{"id":405825,"date":"2026-06-13T12:03:26","date_gmt":"2026-06-13T05:03:26","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=405825"},"modified":"2026-06-13T12:03:26","modified_gmt":"2026-06-13T05:03:26","slug":"stasiun-delanggu-klaten-andalan-warlok-pelaju-solo-joja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/stasiun-delanggu-klaten-andalan-warlok-pelaju-solo-joja\/","title":{"rendered":"Stasiun Delanggu Klaten, Stasiun Kecil yang Besar Jasanya bagi Warlok Pelaju Solo-Jogja"},"content":{"rendered":"<p>Stasiun Delanggu Klaten sudah sejak lama jadi bagian penting dalam hidup warga lokal (warlok), setidaknya untuk saya. Dahulu, setiap sepekan sekali, saya pasti mengantar dan menjemput saudara di stasiun ini.<\/p>\n<p>Bagi yang belum tahu ini, <span style=\"font-weight: 400;\">Stasiun Delanggu berada di sebelah timur <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-derita-tinggal-di-dekat-jalan-raya-jogja-solo\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jalan Raya Solo-Jogja<\/a>, dan tidak jauh dengan Pasar Delanggu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Jujur, s<span style=\"font-weight: 400;\">tasiun kereta api Kelas 3 dengan bangunan berukuran mungil ini sangat membantu mobilitas warlok. D<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">aerah-daerah yang berbatasan dengan Kota Delanggu seperti Tulung, Polanharjo, Wonosari dan sekitarnya mudah mengakses stasiun ini. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudahan inilah yang jadi salah satu alasan mengapa stasiun mungil ini menjadi andalan warlok Delanggu dan sekitarnya untuk bepergian ke kota lain.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/alun-alun-klaten-ruang-publik-yang-estetik-dan-bermanfaat\/\"><em>Baca juga Alun-Alun Klaten, Potret Ruang Publik yang Tak Sekadar Estetik, tapi Juga Menjawab Kebutuhan Warlok.<\/em><\/a><\/p>\n<h2><b>Stasiun Delanggu Klaten sempat berhenti beroperasi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya sejak kecil saya sudah akrab dengan Stasiun Delanggu Klaten. Dahulu, bapak saya sering mengantar saudaranya ke sini saat akan balik ke perantauan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, memasuki masa remaja, saya hanya melihat Stasiun Delanggu sebagai bangunan kosong saja. Sebab, pada 2011 Stasiun Delanggu tutup dan berhenti melayani penumpang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ingin bepergian dengan kereta api, saya (dan warlok lain) harus naik dari Stasiun Klaten dulu. Agak ribet memang karena jarak dari rumah ke Stasiun Klaten lumayan jauh. Itu kenapa, kereta api tidak pernah menjadi transportasi umum pilihan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kami lebih memilih naik bus untuk bepergian karena lebih mudah dijangkau. Hingga kemudian, kami mendengar kabar baik, Stasiun Delanggu mulai beroperasi lagi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Stasiun Delanggu dibuka kembali pada bulan Februari 2021 untuk melayani penumpang rute <a href=\"https:\/\/mojok.co\/liputan\/ragam\/pengalaman-pertama-naik-krl-jogja-solo-berujung-malu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">KRL Commuter Line Solo-Yogyakarta<\/a>, bersamaan dengan Stasiun Gawok, Stasiun Ceper dan Stasiun Srowot. Kini kami tidak harus pergi jauh ke Stasiun Klaten lagi jika ingin naik kereta api.<\/span><\/p>\n<h2><b>Stasiun andalan pelaju Solo-Jogja<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi warga lokal yang bekerja atau sekolah di Solo dan Yogyakarta, keberadaan Stasiun Delanggu Klaten sangat menguntungkan. Untuk mobilitas harian, kereta api lebih dipilih daripada naik kendaraan pribadi atau sarana transportasi umum lainnya karena bisa lebih diandalkan di beberapa faktor. Seperti terhindar dari macet dan\u00a0 jadwal perjalanan yang lebih pasti dan\u00a0 lebih cepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">In this economy, di mana semua harga serba mahal, naik kereta api adalah pilihan pailing tepat. Mau naik kendaraan pribadi? Pertamax mahal! Mau beli pertalite? Antrian panjang, begitu antrian sudah maju, eh pertalitenya juga sudah habis! Sudah antri lama, eh malah nggak kebagiaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belum lagi ada biaya perawatan kendaraan pribadi, naik kereta api memang terhitung jauh lebih murah dari sisi ekonomi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut pola yang saya amati, Stasiun Delanggu Klaten tampak lebih ramai saat weekend. Di weekend, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-jenis-penumpang-krl-yang-paling-menyebalkan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">penumpang KRL<\/a> didominasi oleh pelaju Solo-Jogja yang tinggal ngekos dan pulang seminggu sekali. Di hari Jumat sore, stasiun Delanggu ramai oleh pemudik yang datang dari luar kota.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan, pada Minggu sore, Stasiun Delanggu ramai pemudik yang berangkat menuju luar kota tujuan mereka. Sedangkan saat liburan panjang, Stasiun Delanggu dipadati oleh penumpang yang akan berwisata ke Malioboro di Jogja, atau ke Pasar Gede di Solo.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun hanya melayani rute Solo-Yogyakarta, ternyata banyak penumpang yang bepergian selain ke Solo dan Yogyakarta lho. Dari stasiun Delanggu mereka akan transit ke stasiun yang lebih besar seperti <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jatuh-di-rel-bengkong-purwosari-solo-apes-aja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Stasiun Purwosari<\/a> di Solo atau stasiun Tugu di Yogyakarta yang melayani rute perjalanan kereta jarak jauh untuk melanjutkan perjalanan. Setidaknya, separo dari bagian perjalanan mereka sudah terbantu dari stasiun Delanggu.<\/span><\/p>\n<p><em><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/klaten-diam-diam-lebih-urban-daripada-bantul\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Baca juga Klaten Diam-diam Lebih Urban daripada Bantul.<\/a><\/em><\/p>\n<h2><b>Fasilitas Stasiun Delanggu lengkap<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk stasiun berukuran mungil, fasilitas Stasiun Delanggu tergolong lengkap dan\u00a0 bersih. Di lobi depan terdapat <em>vending machine<\/em> untuk <em>top up<\/em> saldo<a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Kartu_Multi_Trip\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Kartu Multi Trip (KMT)<\/a> secara mandiri. Jika butuh bantuan, tersedia juga loket dengan petugas yang selalu standby untuk membantu pembuatan kartu KMT baru maupun\u00a0 isi ulang saldo KMT.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di ruang tunggu tersedia kursi yang berjejer nyaman lengkap dengan charging corner dan ada restroom area terbuka untuk merokok. Bagi muslim jangan khawatir ketinggalan waktu ibadah dalam perjalanan, karena tersedia mushala di sini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tersedia toilet yang bersih. Area parkir tersedia di area utara stasiun. Namun, sayangnya untuk saat ini\u00a0 area parkir hanya tersedia untuk parkir\u00a0 sepeda motor saja. Mungkin karena keterbatasan lahan sehingga belum ada area parkir mobilnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Siapa sangka, stasiun yang dulu sepi dan kosong selama bertahun-tahun, kini aktif dan ramai kembali. Hidupnya kembali Stasiun Delanggu memudahkan mobilitas kami yang tinggal di sisi utara dan timur kabupaten Klaten ini. Bagi kami, Stasiun Delanggu adalah pintu gerbang yang mengantarkan kami untuk menjelajah ke berbagai sudut kota lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Fitri Handayani<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/klaten-tulang-punggung-masa-depan-dapur-indonesia\/\"><b><i>Klaten: Bukan Sekadar Kota untuk Mampir Menikmati Sop Ayam, tapi Tulang Punggung dan \u201cDapur\u201d Masa Depan Indonesia<\/i><\/b><\/a><b><i>.<\/i><\/b><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Stasiun Delanggu Klaten, stasiun mungil yang jadi andalan warlok pelaju Solo Jogja. Lokasi strategis dan fasilitasnya lengkap.<\/p>\n","protected":false},"author":2474,"featured_media":405845,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[8095,1792,31238,33727,18150],"class_list":["post-405825","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-klaten","tag-stasiun","tag-stasiun-delanggu","tag-stasiun-delanggu-klaten","tag-stasiun-klaten"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/405825","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2474"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=405825"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/405825\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":405854,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/405825\/revisions\/405854"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/405845"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=405825"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=405825"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=405825"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}