{"id":408328,"date":"2026-07-02T11:18:16","date_gmt":"2026-07-02T04:18:16","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=408328"},"modified":"2026-07-02T11:18:16","modified_gmt":"2026-07-02T04:18:16","slug":"sekolah-angkringan-klaten-belajar-dari-nol-hingga-siap-jualan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sekolah-angkringan-klaten-belajar-dari-nol-hingga-siap-jualan\/","title":{"rendered":"Sekolah Angkringan Klaten, Tempat Belajar Buka Usaha Angkringan dari Nol hingga Siap Jualan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Angkringan bukanlah hal yang asing bagi mereka yang tinggal di Klaten, termasuk saya. Dahulu, bapak sering mengajak saya makan di angkringan setidaknya seminggu sekali. Itu mengapa, makan di angkringan jadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">core memory<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang akan selalu saya ingat sepanjang hidup.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berawal dari ajakan bapak itulah saya mengenal angkringan dan menjadikannya tempat makan malam bersama keluarga maupun teman-teman.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai pelanggan setia dari dahulu hingga sekarang, saya melihat ada sedikit pergeseran cara pandang masyarakat terhadap angkringan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejauh ingatan saya, dahulu angkringan bukan sekadar tempat makan, tapi ada sentuhan gaya hidupnya. Anak muda hingga orang berumur menjadikannya tempat nongkrong dan bersosialisasi. <\/span>Sementara sekarang ini, pasar anak muda lebih banyak nongkrong di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/liputan\/kuliner\/buka-coffee-shop-di-klaten-tanpa-ekspektasi-justru-ramai-dikunjungi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kafe-kafe viral<\/a> yang menjamur.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, satu hal yang pasti dan tetap, peluang usaha angkringan ke depan masih cerah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Angkringan yang legendaris<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buat kalian yang belum tahu konsep angkringan, biar saya jelaskan sedikit soal tempat makan legendaris ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Angkringan adalah tempat yang menjajakan berbagai macam makanan. Salah satu yang populer adalah <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Nasi_kucing\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sego kucing atau nasi kucing<\/a>. Disebut sego kucing karena porsinya yang sedikit seperti makanan kucing. Selain nasi, penjual juga menjajakan berbagai macam lauk seperti sate dan gorengan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Angkringan juga menjual minuman yang tidak kalah beragam dan enak. Sebut saja, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/puncak-kenikmatan-bersantap-itu-bernama-teh-tubruk-hangat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">teh panas\/es<\/a>, jeruk panas\/es, minuman jahe, hingga es tape, semua ada.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semua menu itu dijejer rapi di gerobak atau pikulan. Harganya yang murah dan penjualnya yang ramah membuat tempat ini punya tempat sendiri di hati pembeli. Tidak heran kalau tempat makan ini menjelma jadi budaya yang sulit dipisahkan dari warga.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b><i>In this economy<\/i><\/b><b>, bisa jadi pilihan mencari cuan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kendati pasar anak muda berebut dengan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/siasat-kafe-menghadapi-pelanggan-mahasiswa-yang-meresahkan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kafe-kafe viral<\/a>, buka usaha angkringan masih menarik. Harganya yang terjangkau dan sejarahnya yang panjang membuat angkringan belum akan terganti ke depan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Potensi usaha berjualan angkringan masih terbuka lebar mengingat masyarakat Indonesia didominasi oleh warga kelas menengah ke bawah yang butuh makanan murah dan cepat. Terlebih, masih ada banyak daerah di luar Jawa yang belum terjamah angkringan.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penjual angkringan biasanya belajar dari keluarga atau kenalan sebelum punya angkringan sendiri. Biasanya mereka jadi \u201casisten\u201d penjual sebelum benar-benar menjalankan usahanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kalian tidak punya kenalan dan belum punya dasar-dasar jualan angkringan sama sekali, di Desa Ngerangan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ada program Sekolah Angkringan Brayat atau biasa disebut Selang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> Di program ini peserta akan diajarkan dari A sampai Z soal jualan angkringan. Peserta program juga akan mendapat pengalaman langsung dari penjual yang terjun di lapangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Program ini mungkin terdengar lucu atau main-main saja. Namun, jujur saja, Sekolah Angkringan tidak kalah serius dengan kursus-kursus lain yang biasa diselenggarakan oleh kota-kota besar. Malah lebih praktikal, bisa langsung diterapkan dan berdampak.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Mampir ke Sekolah Angkringan\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbekal rasa penasaran akan Sekolah Angkringan, saya mencoba memastikan dengan mata kepala sendiri program ini.<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Saya mampir ke Desa Ngerangan, Brayat, Klaten. Asal tahu saja, Desa Ngerangan adalah cikal bakal angkringan yang kini tersebar di berbagai daerah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya singgah di angkringan dekat balai desa dan disarankan oleh warlok umenghubungi Bapak Swar dari Cikal Bakal Angkringan untuk tanya-tanya soal program ini. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum bertemu beliau, saya sempatkan berkeliling di Desa Ngerangan. Ternyata di sana ada Monumen Angkringan dan <a href=\"https:\/\/travel.kompas.com\/read\/2024\/01\/28\/170500427\/museum-angkringan-di-klaten-belajar-sejarah-angkringan-yang-sudah-menyebar-ke\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Museum Angkringan<\/a> juga. Desa yang menarik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pak Swar menjelaskan, Sekolah Angkringan Brayat mengajarkan banyak hal. Mulai dari sejarah angkringan, teknik berdagang, resep makanan minuman, hingga praktik jualan selama 5 hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Program ini punya beberapa paket. Ada yang harganya Rp1 juta hingga Rp 4 juta. Untuk harga 1 juta, peserta akan dapat materi saja. Sementara mereka yang ambil paket Rp4 juta akan dapat materi dan peralatan angkringan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekilas, harga yang harus dibayar mungkin terlihat mahal. Namun, bayangkan itu sebagai investasi. Dengan harga segitu dan potensi keuntungan yang didapat kelak, rasa-rasanya harga tersebut pantas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari Pak Swar saya baru tahu kalau Program Sekolah Angkringan sudah mencetak 5 orang penjual angkringan. Namun, terlepas dari sekolah itu, sudah ada puluhan warga setempat yang langsung belajar di lapangan dan turun temurun dari keluarga.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menarik bukan? <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">In this economy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, program Sekolah Angkringan Brayat tampaknya patut dicoba. Daripada menanti-nanti <a href=\"https:\/\/mojok.co\/cuan\/persiapan-resign-di-usia-30-supaya-tidak-menderita-dan-gila\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">lapangan kerja<\/a> dari pihak lain, tidak ada salahnya juga menciptakan peluang sendiri. Syukur-syukur bisa sukses berdampak bagi sekitar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Felisitas Dewi<br \/>\nEditor: Kenia Intan<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <\/strong><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/alasan-desa-karanganom-klaten-layak-jadi-tempat-tinggal-ideal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Alasan Desa Karanganom Layak Jadi Tempat Tinggal Paling Ideal di Klaten.<\/a><\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sekolah Angkringan Klaten, tempat belajar buka usaha angkringan dari dasar hingga bisa jualan, bisa jadi pertimbangan in this economy.<\/p>\n","protected":false},"author":3288,"featured_media":408430,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1641,359,33913,33912],"class_list":["post-408328","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-angkringan","tag-sekolah","tag-sekolah-angkringan","tag-sekolah-angkringan-brayat"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/408328","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3288"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=408328"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/408328\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":408443,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/408328\/revisions\/408443"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/408430"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=408328"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=408328"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=408328"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}