{"id":404147,"date":"2026-05-30T08:16:31","date_gmt":"2026-05-30T01:16:31","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=404147"},"modified":"2026-05-29T17:00:51","modified_gmt":"2026-05-29T10:00:51","slug":"mahasiswa-jangan-lakukan-hal-ini-saat-menghubungi-dosen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mahasiswa-jangan-lakukan-hal-ini-saat-menghubungi-dosen\/","title":{"rendered":"Kebiasaan Buruk Mahasiswa Saat Menghubungi Dosen, Tolong Jangan Dilakukan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai dosen muda yang belum genap berusia <a href=\"https:\/\/mojok.co\/liputan\/sekolahan\/sulitnya-ambil-gelar-s2-di-ugm-saat-usia-tua-karena-gaptek\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">30 tahun<\/a>, ada saja hal-hal aneh yang terjadi. Btw, saya mengajar sejak 2022, sejak usia belum genap 26 tahun. Masih cukup muda. Bahkan, seringkali mahasiswa saya lebih tua ketimbang saya. Alhasil, saya memang sering dianggap mahasiswa, khususnya ketika awal-awal menjadi dosen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu tiap-tiap profesi ada hal-hal menyebalkan yang terjadi, nggak mungkin hanya senang-senang saja kemudian gajian. Begitu pula dengan dosen. Pasti ada saja hal yang menyebalkan, bahkan terasa aneh. Salah satunya ketika mendapat chat dari mahasiswa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya paham kadang bukan karena melakukan dengan sadar. Tapi, karena ketidaktahuan. Namun, meski begitu tetap saja saya sering tertawa dan membatin, \u201cKok bisa sih?\u201d Maksud saya, apa nggak dibaca berapa kali dulu sebelum mengirimkan?<\/span><\/p>\n<h2><b>Menyuruh dosen menyesuaikan waktu dengan mahasiswa<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai dosen muda yang jarak rumah dan kampus hanya sekitar 3 menit naik motor, saya paling sering mengalami ini. Tiba-tiba saja ada pesan masuk, \u201cPak, dosen di jam pertama kosong, bisa masuk sekarang?\u201d\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya sering membatin, kok bisa ya kirim pesan yang gegabah kayak gitu? Maksud saya kok bisa jadi kebalik. Bukannya mahasiswa yang menyesuaikan jadwal dosen? Pun tujuan dibuatkan jadwal kuliah itu ya agar bisa menyesuaikan dengan jadwal yang lainnya. Bukan ujuk-ujuk diubah karena mahasiswa pengin cepet pulang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Btw, ini bukan soal minta diistimewakan. Ini soal siakp. Kesannya seolah-olah dosen yang harus segera merapat begitu dipanggil. Padahal, kami juga punya kegiatan lain, dan agak susah untuk tiba-tiba disuruh-suruh mengganti jadwal. Yah, membayar<a href=\"https:\/\/mojok.co\/liputan\/sekolahan\/derita-anak-pns-kuliah-di-ptn-diganjar-ukt-mahal\/\"> UKT<\/a> bukan berarti semua hal bisa serba sesuai keinginan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Soal nilai dan permintaan yang aneh-aneh<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya kira ini hal yang sering dialami dosen. Dan, kami seringkali kebingungan menjawab. Iya, ketika ada mahasiswa yang menanyakan, \u201cKok nilai saya segini?\u201d\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan gimana-gimana, maksud saya kok PD banget mempertanyakan. Padahal dalam sistem penilaian, sangat mungkin seseorang memang berada di angka tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak semua orang otomatis dapat A hanya karena merasa sudah berusaha. Atau, biasanya dapat A. Sebab, mata kuliahnya berbeda. Pun kondisinya juga beda. Karena itu sangat mungkin itu terjadi. Karena itu jangan heran kalau kami selalu butuh waktu membalasnya untuk sekadar memilih dan memilah diksi yang pas, agar tidak dianggap killer atau bahkan \u201cgila hormat\u201d.<\/span><\/p>\n<h2><b>Fenomena chat dosen berjamaah<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masalah lain yang jarang disadari mahasiswa adalah chat berjamaah. Satu kelas bisa mengirim pertanyaan yang sama, bahkan hampir di waktu yang sama pula. Padahal sebenarnya cukup satu perwakilan. Kadang hal ini terjadi karena perwakilan kelas tidak dibalas, kemudian anak lain mencoba untuk mengirim pesan susulan, mungkin niatnya follow up agar segera dibalas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan, ketika dosen membuka <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/orang-yang-mematikan-centang-biru-whatsapp-pasti-punya-alasan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">WhatsApp<\/a> dan melihat notifikasi beruntun dengan isi serupa, yang muncul adalah kejengkelan. Kok bisa spam pesan? Kok bisa diharapkan membalas satu-satu dari bawah? Jan, ramashok.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu diingat juga, dosen itu bukan hanya mengampu satu kelas. Selain itu, seringkali juga tidak hanya fokus mengajar, melainkan ada kegiatan akademik lainnya, jadi akan sangat tidak pas jika kalian menambah jumlah notifikasi dengan spam pertanyaan yang isinya serupa.<\/span><\/p>\n<h2><b>Online bukan berarti siap membalas<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya kira fenomena dosen online tapi nggak balas pesan, sepertinya sudah menjadi pembahasan lintas mahasiswa. Baik yang baru menjalaninya maupun yang sudah lulus sekian purnama lalu. Iya, pembahasan ini seakan tetap abadi, diwariskan turun-temurun. Dan, menjadi keresahan bersama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika masih menjadi mahasiswa, saya juga pernah mengalaminya. Ketika sedang membutuhkan bimbingan atau tanda tangan, saya merasa akan segera dibalas karena belinya online. Namun, setelah menunggu dari lima menit sampai lima jam, harapan itu luntur. Dan, kami hanya bisa maido untuk menghibur diri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Btw, ketika menjadi dosen, saya mulai paham alasan kenapa beliau melakukannya. Dan, ternyata tidak ada <a href=\"https:\/\/www.hukumonline.com\/berita\/a\/pengertian-mens-rea-lt697202e979006\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mens Rea<\/a> atau niat jahat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Iya, saya kira satu hal yang saya kira sangat perlu diterima adalah status online bukan berarti sedang duduk santai menunggu chat mahasiswa. Bisa jadi sedang mengoreksi tugas, rapat daring, menyiapkan materi, atau membalas pesan yang lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena itu, kalau chat belum dibalas, tidak perlu langsung berasumsi macam-macam. Bersabar saja. Sebab, itu juga bagian dari etika komunikasi. Yah, semoga saja tulisan ini bisa dipahami dengan saksama dan lapang dada.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: M. Afiqul Adib<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pernah-benci-dosen-slow-respon-kini-saya-mengerti\/\"><b><i>Pernah Benci Dosen yang Slow Respon Balas WhatsApp, Kini Saya Mengerti.<\/i><\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mahasiswa zaman sekarang sering melakukan hal-hal yang aneh saat menghubungi dosen. Sebaiknya jangan dibiasakan.<\/p>\n","protected":false},"author":580,"featured_media":404179,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[13089],"tags":[],"class_list":["post-404147","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kampus"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/404147","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/580"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=404147"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/404147\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":404181,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/404147\/revisions\/404181"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/404179"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=404147"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=404147"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=404147"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}