{"id":404309,"date":"2026-05-31T13:05:24","date_gmt":"2026-05-31T06:05:24","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=404309"},"modified":"2026-05-31T13:05:24","modified_gmt":"2026-05-31T06:05:24","slug":"perayaan-waisak-di-borobudur-bawa-berkah-bagi-warga-magelang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/perayaan-waisak-di-borobudur-bawa-berkah-bagi-warga-magelang\/","title":{"rendered":"Perayaan Waisak di Borobudur: Momen Sakral yang Bawa Berkah bagi Warga Magelang"},"content":{"rendered":"<p>Perayaan Waisak di Candi Borobudur menjadi salah satu acara tahunan yang paling dinanti masyarakat. Setiap tahun, orang-orang dari berbagai daerah bahkan mancanegara datang ke Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, untuk menyaksikan suasana sakral dan indahnya lampion yang dilepaskan ke langit di malam Waisak. Mereka rela membeli tiket dari jauh-jauh hari untuk menjadi bagian dari perayaan tersebut.<\/p>\n<p>Sejak tinggal di Kabupaten Magelang empat tahun silam, saya merasa acara perayaan Waisak tahunan di Borobudur ini membawa berbagai dampak positif bagi warga sekitar. Maka tak heran apabila warga Magelang sendiri juga menantikan perayaan akbar ini setiap tahunnya. Inilah beberapa efek baik perayaan Waisak di Borobudur bagi warga Magelang.<\/p>\n<h2><strong>Meningkatnya perekonomian warga selama perayaan Waisak di Borobudur<\/strong><\/h2>\n<p>Salah satu efek baik yang paling terasa dari perayaan Waisak di Borobudur yang dirasakan warga Magelang berkaitan dengan aktivitas ekonomi warga. Seperti yang saya katakan sebelumnya, setiap tahun orang-orang dari berbagai daerah bahkan mancanegara datang ke Borobudur untuk mengikuti perayaan akbar ini.<\/p>\n<p>Seperti perayaan yang sudah-sudah, rangkaian perayaan Waisak di Borobudur dimulai dengan perjalanan biksu atau yang dikenal sebagai Indonesian Walk For Peace (IWFP). Mengutip <em><a href=\"https:\/\/regional.kompas.com\/read\/2026\/05\/28\/154115978\/biksu-thudong-tiba-di-candi-borobudur-lanjut-berdoa-dan-pradaksina\">Kompas<\/a><\/em>, para Bhikku tiba di area Candi Borobudur pada 28 Mei 2026 dan prosesi penyambutan diselenggarakan pada 30 Mei 2026 pukul 8 pagi.<\/p>\n<p>Biasanya, di hari-hari jelang Waisak ini, pengunjung dari luar kota dan luar negeri sudah datang ke Borobudur. Hotel, homestay, restoran, atau tempat wisata di sekitaran Borobudur menjadi lebih ramai dari biasanya. Tingkat okupansi hotel atau homestay juga penuh. Tahun lalu saja,<a href=\"https:\/\/kumparan.com\/kumparanbisnis\/phri-hotel-di-kawasan-borobudur-penuh-saat-libur-waisak-253TBQmemti\/4\"> menurut Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia<\/a>, Hariyadi Sukamdani, okupansi hotel di sekitaran Candi Borobudur Magelang mencapai 100 persen. Hal ini tentu membawa berkah bagi pemilik hotel dan homestay di wilayah Borobudur Magelang dan sekitarnya.<\/p>\n<p>Tambah lagi tahun ini, pasar rakyat juga akan digelar di Pasar Medang Borobudur. Dari informasi yang saya baca di akun Instagram Pasar Medang, di sana bakal tersaji berbagai kuliner dari pedagang Kampung Seni Borobudur hingga UMKM di sekitar area Jawa Tengah dan Jogja. Pengunjung yang datang juga bisa menikmati pertunjukan budaya serta berbagai buah tangan hasil karya pedagang di Borobudur. Pasar Medang dijadwalkan akan beroperasi mulai tanggal 29\u201330 Mei 2026 di area Candi Borobudur.<\/p>\n<p>Maka tak heran apabila warga Magelang memanfaatkan momen ini untuk berjualan makanan, minuman, suvenir, hingga kerajinan tangan khas Magelang. Bagi para pedagang kecil, acara tahunan seperti Waisak ini adalah kesempatan bagi mereka untuk mendapatkan penghasilan tambahan dalam waktu singkat.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mojok.co\/kilas\/persiapan-injourney-mengadakan-waisak-di-candi-borobudur-magelang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>BACA JUGA: Waisak 2025: Puluhan Biksu akan \u201cPekikan\u201d Perdamaian Dunia di Tanah Magelang<\/strong><\/a><\/p>\n<h2><strong>Bangga karena nama Magelang semakin dikenal<\/strong><\/h2>\n<p>Bagi sebagian orang, terutama buat mereka yang tidak berada di sekitaran Jawa Tengah, nama Magelang mungkin masih terdengar asing. Biasanya nama Jogja lebih familier di telinga mereka. Coba saja lihat, tak sedikit orang yang menganggap Candi Borobudur letaknya di Jogja dan menjadikan candi ini sebagai destinasi wisata yang patut dikunjungi di Jogja.<\/p>\n<p>Lantaran perayaan Waisak di Borobudur sudah terkenal hingga ke mancanegara, hal ini turut mengangkat nama Magelang sebagai destinasi utama. Sekarang ini tak sedikit orang yang langsung datang dan menginap di Magelang untuk mengikuti prosesi ibadah dan pelepasan lampion alih-alih menginap di Jogja. Nama Magelang akhirnya perlahan dikenal dan hal itu turut menguntungkan warga, terutama mereka yang bekerja di sektor pariwisata.<\/p>\n<h2><strong>Perayaan Waisak di Borobudur menumbuhkan toleransi dan menghibur warga<\/strong><\/h2>\n<p>Perayaan Waisak di Borobudur bukan hanya acara keagamaan umat Buddha, perayaan ini juga menjadi simbol toleransi antarumat beragama di Indonesia. Coba lihat, tak sedikit warga yang berbeda keyakinan ikut ambil bagian dalam acara ini. Banyak orang yang datang untuk ikut serta dalam acara pelepasan lampion.<\/p>\n<p>Menurut Fatmawati selaku ketua panitia Festival Lampion Nasional, momen pelepasan lentera menjadi rangkaian perayaan Waisak di Borobudur dan bisa diikuti oleh seluruh pengunjung, tidak terbatas bagi penganut agama Buddha. Pelepasan lampion ini menjadi simbol kebangkitan dan transformasi diri.<\/p>\n<p>Sebagai warga Magelang, saya turut merasa senang karena acara perayaan ini cukup menghibur. Apalagi tanggal 27 Mei sore kemarin saya sempat berpapasan dengan rombongan Bhikku Thudong yang lewat Muntilan, rumah saya. Tahun ini rombongan Bhikku Thudong mampir ke Klenteng<\/p>\n<p>Dalam kondisi dunia dan negara yang saat ini bikin pusing, suasana damai dan sakral selama perayaan Waisak di Borobudur jujur saja bikin hati lebih tenang.<\/p>\n<h2><strong>Membuka peluang kerja sementara<\/strong><\/h2>\n<p>Terakhir, biasanya saat perayaan Trisuci Waisak berlangsung, kebutuhan tenaga kerja biasanya meningkat. Tak sedikit warga sekitar Borobudur dilibatkan dalam acara ini. Ada yang menjadi petugas kebersihan, juru parkir, penjaga keamanan, relawan acara, hingga pemandu wisata. Meskipun bersifat sementara, peluang kerja ini cukup membantu warga mendapatkan tambahan pendapatan.<\/p>\n<p>Pada akhirnya, perayaan Waisak di Borobudur memberikan manfaat nyata bagi warga Magelang. Momen sakral satu ini boleh dibilang membawa berkah bagi warga. Dari perputaran ekonomi hingga tumbuhnya toleransi, perayaan ini menjadi kebanggaan dan selalu dinanti setiap tahunnya.<\/p>\n<p>Penulis: Intan Ekapratiwi<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/kilas\/berkah-yang-terasa-dari-waisak-2025-di-candi-borobudur\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Berkah yang Terasa dari Waisak 2025 di Candi Borobudur<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu efek baik yang paling terasa dari perayaan Waisak di Borobudur yang dirasakan warga Magelang berkaitan dengan aktivitas ekonomi warga.<\/p>\n","protected":false},"author":1182,"featured_media":404310,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[19414,8599,33622,33621],"class_list":["post-404309","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-candi-borobudur","tag-magelang","tag-perayaan-waisak-di-borobudur","tag-waisak"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/404309","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1182"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=404309"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/404309\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":404311,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/404309\/revisions\/404311"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/404310"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=404309"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=404309"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=404309"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}