{"id":398402,"date":"2026-04-11T17:40:36","date_gmt":"2026-04-11T10:40:36","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=398402"},"modified":"2026-04-11T17:40:36","modified_gmt":"2026-04-11T10:40:36","slug":"sgpc-bu-wiryo-tempat-makan-alumni-ugm-sukses","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sgpc-bu-wiryo-tempat-makan-alumni-ugm-sukses\/","title":{"rendered":"SGPC Bu Wiryo Tempat Makan Alumni UGM Sukses, Mahasiswa Nggak Sanggup Makan di Sana karena Mahal"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang Jogja atau mereka yang kerap mampir ke Jogja pasti sudah tidak asing dengan Sego Pecel Bu Wiryo atau yang populer dengan sebutan SGPC Bu Wiryo. Tempat makan yang berdiri puluhan tahun silam itu identik dengan UGM. Bahkan, di papan nama SGPC Bu Wiryo dituliskan \u201cMelayani di UGM sejak 1959\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka yang baru pertama kali kulineran di tempat ini mungkin mengira SGPC Bu Wiryo seperti makanan wajib mahasiswa UGM. Menu <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Nasi_pecel\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sego\/nasi pecel<\/a> yang lekat dengan kesan sederhana dan murah meriah memang cocok dengan kantong mahasiswa. Terlebih, harga yang murah kerap dipakai untuk meromantisasi Jogja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kenyataannya, itu tidak berlaku untuk SGPC Bu Wiryo. Tempat makan ini lebih cocok disebut sebagai warung makannya alumni UGM. Lebih spesifik, alumni sukses yang ingin bernostalgia masa-masa kuliah. Itu dipertegas dengan harga menu SGPC Bu Wiryo yang tidak ramah di kantong mahasiswa dan warlok Jogja mendang-mending.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/becak-motor-malioboro-jogja-unik-tapi-bikin-kapok\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em>Baca juga Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi.<\/em><\/a><\/p>\n<h2><b>Harga tidak untuk kaum mendang-mending<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Coba tebak kisaran harga menu SGPC Bu Wiryo? Kalian setidaknya perlu menyiapkan duit Rp30.000-Rp50.000 untuk bisa menyantap makanan dan minuman dengan tenang. Menunya memang macam-macam mulai dari nasi pecel, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sop-senerek-magelang-tak-banyak-wisatawan-tahu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sop<\/a> iga, hingga sop buntut. Namun, untuk menu seperti itu dengan harga segitu, jelas tergolong mahal untuk kantong mahasiswa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Patokan harga itu lebih cocok untuk wisatawan yang bersedia bayar berapa aja demi pengalaman baru. Bagi kaum pejuang skripsi, jelas nominal tersebut adalah jatah hidup satu hari penuh untuk tiga kali makan di warung burjo atau kantin fakultas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisa dibilang, harga di SGPC Bu Wiryo berada di spektrum premium jika diukur dengan kacamata subsidi orang tua. Bukan berarti kalian, para mahasiswa, tidak boleh mencicipi makanan ini. Tetap boleh kok, itung-itung sebagai pengalaman. Namun, sekali lagi, sesuaikan dengan uang saku atau uang bulanan kalian. Kalau menjadikan SGPC tempat makan harian ya siap-siap bulanan ludes di tengah bulan.<\/span><\/p>\n<h2><b>SGPC Bu Wiryo adalah kuliner nostalgia<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di mata saya, SGPC Bu Wiryo tidak hanya berjualan sayur siram bumbu kacang belaka, tapi lebih ke nostalgia. Wajar saja, hadir sejak 1959 membuatnya jadi saksi bisu bagi mahasiswa maupun warga Jogja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengutip <a href=\"https:\/\/mojok.co\/liputan\/sosok\/kisah-di-balik-sgpc-bu-wiryo-1959-yang-tak-banyak-diketahui-pelanggannya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">liputan Mojok<\/a>, sebelum tahun 2000-an, SGPC Bu Wiryo memang menyasar mahasiswa dengan harga menunya yang terjangkau. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kelik Indarto, anak pertama Bu Wiryo yang jadi penerus warung ini<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> mengungkapkan, di tahun-tahun itu SGPC satu-satunya warung yang ada di kawasan UGM. Kemudian terjadilah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">krisis ekonomi sehingga harga bahan baku naik, daya beli masyarakat turun. Bahkan, katanya, kondisi yang berat membuat SGPC hampir saja ditutup.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu mengapa, sejak 2000-an SGPC tidak lagi menyasar pasar mahasiswa, tapi keluarga. Keputusan itu membuat harga makanan di SGPC naik. Sebuah pilihan sulit, karena di sisi lain, dia tidak ingin menurunkan kualitas karena ibunya berpesan ia tidak boleh mengubah komposisi bumbu, bahan-bahannya pun harus pilihan.<\/span><\/p>\n<p><em><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/makanan-malang-bikin-kecewa-jangan-ekspektasi-ketinggian\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Baca juga Makanan Malang yang Bikin Pendatang seperti Saya Kecewa, Memang Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian.<\/a><\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin itu mengapa, mahasiswa UGM sebelum era 2000-an masih punya memori di warung ini. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi alumni \u201clawas\u201d UGM, menyambangi SGPC adalah upaya untuk pulang. Seolah-olah, setiap kursi yang tertata rapi di sana memang dipesan khusus untuk mereka yang datang dengan mobil mulus plat luar kota. Tujuan mereka jelas, yakni membeli kembali potongan masa muda lewat sepiring nasi pecel.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu tidak ada yang salah dengan mengubah pangsa pasar rumah makan. Itu hak pemilik. Saya cuma pengin meluruskan kesalahpahaman yang kerap terjadi. Berada di sekitar UGM dan memasang plang dengan kata-kata \u201cmelayani di UGM sejak 1959\u201d bukan berarti warung makan ini andalan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/liputan\/edumojok\/mahasiswa-ugm-jogja-belajar-dari-kepala-suku-raja-ampat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mahasiswa UGM<\/a> ya. Kalian yang masih maba, jangan sampai tidak tahu info ini. Jangan sampai kalian melenggang dengan santainya ke SGPC Bu Wiryo tanpa persiapan kantong tebal dan berakhir kecewa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Paula Gianita Primasari<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/angkringan-kendal-mahal-tak-lagi-merakyat-makan-jadi-cemas\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas<\/span><\/i><\/a><b>.<\/b><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SGPC Bu Wiryo lebih pas disebut tempat makan alumni UGM yang sudah sukses karena harganya yang mahal, mahasiswa tak sanggup makan di sana. <\/p>\n","protected":false},"author":1777,"featured_media":398406,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[12909],"tags":[27634,33165,20045,14402,33166,33164,19177,195],"class_list":["post-398402","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kuliner","tag-alumni-ugm","tag-bu-wiryo","tag-mahasiswa-ugm","tag-sego-pecel","tag-sego-pecel-bu-wiryo","tag-sgpc","tag-sgpc-bu-wiryo","tag-ugm"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/398402","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1777"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=398402"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/398402\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":398414,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/398402\/revisions\/398414"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/398406"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=398402"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=398402"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=398402"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}