{"id":409307,"date":"2026-07-09T10:00:00","date_gmt":"2026-07-09T03:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=409307"},"modified":"2026-07-09T11:26:14","modified_gmt":"2026-07-09T04:26:14","slug":"sakit-gigi-penyakit-yang-terdengar-remeh-tapi-aslinya-sangat-menyiksa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sakit-gigi-penyakit-yang-terdengar-remeh-tapi-aslinya-sangat-menyiksa\/","title":{"rendered":"Sakit gigi penyakit yang terdengar remeh, tapi aslinya sangat menyiksa"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak ada orang yang ingin sakit. Semua orang pasti ingin sehat, bahagia, syukur-syukur kaya raya. Namun, hari apes tidak ada di kalender. Yang namanya penyakit bisa datang kapan saja tanpa rencana. Dan, itulah yang terjadi pada saya. Saya sakit gigi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akhir bulan lalu, gigi saya bermasalah. Semua berawal dari gigi kanan yang berlubang. Lubangnya sudah lama sebenarnya. Salah saya, tidak langsung pergi ke<a href=\"https:\/\/mojok.co\/liputan\/ragam\/pilih-jadi-peternak-usai-lulus-dari-kedokteran-gigi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> dokter gigi<\/a> untuk ditambal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akhirnya, gigi berlubang tersebut goyang. Tidak sampai sakit, hanya goyang. Meski demikian, saya merasa harus ke dokter gigi untuk mencabut gigi tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejujurnya, membayangkan cabut gigi saja saya sudah gentar. Waktu kecil, saya pernah kabur dari klinik saking takutnya melihat dokter gigi dengan segala perlengkapan tempur mereka. Tapi, yang seperti itu masa mau saya ulangi lagi sekarang? Malu sama umur.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Sakit gigi tidak bisa di-<em>cover<\/em> BPJS<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Singkat cerita, setelah dilakukan pemeriksaan di faskes pertama, dokter gigi menyatakan bahwa kondisi gigi saya kompleks. Sehingga, proses cabut gigi saya tidak bisa ditanggung BPJS. Saat itu dokter sebenarnya menjelaskan panjang lebar, lengkap dengan istilah medisnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cuma ya karena istilah-istilah tersebut terlalu awam, saya jadi tidak begitu ingat persis apa yang disampaikan oleh dokter. Intinya, dokter menyarankan agar saya melakukan proses cabut gigi di klinik mandiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aslinya sih agak sedih ya, kok cabut giginya nggak bisa di-<em>cover<\/em> oleh <a href=\"https:\/\/www.bpjs-kesehatan.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BPJS<\/a>? Kan kalau ke klinik mandiri, saya jadi harus bayar. Padahal, urusan dengan dokter gigi ini tidak pernah murah. Ditambah, beberapa hari sebelumnya, saya dan anak-anak baru saja scaling berjamaah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya, baru beberapa hari yang lalu, duit saya mengalir ke dokter gigi. Lha ini harus mengalir ke sana lagi karena proses cabutnya yang tidak lolos sensor BPJS? Ya salam menyala dompetku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan, benar saja, saya harus membayar Rp600.000 untuk proses cabut gigi tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Masalah belum selesai<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sialnya, meski sudah dicabut, bukan berarti masalah sakit gigi saya selesai. Setelah pencabutan, mulut saya malah susah dibuka lebar. Normalnya, mulut kita bisa terbuka selebar 3 jari. Lha saya? Cuma sejari doang. Itupun jari kelingking.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nahasnya lagi, penderitaan ini bukan hanya urusan membuka mulut saja. Tapi, untuk mengunyah makanan pun saya kesulitan setengah mati. Rahangnya sakit, Cuy.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Praktis, saya jadi tidak bisa makan apa-apa selain <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jangan-samakan-bubur-ayam-jakarta-dan-cirebon-mereka-beda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bubur<\/a>. Itu pun makannya harus cimit-cimit. Buburnya tidak bisa disuap satu sendok penuh. Mustahil. Nggak bakal bisa masuk itu si sendok ke dalam mulut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alhasil, setiap kali jam makan tiba, saya jadi serba salah. Mau makan sakit, nggak makan, lapar. Sungguh sebuah siksaan batin yang hakiki. Terlebih saat melihat melihat roti, gorengan, atau kerupuk yang biasanya langsung hap, sekarang udah kayak suami orang saja: Bisa dilihat tapi nggak bisa dimiliki.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jujur, saya frustasi setengah mati. Capek.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Satu belum selesai, muncul masalah baru<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena kondisi tersebut sudah berlangsung selama seminggu, saya memutuskan untuk kontrol lagi ke dokter gigi. Begitu diperiksa, respons dokter sebenarnya cukup menenangkan. Beliau bilang kondisi saya nggak apa-apa, sebuah hal yang wajar pasca-tindakan kompleks.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain meresepkan obat, kala itu dokter juga sempat bertanya, &#8220;Giginya sakit nggak?&#8221; dengan mantap saya jawab, &#8220;Nggak, Dok.&#8221; Karena memang kenyataannya begitu, gigi saya sama sekali tidak sakit. Keluhan saya murni hanya rahang yang gerakannya mendadak jadi sangat terbatas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, kalian tahu tidak apa gong dari semua drama ini? Keesokan harinya, gigi saya yang semula baik-baik saja mendadak cenut-cenut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, Tuhan, bisa-bisanya bercanda selucu ini. Satu masalah rahang belum kelar, sekarang malah ditambah bonus sakit gigi! Mana sakit banget lagi. Nyesel saya pernah meremehkan suami yang dulu sempat guling-guling \u2018hanya karena\u2019 sakit gigi. Faktanya, sakit gigi itu benar-benar sesakit itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Siapa tuh yang pernah bilang lebih baik sakit gigi daripada sakit hati? Sini maju!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><em><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/ada-yang-salah-periksa-ke-dokter-gigi-dianggap-kemewahan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ada yang Salah, Periksa ke Dokter Gigi Masih Dianggap Kemewahan di Negara Ini.\u00a0<\/a><\/em><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/%20https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sakit gigi penyakit yang terdengar remeh dan tidak menyeramkan sampai pasien merasakan sendiri betapa sakit dan tersiksanya. <\/p>\n","protected":false},"author":613,"featured_media":409313,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":"","_members_access_role":[],"_members_access_error":""},"categories":[13078],"tags":[16260,7028,3123,918],"class_list":["post-409307","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gaya-hidup","tag-dokter-gigi","tag-gigi","tag-sakit","tag-sakit-gigi"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/409307","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/613"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=409307"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/409307\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":409373,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/409307\/revisions\/409373"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/409313"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=409307"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=409307"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=409307"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}