{"id":402729,"date":"2026-05-15T16:04:06","date_gmt":"2026-05-15T09:04:06","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=402729"},"modified":"2026-05-15T16:04:06","modified_gmt":"2026-05-15T09:04:06","slug":"pintu-tol-km-99-cipularang-pemberi-berkah-bagi-warga-purwakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pintu-tol-km-99-cipularang-pemberi-berkah-bagi-warga-purwakarta\/","title":{"rendered":"Pintu Tol KM 99 Cipularang, Pemberi Berkah bagi Warga Purwakarta: Mobilitas Makin Mudah, Akses Pendidikan Makin Luas"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak dibuka 4 tahun lalu, pintu tol KM 99 Tol Cipularang dari arah Jakarta menuju ke wilayah Kecamatan Darangdan Kabupaten Purwakarta telah memberi banyak berkah bagi warga Darangdan dan sekitarnya. Meski tidak ada pernyataan resmi, tetapi dibukanya pintu tol ini kuat kaitannya dengan pembangunan Masjid Endan Andansih miliki salah satu pejabat tinggi negara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini dibuktikan dengan hadirnya beberapa menteri negara baik saat pembangunan, peresmian, dan berbagai kegiatan masjid. Tentunya para pejabat tersebut membutuhkan akses jalan yang cepat dan nggak ribet.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya, bila orang Jakarta ingin pergi ke Darangdan, harus melalui penderitaan. Mereka harus melalui jalan berkelok, berdebu, dan banyak tanjakan setelah keluar dari pintu tol Jatiluhur yang terletak di pusat Kota Purwakarta. Belum lagi jika di jalan menanjak terjebak di belakang truk transformers yang menanjak dengan megap-megap. Sudah pasti para pengendara harus rela menyantap asap hitam truk-truk tersebut. Perjalanan dari pintu tol Jatiluhur hingga ke wilayah Darangdan dapat memakan waktu 45 menit-60 menit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun hampir bersamaan dengan pembangunan <a href=\"https:\/\/purwakartakab.go.id\/read\/2571\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Masjid Endan Andansih<\/a>, pintu tol KM 99 Cipularang dibuka dan menjadi akses dari dan ke arah Jakarta.<\/span><\/p>\n<h2><b>Mobilitas masyarakat lebih mudah<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan keberadaan akses pintu tol KM 99, masyarakat Darangdan dan Bojong yang ingin bepergian ke pusat Kabupaten Purwakarta, Karawang, serta Jabodetabek tentu menempuh waktu yang lebih cepat. Jika biasanya pergi ke pusat Kabupaten Purwakarta membutuhkan waktu 45-60 menit melalui jalan arteri, kini perjalanan lewat tol membutuhkan waktu kurang dari 30 menit saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya saja para pengendara harus betul-betul waspada karena perjalanan menuju pusat Kabupaten Purwakarta dan seterusnya melalui jalur rawan kecelakaan. Seperti diketahui, mayoritas kecelakaan di ruas tol Cipularang terjadi antara KM 90-100. Artinya, lokasi pintu keluar dan masuk tol KM 99 merupakan termasuk area rawan tersebut.<\/span><\/p>\n<h2><b>Tol KM 99 bikin t<\/b><b>empat wisata ramai pengunjung<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain Masjid Endan Andansih yang selalu ramai pengunjung karena menjadi tempat wisata religi, tempat-tempat wisata lain sekitar Kecamatan Darangdan dan Kecamatan Bojong yang sudah lama eksis juga semakin ramai pengunjung, khususnya akhir pekan dan momen libur panjang. Tempat wisata seperti kolam renang Taman Batu serta Jaya Tirta Abadi selalu ramai dengan pengunjung dari luar daerah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak hanya itu, tempat wisata kuliner seperti Sate Kolong serta Sate Mang Opik juga selalu dijejali para wisatawan yang ingin menikmati Sate Maranggi sebagai kuliner khas Purwakarta. Selain tempat wisata yang sudah eksis, tempat-tempat wisata baru juga bermunculan. Seperti wisata alam Gunung Rahayu, Cileunca Water Park, Kebon Alpukat, serta Agrowisata Darangdan. Tempat wisata ini semakin menambah variasi tempat wisata yang dapat dijadikan alternatif destinasi bagi para wisatawan untuk berlibur.<\/span><\/p>\n<h2><b>Akses pendidikan yang lebih luas<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain tempat wisata, dampak positif lain dari dibukanya akses tol KM 99 ialah bermunculannya lembaga-lembaga pendidikan baru. Di komplek Masjid Endan Andansih sudah dibuka Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara dengan konsep boarding school. Sementara di sekitar Desa Linggasari atau sekitar 500 meter sebelum Masjid Endan Andansih juga dibuka lembaga pendidikan dengan konsep yang sama segera yakni SMP serta SMA Aufa Islamic Boarding School.<\/span><\/p>\n<h2><b>Tol KM 99 memberi berkah cuan bagi masyarakat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berkah selanjutnya dari dibukanya akses tol KM 99 tentunya adalah meningkatnya denyut ekonomi masyarakat sekitar Darangdan dan Bojong. Meningkatnya jumlah wisatawan yang datang setiap akhir pekan atau libur panjang ikut menggerakkan sektor ekonomi kecil masyarakat. Pedagang makanan dan minuman atau warung kopi tumbuh berjamuran di berbagai titik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu saat pembangunan masjid, sekolah, dan tempat-tempat wisata berlangsung, ada banyak masyarakat yang dilibatkan menjadi buruh bangunan. Pun kala bangunan-bangunan tersebut tuntas dikerjakan, kebutuhan tenaga kerja tetap ada seperti untuk pemeliharaan tempat, keamanan, kebersihan, hingga pelayan pengunjung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya saja, tantangannya adalah masyarakat masih terbilang belum siap untuk memenuhi mayoritas kebutuhan tenaga kerja yang profesional dan terampil. Ini jadi pekerjaan rumah tersendiri bagi pemerintah serta stakeholder di wilayah Darangdan dan Bojong. Ke depannya, semoga mereka segera menyiapkan SDM yang siap beradaptasi dengan kebutuhan zaman.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Mohamad Rian Ari Sandi<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/seharusnya-karawang-mau-belajar-pada-purwakarta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Seharusnya Karawang Mau Merendahkan Diri dan Belajar pada Purwakarta, yang Lebih Tertata dan Lebih Terarah<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sejak dibuka 4 tahun lalu, pintu tol KM 99 Tol Cipularang memberi banyak berkah untuk warga Purwakarta dan sekitarnya.<\/p>\n","protected":false},"author":3251,"featured_media":402826,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[33472,33471,16551],"class_list":["post-402729","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-cipularang","tag-pintu-tol-km-99","tag-purwakarta"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/402729","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3251"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=402729"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/402729\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":402827,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/402729\/revisions\/402827"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/402826"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=402729"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=402729"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=402729"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}