{"id":402165,"date":"2026-05-09T18:42:09","date_gmt":"2026-05-09T11:42:09","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=402165"},"modified":"2026-05-09T18:43:11","modified_gmt":"2026-05-09T11:43:11","slug":"lagu-baru-sheila-on-7-sederhana-pas-bagi-orang-orang-usia-30-tahun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/lagu-baru-sheila-on-7-sederhana-pas-bagi-orang-orang-usia-30-tahun\/","title":{"rendered":"Lagu Baru Sheila On 7 \u201cSederhana\u201d Pas untuk Orang-orang Usia 30 Tahun"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak bosan-bosannya saya menulis atau membahas band yang satu ini, \u00a0Sheila On 7 (SO7). <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sheila-on-7-lagunya-begitu-begitu-aja-dan-saya-suka\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Band asal Jogja<\/a> ini dua hari lalu merilis single baru berjudul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sederhana <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tepat pada hari ulang tahunnya ke-30<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Mendengar judulnya, kita mungkin langsung teringat pada sebuah brand rumah makan penyedia tunjang atau rendang yang tidak kalah tenar. Vokalisnya yang bernama Duta pun kerap dipelesetkan jadi merek salah satu rumah makan Padang Duta Minang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menariknya, dalam waktu 2 hari sejak rilis (sampai tulisan ini ditulis), <em>Sederhana<\/em> langsung menduduki nomor #9 trending chart di YouTube. Sekali lagi membuktikan, band ini masih memiliki daya magnet yang begitu besar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Single kali ini sekaligus menjadi penanda bertambahnya usia Sheila On 7, beralih dari kepala dua menjadi kepala tiga. Kita tentu familiar dengan istilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Life Begins at 30<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, agaknya lagu ini pun menurut pendapat saya cukup merepresentasikan rasa yang valid.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Usia 30 kerap jadi tanda sebagai fase transisi kedewasaan baik dari sisi psikologis maupun perubahan metabolisme tubuh. Tiga puluh tahun menjadi penanda akan dibawa kemana langkah hidup kita ke depan, dan biasanya cenderung sudah lebih stabil atau bisa jadi justru baru mulai krisis identitas? Mari kita coba resapi dan sedikit mengulik single terbaru SO7 dan seberapa relate sih dengan kehidupan manusia yang beranjak kepala tiga ini?<\/span><\/p>\n<h2><b>Lagu terbaru Sheila On 7 tidak sesederhana judulnya<\/b><\/h2>\n<blockquote><p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cTak tahu mana yang dibutuhkan, atau pun sekedar diinginkan<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">Dan kini aku akan berjuang, keluar dari pacuan.\u201d<\/span><\/i><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada saat press conference, Eross Chandra, gitaris Sheila On 7, menjelaskan bahwa lagu ini terinspirasi dan menerjemahkan gambaran dunia yang semakin bias dalam melihat keinginan dan kebutuhan. Kadang kita lupa untuk menentukan mana yang memang dibutuhkan, terlalu silau dengan dunia yang menawarkan banyak hal yang bisa jadi itu hanya sekadar keinginan. Keinginan untuk \u201cterlihat\u201d yang ujung-ujungnya mencari validasi dari orang lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat pertama kali mendengar lagu ini, saya sebagai pendengar setia SO7 sebetulnya agak bingung. Intro lagu tidak terdengar seperti lagu-lagu Sheila On 7 lain. \u00a0Berbeda ketika mendengar <em>Memori Baik<\/em> misal, sejak genjrengan pertama saya langsung familia. Ketika menyentuh bagian refrain, <em>Sederhana <\/em>baru terasa familiar. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Apalagi ketika mulai mengulik makna di balik liriknya, ternyata lumayan dalam.<\/span><\/p>\n<h2><b>Sheila On 7 kembali mengangkat sosok perempuan dalam lagu<\/b><\/h2>\n<blockquote><p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBeruntung aku bertemu kamu, wanita yang menyelamatkanku<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tawarkan kebebasan pikirkan, menjauh dari berlebihan\u201d<\/span><\/i><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita tentu tahu, tiga orang bapak-bapak keren ini jauh dari berita miring soal rumah tangga. Kalau boleh dibilang lagu ini menjadi curhatan mereka yang diwujudkan dalam bentuk karya, bisa dibayangkan betapa sayang dan bucinnya mereka kepada sang istri. Lagu ini diciptakan oleh <a href=\"https:\/\/mojok.co\/liputan\/eross-sheila-on-7-gitaris-terbaik-indonesia-ini-ingin-asuransikan-bagian-tubuhnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Eross<\/a> dan disempurnakan oleh Duta dan Adam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lirik ini menunjukkan betapa bersyukurnya mereka dipertemukan dengan support system yang tepat yaitu pasangan hidup. Saat menginjak usia kepala tiga, agaknya kita sudah bosan jika harus bersinggungan dengan drama-drama. Berharap bisa menghabiskan hidup dengan pasangan yang selalu bisa menyederhanakan hal-hal rumit di dunia ini. Peranan perempuan dalam hidup dan karir tiga bapak-bapak ini terasa begitu hangat. Mudah dan indahnya menjalani hidup yang sederhana kalo ketemu sama yang sekufu, ora ruwet, ora rewel, betul atau betul?<\/span><\/p>\n<h2><b>Diksi &#8216;bunga&#8217; dan &#8216;bintang&#8217;<\/b><\/h2>\n<blockquote><p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cAda ribuan hektar taman, satu bunga yang bisa aku berikan<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Juga dari jutaan bintang, bahagia yang bisa aku tunjukkan\u201d<\/span><\/i><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari segi lirik, sebetulnya saya sangat merindukan lirik-lirik yang puitis seperti album <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">07 Desember<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau mungkin album <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pejantan Tangguh<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Namun, setelah menelaah kata per kata, sebenarnya<em> Sederhana\u00a0<\/em>tidak jauh beda dengan lagi-lagu Sheila On 7 lainnya. Para Sheilagank mungkin ingat berapa banyak lagu SO7 yang menggunakan kata &#8216;bunga&#8217; dan &#8216;bintang&#8217;.\u00a0 <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yap, betul tidak hanya satu dua. Ingat dengan penggalan lirik ini? &#8220;Akulah orang yang selalu menaruh bunga di atas meja kerjamu&#8221;, &#8220;tumbuhlah bunga liar di sekitar jejak Tuhan&#8221;, atau dalam lirik fenomenal <\/span><a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=vnl987ptPJM\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Hingga Ujung Waktu<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang spesifik menyebut bunga mawar. Sementara untuk kata &#8216;bintang&#8217;, di kepala ini langsung terbesit &#8220;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kupetik bintang untuk kau simpan&#8221;, &#8220;tahukah \u2018bintang\u2019 yang kau sapa atau &#8220;coba kau tunjuk satu bintang&#8221;\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ternyata betul, di usia 30 tahun Sheila On 7 nggak perlu lirik yang puitis untuk bisa bikin kita jatuh hati dengan lagu sederhana ini. Pun dengan kita, coba mulai petakan apa sih bahagia yang kita cari? Ngga butuh lagi gombalan atau janji-janji manis, sekadar selalu ada aja udah cukup.<\/span><\/p>\n<h2><b>Sederhana sebagai identitas yang lekat dengan S07<\/b><\/h2>\n<p><b>\u201c<\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">being sincere, honest, tidak pernah trying to be somebody else\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peluncuran single ini di momen 30<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">th<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> anniversary patutnya memang menjadi penanda dan memperkokoh eksistensi band yang lekat dengan citra sederhana. Kehidupan dan tampilan para personilnya yang tidak pernah ingin terlihat seperti artis papan atas, riders yang tidak pernah merepotkan panitia, marketing yang jauh dari kata jor-joran, tidak terlalu ambil pusing algoritma tapi nyatanya algoritma organik justru sering datang dari berita dengan potret kesederhanaan mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi pembaca yang akan memasuki <a href=\"https:\/\/mojok.co\/liputan\/catatan\/nongkrong-di-usia-30-an\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">usia 30 tahun<\/a>, jangan takut. Usia ini justru menjadi pengingat untuk bisa lebih sederhana dalam memandang segala hal termasuk soal kebahagiaan. Kendalinya di kita. Semakin sederhana kita melihat permasalahan muaranya adalah tenang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Usia segini emang apalagi sih yang dicari? Secukupnya aja dipikir, ganks. Sheila On 7 tidak pernah mencoba menjadi legenda, mereka hanya hidup untuk menghidupi, menjalani apa yang mereka mulai dari lama, meyakini bahwa menjadi tulus, jujur, dan apa adanya akan selalu punya ruang di hati para pendengar, yang tentunya mendengarkan dengan hati. Jalan terus, 30 tahun dan selanjutnya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Mozara Kartika Putri<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA<\/b> <a href=\"https:\/\/mojok.co\/pojokan\/hidup-di-jogja-dan-belum-pernah-ketemu-duta-sheila-on-7\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">30 Tahun Hidup di Jogja dan Saya Belum Pernah Ketemu Duta Sheila on 7 secara Tidak Sengaja seperti yang Viral di Media Sosial.<\/span><\/i><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lagu baru Sheila On 7 &#8220;Sederhana&#8221; pas untuk orang-orang berusia 30 tahun yang perlu petunjuk hidup untuk melalui usia kepala tiga. <\/p>\n","protected":false},"author":2646,"featured_media":402170,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[27216,15088,17132,1679,329,331,12829],"class_list":["post-402165","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-30-tahun","tag-band-jogja","tag-lagu-baru","tag-sederhana","tag-sheila-on-7","tag-so7","tag-usia-30"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/402165","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2646"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=402165"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/402165\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":402247,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/402165\/revisions\/402247"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/402170"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=402165"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=402165"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=402165"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}