oknum bapak-bapak yang merokok saat berkendara.<\/p>\n","protected":false},"author":3231,"featured_media":409798,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":"","_members_access_role":[],"_members_access_error":""},"categories":[13078],"tags":[34020,6670,34021,21460],"class_list":["post-409794","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gaya-hidup","tag-aturan-berkendara-di-jalan","tag-bapak-bapak","tag-hukum-merokok-saat-berkendara","tag-merokok-saat-berkendara"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/409794","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3231"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=409794"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/409794\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":409799,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/409794\/revisions\/409799"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/409798"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=409794"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=409794"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=409794"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}