{"id":408014,"date":"2026-06-29T13:54:52","date_gmt":"2026-06-29T06:54:52","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=408014"},"modified":"2026-06-29T13:54:52","modified_gmt":"2026-06-29T06:54:52","slug":"kota-malang-kota-pendidikan-yang-mengubah-gang-sempit-menjadi-sirkuit-uji-nyali","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kota-malang-kota-pendidikan-yang-mengubah-gang-sempit-menjadi-sirkuit-uji-nyali\/","title":{"rendered":"Selamat Datang di Kota Malang, Kota Pendidikan yang Gang Sempitnya Menjadi Sirkuit Uji Nyali Para Pengendara"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seiring berjalannya waktu, Kota Malang semakin sesak dipenuhi kaum perantau yang datang untuk mengadu nasib, baik demi kuliah maupun kerja. Hal ini tentu saja menyebabkan hunian semakin padat dan jalanan kota pun terasa semakin menyempit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u200bSebagai perantau baru, saya sempat dibuat terkejut saat pertama kali melewati Jalan Terusan Surabaya, Malang. Bagaimana tidak? Jalan yang sekecil dan sesempit itu justru menjadi jalur nadi yang setiap hari dipadati mahasiswa untuk berangkat kuliah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u200bNamun, padatnya populasi mahasiswa ini rupanya menjadi berkah tersendiri bagi para pencari pundi-pundi rupiah, terutama para driver ojek online. Alhasil, pemandangan kota kini didominasi oleh penampilan jaket-jaket hijau yang berseliweran di setiap sudut jalan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u200bSialnya, berkah bagi mereka sering kali menjadi musibah bagi kesehatan mental pejalan kaki. Entah karena dikejar waktu orderan atau sebagai ajang penampilan skill berkendara. Cara mereka berkendara, baik motor maupun mobil rasanya seperti sedang melewati jalanan milik nenek moyang sendiri. Sangat ugal-ugalan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di tengah labirin Malang yang sempit dan berkelok, aksi mereka dalam berkendara membuat perjalanan santai para mahasiswa menjadi simulasi uji nyali sehingga membuat jantungan setiap saat.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kota Malang menjadi kota pendidikan yang semakin terasa sesak<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya, pemandangan jalanan yang padat, bising, dan sesak hanya terjadi di jalan-jalan utama pusat kota. Namun, hal itu tidak berlaku di Kota Malang. Di sini, jalanan penghubung, jalur alternatif, bahkan gang-gang tikus sekalipun rasanya sudah ikut kehilangan ruang bernapas. Ribuan roda dua berseliweran setiap detik. Mereka semua terlihat terburu-buru, seakan-akan urusan dunia mereka adalah yang paling krusial di atas bumi ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ego berkendara pun meningkat. Tak ada lagi kata &#8220;mengalah&#8221; di aspal jalanan. Bukan sekali dua kali saya melihat orang bertengkar di jalanan hanya karena tersinggung saat pengendara lain menyalip tapi rasanya seperti menantang duel.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u200bSetiap sudut jalanan Malang kini hanya menampilkan wajah orang-orang yang sedang dikejar waktu. Ada mahasiswa yang panik jika terlambat akan dialfa oleh dosen, hingga pekerja kantoran yang cemas membayangkan gajinya dipotong akibat telat absen. Tak hanya itu, di antara mereka juga terselip para driver ojek online yang matanya tak lepas dari layar ponsel dengan mengendarai kendaraannya seperti ajang balap di sirkuit, demi mengejar orderan yang masuk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keadaan ini semakin diperparah dengan menjamurnya para pedagang kaki lima yang nekat menggelar lapak di bahu-bahu jalan. Alih-alih menjadi kota pelesir yang tenang, ruang gerak di Kota Malang kini semakin menyusut, meninggalkan rasa sesak yang kian mencekik bagi siapa saja yang melintas.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/malang-nyaman-untuk-hidup-tapi-bikin-sesak-buat-bertahan-hidup\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>BACA JUGA: Malang: Nyaman untuk Hidup tapi Bikin Sesak Buat Bertahan Hidup<\/strong><\/a><\/p>\n<h2><b>Berkah driver ojek online menjadi ujian mental bagi para penumpang<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Latihan kesehatan jantung ternyata tidak hanya bisa dilakukan saat nekat menyeberang jalanan Kota Malang. Jika ingin sensasi yang lebih ekstrem, cobalah memesan mobil penjemputan online. Begitu pintu mobil tertutup, perjalanan santai seketika berubah menjadi simulasi balapan di sirkuit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u200bSepanjang jalan, alih-alih menikmati empuknya kursi mobil, yang ada justru disibukkan dengan urusan menahan berat badan agar tidak terjungkal ke depan setiap kali driver menginjak rem secara mendadak. Jantung berdebar kencang, dan refleks kaki otomatis ikut menekan lantai mobil, seolah-olah memiliki pedal rem gaib.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di tengah guncangan itu, mata rasanya tak sanggup lagi menatap pemandangan kota yang begitu indah, melainkan terus terpaku pada peta di aplikasi dengan satu doa dan harapan: semoga mobil ini bisa segera sampai di lokasi tujuan dalam keadaan selamat dan utuh.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pedagang kaki lima yang nekat berjualan di sepanjang bahu jalan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi jalanan yang sudah super sesak ini semakin diperparah dengan keberadaan para pedagang kaki lima yang nekat menggelar lapak di sepanjang bahu jalan. Lihat saja kawasan <a href=\"https:\/\/www.malangtimes.com\/baca\/341284\/20250710\/040500\/wacana-jalan-terusan-surabaya-jadi-satu-arah-dishub-belum-direkomendasikan\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jalan Terusan Surabaya<\/a> dan Sigura-gura. Di dua jalur legendaris ini, sekadar membeli camilan malam sudah bergeser esensinya aktivitas ekstrem yang memicu adrenalin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u200bPosisi gerobak-gerobak jualan tersebut benar-benar memakan aspal jalanan yang lebarnya sudah sangat pas-pasan. Setiap kali memutuskan untuk jajan di pinggir jalan, rasa waswas langsung menghantui. Pembeli harus rela mengantre sambil menahan rasa takutnya dan pasrah saat spion motor atau knalpot mobil yang lewat melesat hanya beberapa sentimeter dari baju.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alih-alih menjadi ruang publik yang ramah, jalanan sempit itu kian menyusut menjadi labirin mencekik yang memaksa pejalan kaki bertaruh nyawa demi seporsi camilan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kota Malang bisa dibilang benar-benar malang. Ia menarik banyak manusia, tapi hal tersebut justru mulai menggerogoti hal-hal indah yang ada di sana. Kemacetan pun merambah gang, dan itu jadi alarm bahaya yang perlu segera diselesaikan.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Dhivia Felsy Tsabitah Nugrahwati<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kota-malang-apel-dan-beberapa-rasa-kecewa-saya-sebagai-pendatang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kota Malang, Apel, dan Beberapa Rasa Kecewa Saya Sebagai Pendatang<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kota Malang bisa dibilang benar-benar malang. Ia menarik banyak manusia, tapi hal tersebut justru mulai menggerogoti hal-hal indah yang ada.<\/p>\n","protected":false},"author":3231,"featured_media":316895,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[33878,10740,33879],"class_list":["post-408014","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-jalan-terusan-surabaya-malang","tag-kota-malang","tag-sigura-gura-malang"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/408014","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3231"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=408014"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/408014\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":408029,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/408014\/revisions\/408029"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/316895"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=408014"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=408014"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=408014"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}