{"id":400818,"date":"2026-04-27T11:45:55","date_gmt":"2026-04-27T04:45:55","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=400818"},"modified":"2026-04-27T11:45:55","modified_gmt":"2026-04-27T04:45:55","slug":"cara-menebak-rumah-jamet-di-madura","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/cara-menebak-rumah-jamet-di-madura\/","title":{"rendered":"Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menebak seorang jamet Madura dari tampilan fesyennya mungkin sudah biasa. Perkara mudah bagi siapa saja. Kalau sudah rambutnya jambul ke atas, atau emo menutup mata, hobi pakai motor Satria, kemudian kaosnya oversize, iya inilah mereka orangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Madura, golongan ini pernah menjadi sekte paling unggul dalam peradaban anak muda. Seorang jamet sempat menjadi pria paling diincar di kalangan perempuan. Nah, makanya tidak heran jika banyak jamet yang bangga dengan identitasnya, bahkan cenderung memperlihatkan siapa mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, bagaimana mereka melakukan itu? Selain dengan fesyennya yang unik dan ikonik, jamet di Madura sebetulnya juga mudah dikenali dari rumah tempat tinggal mereka. Mungkin bagi pendatang akan sulit, tapi bagi yang sudah lama di Madura, seperti saya, sangat mudah mengenali mana rumah yang ditempati jamet dan mana yang tidak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, maka dari itu, berikut saya bantu rincikan apa saja ciri-ciri rumah di Madura yang penghuninya adalah seorang jamet.<\/span><\/p>\n<h2><b>Musik DJ disetel hampir sepanjang hari, pasti rumah jamet Madura<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selera musik seorang jamet itu sangat mudah ditebak, yakni rata-rata adalah musik DJ. Selera pada jenis musik ini sudah tidak bisa diganggu gugat bagi mereka. Tak sah sepertinya mengidentifikasi diri sebagai jamet tapi selera musiknya bukan musik DJ. Saking dekatnya seorang jamet dengan musik DJ, rumah mereka tidak pernah absen dari iringan bunyi musik ini. Bahkan, bisa sepanjang hari tak henti-henti<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya yakin para tetangga mereka pasti sampai bosan dan terganggu saking kerasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah tapi, ada satu alasan mengapa seorang jamet sangat suka menyetel DJ di rumah mereka, yakni karena di lagu tersebut ada penyebutan nama mereka. Jadi, musiknya bukanlah sembarang musik, tetapi ada kebanggaan karena nama mereka direquest saat clubbing di Surabaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kurang lebih bunyinya seperti ini, \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Dari Bang Rohman Jhoned 45, sang pangeran muda dari Madura, salam settong dhere semuanya, adududududu<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hahaha. Dibacanya tentu dengan nada DJ loh ya. Jadi, bagaimana tidak bangga nama kita bisa didengar banyak orang!<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/alasan-mengapa-satria-fu-masih-digandrungi-abg-di-madura\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>BACA JUGA: Alasan Mengapa Satria FU Masih Digandrungi ABG di Madura, Membuat Pria Lebih Tampan dan Bikin Langgeng dalam Pacaran<\/strong><\/a><\/p>\n<h2><b>Jadi pusat preteli motor Satria FU<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri-ciri berikutnya yakni banyaknya kendaraan motor <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Suzuki_Satria_F150\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Satria FU<\/a> di rumah tersebut. Mungkin saya sedikit subjektif, tapi saat ini saya berkesimpulan, tidak semua yang Satria FU itu jamet, tapi seorang jamet pasti begitu antusias sama yang namanya Satria FU. Makanya, rumah yang ada Satria FU-nya pasti disegani oleh jamet, sehingga lambat laun akan jadi bagian dari mereka pula.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, rumah yang memiliki motor Satria FU, apalagi lebih dari satu, bisa ditebak bahwa salah satunya ada yang jamet.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini bisa diperkuat dengan kebiasaan mereka mempreteli motor Satria FU-nya. Sebab, mereka memang sangat hobi memodifikasi motor. Saat memodifikasi inilah rumah ini sering menjadi pusat pertemuan para jamet di Madura. Apalagi kalau yang dimodif adalah geber-geber knalpotnya. Wes, itu adalah suara utama untuk memanggil jamet. Auto ramai rumahnya. Bagaimana tetangga? Ya, cuma bisa tutup telinga.<\/span><\/p>\n<h2><b>Tembok rumah diberi tulisan pakai pilox<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika dua ciri-ciri rumah jamet di atas tak kalian dapatkan, yang ini adalah petunjuk terakhir untuk memastikannya. Jadi, tembok bagian luar rumah seorang jamet di Madura biasanya diberi pilox. Letaknya pun mudah dilihat. Karena tujuannya agar bisa dibaca banyak orang, biasanya ditulis di tembok yang menghadap langsung ke jalan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tulisannya biasanya nama jamet mereka atau nama genk jametnya, misalnya ditulis dengan ukuran besar \u201cRohman Jhoned 45\u201d. Keren nggak tuh!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kadang pula, beberapa di antara mereka juga ditulis di kamarnya. Saya mengetahui hal ini sebab salah satu tetangga saya ada yang menjadi bagian jamet di Madura. Jadi, kalau kalian masih penasaran apakah seseorang itu jamet atau bukan, ceklah kamarnya. Siapa tahu tanda terakhir ini terpampang besar di tembok kamar mereka. Heheheh!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya sudahlah, sekian rekomendasi dari saya tentang bagaimana mendeteksi rumah seorang jamet di Madura. Tentu saja, hal ini bukan bermaksud merendahkan siapa-siapa. Saya ini tipikal manusia yang paham bahwa selera orang beda-beda. Tentu kuncinya, tidak merugikan yang lainnya!<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Abdur Rohman<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mengupas-video-jamet-yang-sarat-akan-kritik-budaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mengupas Video Jamet yang Sarat akan Kritik Budaya<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rumah jamet di Madura itu gambang ditebak. Ada Satria FU, musik DJ keras, serta pilox di rumahnya. Wis, jelas paten itu.<\/p>\n","protected":false},"author":2507,"featured_media":400876,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[33321,5020,33322,15468],"class_list":["post-400818","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-jamet-madura","tag-madura","tag-musik-dj","tag-satria-fu"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/400818","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2507"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=400818"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/400818\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":400877,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/400818\/revisions\/400877"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/400876"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=400818"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=400818"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=400818"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}