{"id":407545,"date":"2026-06-25T14:12:54","date_gmt":"2026-06-25T07:12:54","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=407545"},"modified":"2026-06-25T14:12:54","modified_gmt":"2026-06-25T07:12:54","slug":"yamaha-gear-ultima-125-terlahir-untuk-pejuang-rupiah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/yamaha-gear-ultima-125-terlahir-untuk-pejuang-rupiah\/","title":{"rendered":"Yamaha Gear Ultima 125 Terlahir untuk Memahami Perjuangan Pejuang Rupiah di Atas Aspal"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namanya Faisal. Saudara saya ini sempat berhenti dari profesi ojek online di Jogja yang sudah dia tekuni sejak pertengahan 2020. Karena sebuah masalah, dia harus \u201cberbagi\u201d motor dengan adiknya yang juga bekerja. Jadi, saudara saya sempat menganggur selama beberapa bulan, sebelum akhirnya mengaspal lagi bersama Yamaha Gear Ultima 125.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Faisal, yang terpaut 3 tahun dari saya, sempat berhenti kuliah selama beberapa semester. Soal biaya sudah pasti menjadi alasannya. Namun, di sisi lain, dia juga merasa cukup dengan bangku kuliah. Sudah sejak beberapa tahun sebelum 2020, dia memutuskan untuk bekerja. Dia ingin segera meringankan beban ekonomi keluarganya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai anak muda yang hanya menyimpan ijazah SMA, pilihan Faisal tidak banyak. Well, pilihan yang saya maksud adalah \u201cbekerja kantoran\u201d di mana fresh graduate S1 selalu lebih diinginkan. Padahal, meski hanya lulusan SMA, seseorang tidak lantas lebih kalah dalam soal kedisiplinan dan etos kerja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya juga tahu dia beberapa kali mendaftar sebagaiu buruh di beberapa pabrik di Jogja. Hasil tes Faisal tidak mengecewakan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, dia selalu kalah oleh mereka, fresh graduate, yang mengantongi ijazah S1. Oleh sebab itu, selama beberapa saat, Faisal menghabiskan waktunya menjadi sopir dadakan. Saat itu, dia menggunakan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/aerox-motor-yamaha-paling-menderita-sepanjang-sejarah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">motor matik<\/a> yang terhitung lawas. Sebelum kini menggunakan Yamaha Gear Ultima 125 berangka tahun 2025.<\/span><\/p>\n<h2><b>Rekomendasi: Yamaha Gear Ultima 125<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah dua tahun menekuni profesi ojek online, Faisal harus berhenti. Well, nggak sepenuhnya berhenti. Tapi, dia nggak bisa \u201cnarik\u201d setiap saat karena harus gantian dengan adiknya yang mulai bekerja. Karena hanya ada satu kendaraan, mereka harus gantian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, tahun lalu, kakek kami mendapat sedikit rezeki dari menjual sebidang tanah di Jogja bagian timur. Kami semua kecipratan rezeki itu, termasuk Faisal, yang menggunakan sebagian uang tersebut untuk DP Yamaha Gear Ultima 125.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya dan keluarga besar sendiri adalah pengguna motor pabrikan dengan logo sayap. Jadi, ketika Faisal meminta rekomendasi, tentu kami memberi arahan seperti biasanya. Namun, pada akhirnya, Faisal memilih pabrikan dengan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/yamaha-vega-force-takhta-tertinggi-motor-entry-level-yang-tak-boleh-dilewatkan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">logo garpu tala<\/a>, yaitu Yamaha.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kami awalnya rada heran juga, tapi Faisal mendapat rekomendasi motor yang ternyata cocok dengan dirinya. Dan setelah sekitar satu tahun pemakaian, dia mengaku tidak menyesali keputusan ini.<\/span><\/p>\n<h2><b>Yamaha Gear Ultima 125 sahabat pejuang jalanan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah membeli Yamaha Gear Ultima 125, Faisal tidak lagi menjadi ojek online. Dia mendapat tawaran untuk masuk menjadi kurir sebuah ekspedisi di Jogja. Faisal menerima tawaran ini karena menurutnya, jam kerja kurir lebih bisa dia atur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, Faisal mengaku nyaman setelah menggunakan Yamaha Gear Ultima 125 selama kurang lebih satu tahun. Dia mendapat rekomendasi untuk membeli Gear dari teman kami, seorang montir langganan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah lama berada di atas jok Gear, Faisal mengakui bahwa motor ini memang sangat membantu orang yang lama di atas aspal. Mulai dari fisik hingga jeroannya, Yamaha Gear Ultima 125 ternyata senyaman itu.<\/span><\/p>\n<h2><b>Motor Yamaha itu (ternyata) irit bensin\u00a0\u00a0\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak orang masih menyimpan mitos lama. Bahwa motor Yamaha itu lebih boros ketimbang merek lain. Namun, zaman sudah berubah masak kamu masih menyimpan mitos usang tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk Yamaha Gear Ultima 125, Faisal menjelaskan bahwa irit bensin itu ternyata sebuah kenyataan. Jadi, motor ini sudah punya <a href=\"https:\/\/otomotif.kompas.com\/read\/2025\/06\/30\/090200315\/ulasan-lengkap-yamaha-gear-ultima--kelebihan-dan-kekurangan?page=all\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">teknologi Blue Core<\/a>. Teknologi yang mengatur agar proses pembakaran bensin di dalam ruang mesin terjadi secara optimal, sekaligus menjaga suhu mesin tetap stabil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ibaratnya seperti metabolisme tubuh manusia. Ada orang yang makan banyak tapi gampang lemas, ada yang makan secukupnya tapi tenaganya konstan seharian. Mesin Blue Core Yamaha Gear Ultima 125 ini tipe kedua.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Teknologi ini bisa menghemat tetesan bensin, tapi nggak mengurangi tenaga mesin. Intinya sih gitu.<\/span><\/p>\n<h2><b>Starter yang terdengar enak di telinga<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Matik generasi bapuk itu kalau kamu nyalakan, banyak yang berisik banget. Mirip kayak suara petasan banting. Katanya, itu adalah suara dinamo starter konvensional yang sedang beradu keras dengan gir mesin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Faisal sendiri awalnya menduga kalau suara itu bakal kejadian juga di Yamaha Gear Ultima 125. Tapi, setelah hampir 50 kali berhenti di pagar rumah konsumen, suara kasar itu nggak pernah mampir di telinganya. Nama teknologi yang membuatnya jadi enak di telinga adalah Smart Motor Generator (SMG).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Intinya, saat kamu menekan tombol starter, mesin langsung menyala dengan suara halus. Selain bikin telinga nyaman, sistem ini juga membuat aki motor jadi lebih awet karena beban listrik saat menyalakan mesin terbagi dengan lebih efisien.<\/span><\/p>\n<h2><b>Tercipta untuk jadi angkutan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum membeli Yamaha Gear Ultima 125, Faisal mengamati betul eksterior motor ini. Dia butuh motor yang nyaman menjadi partner kurir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang saya sendiri sukai dari Yamaha Gear Ultima 125 adalah desain konsep utility alias siap pakai buat apa aja. Ada tiga hal di area eksterior yang menurut saya sangat memanjakan orang yang lama di jalan dan kudu bawa banyak barang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, gantungan barang ganda atau double hook. Jarang ada motor yang menyediakan dua gantungan barang sekaligus di area depan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini sangat berguna untuk membawa paket-paket kecil dalam sebuah kantong. Atau bawa barang belanjaan tanpa mengganggu ruang kaki.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, buat kurir, dek kaki Yamaha Gear Ultima 125 juga cukupan. Cukup untuk menaruh paket, bawa galon., atau mungkin kardus ukuran\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menariknya, di samping dek ada tambahan pijakan kaki khusus anak kecil. Tapi buat Faisal, pijakan ini sering dia pakai sebagai penahan beban paket besar agar tidak gampang bergeser.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan seperti motor modern pada umumnya, Yamaha Gear Ultima 125 sudah punya Electric Power Socket. Jadi, Faisal bisa fleksibel ngecas hape yang dia pakai untuk memeriksa GPS. Meski dia mengaku jarang memakainya, sih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, setelah satu tahun pantat Faisal berjuang di atas Yamaha Gear Ultima 125, dia bisa mengambil kesimpulan. Bahwa Yamaha kayak sengaja bikin <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/dominasi-motor-honda-akan-segera-diakhiri-oleh-yamaha\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">motor yang cocok untuk kurir<\/a>, sih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Motor ini tetap stabil meski menggendong beban barang, melewati gang sempit, stop-and-go ratusan kali sehari. Dan untuk orang dengan bodi mungil seperti Faisal, motor ini nggak galak banget, tapi tetap responsif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oya, satu lagi. Bagi Faisal, satu hal yang membuatnya bersyukur adalah Yamaha Gear Ultima 125 adalah motor yang awet dan nggak rewel. Khususnya setelah satu tahun pemakaian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/gear-ultima-wujud-kebohongan-motor-yamaha\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Gear Ultima Wujud Kebohongan Yamaha, Katanya Bikin Motor Matik Ternyata Bikin Tank<\/a><br \/>\n<\/b><\/p>\n<p class=\"p1\"><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>\u00a0ini\u00a0<\/i><\/a><i>ya.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yamaha Gear Ultima 125 adalah motor yang awet dan nggak rewel. Sangat memahami perjuangan pejuang rupiah di atas aspal.<\/p>\n","protected":false},"author":425,"featured_media":407546,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[12903],"tags":[33850,20891,7778,29195,15494,33849],"class_list":["post-407545","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-otomotif","tag-gear-ultima-125","tag-motor-yamaha","tag-yamaha","tag-yamaha-gear","tag-yamaha-gear-125","tag-yamaha-gear-ultima-125"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/407545","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/425"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=407545"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/407545\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":407547,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/407545\/revisions\/407547"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/407546"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=407545"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=407545"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=407545"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}