{"id":396374,"date":"2026-03-27T11:48:59","date_gmt":"2026-03-27T04:48:59","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=396374"},"modified":"2026-03-27T11:48:59","modified_gmt":"2026-03-27T04:48:59","slug":"wfa-asn-kebijakan-yang-bikin-negara-hemat-tapi-pengeluaran-asn-membengkak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wfa-asn-kebijakan-yang-bikin-negara-hemat-tapi-pengeluaran-asn-membengkak\/","title":{"rendered":"WFA ASN, Kebijakan yang Bikin Negara Hemat tapi Pengeluaran ASN Membengkak Parah"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belakangan pemerintah gencar menerapkan kebijakan WFA bagi ASN. Katanya sih supaya konsumsi BBM masyarakat sedikit berkurang. Mengingat dunia hari ini sedang mengalami krisis energi, imbas perang timur tengah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mayoritas masyarakat berpikir penerapan WFA sangat menguntungkan bagi ASN. Lantaran bisa hemat BBM, waktu dan tenaga. Sampai-sampai ada masyarakat yang nyinyir dengan kebijakan tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai buruh negara, awalnya saya juga sepemikiran dengan masyarakat umum. Apesnya, selama WFA, saya nggak merasa kebijakan ini benar-benar menguntungkan. Malah saya merasa banyak bingung dan ruginya daripada untungnya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Nggak semua bisa WFA<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kendati digitalisasi di dunia birokrasi sudah cukup masif, nggak semua ASN bisa WFA lho. Ada beberapa kantor yang memang nggak bisa 100 persen menerapkan. Contohnya adalah kantor Disdukcapil. Jika seluruh ASN <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Direktorat_Jenderal_Kependudukan_dan_Pencatatan_Sipil\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Disdukcapil<\/a> WFA, siapa yang melayani urusan KTP dan KK?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan perlakuan ini yang kadang menimbulkan kecemburuan antar ASN. Idealnya, sebelum pemerintah memberlakukan WFA, kebijakan ini harus dirumuskan dengan baik setiap jengkalnya. Supaya nggak terjadi kecemburuan antar instansi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Entah mengapa pemerintah akhir-akhir ini kadang bikin kebijakan yang terkesan tergesa-gesa dan kurang matang. Kalah sama tukang tahu bulat yang suka lewat depan rumah. Meskipun tahunya digoreng dadakan, tapi matangnya sempurna dan enak.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mojok.co\/liputan\/urban\/pekerja-jakarta-tidak-mempan-wfh-demi-bbm\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>BACA JUGA: Wacana WFH 1 Hari: Kesempatan Pekerja Kantoran Jakarta \u201cMultitasking\u201d dan Kabur WFC, padahal Tak Boleh Keluar Rumah<\/strong><\/a><\/p>\n<h2><b>Ketimpangan beban kerja<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apa yang ada di kepala kamu ketika mendengar WFA ASN? pasti mayoritas pembaca berpikir kerjanya santai-santai doang. Bahkan mungkin ada yang berpikir abdi negara nggak ngapa-ngapain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pandangan itu nggak bisa saya salahkan. Lantaran selama ini ada oknum ASN yang suka nongkrong di warkop dan ngemall pada jam kerja. Walaupun oknum tapi jumlahnya nggak sedikit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, sekilas info dari saya, ada lho ASN yang kerjanya makin berat saat WFA. Kenapa kok bisa demikian? Ya soalnya yang fast respon pekerjaan hanya dia doang. Jadi hanya dia lagi dia lagi yang dikasih pekerjaan oleh pimpinan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara yang lain lambat melaksanakan pekerjaan. Bahkan ada yang susah sekali dihubungi saat WFA. Mungkin para oknum ini berpikir WFA itu sama dengan libur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Harapan saya pimpinan instansi tegas menghadapi pegawai malas saat WFA. Jangan hanya melempar pekerjaan kepada si rajin saja. Lama-lama si rajin jadi burn out dan males-malesan seperti yang lain.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pengeluaran listrik, internet, dan air ditanggung sendiri<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut kabar burung yang beredar, ke depannya pemerintah akan menerapkan WFA dalam jangka waktu yang panjang. Apabila kabar ini benar, tentu yang paling rugi adalah ASN sendiri. Kok bisa gitu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem WFA ini lebih menguntungkan pemberi kerja. Pasalnya yang hemat adalah konsumsi listrik, internet, dan air kantor pemerintahan. Sedangkan konsumsi listrik, internet, dan air rumah ASN malah meningkat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lha gimana, wong selama WFA ya pengeluaran ditanggung kantong pribadi. Udah gitu nggak ada insentif tambahan dari pemerintah untuk beban tersebut. ASN emang nggak boleh mikir muluk-muluk, berharap tahun depan naik gaji pokok saja bak mimpi di siang bolong dalam kondisi defisit APBN saat ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Andai kebijakan WFA ASN ini akan benar-benar diterapkan dalam jangka waktu lama, saya rasa perlu ada aturan yang jelas dan rinci dari pemerintah. Agar nggak ada pihak yang merasa dirugikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, besar harapan saya, jika sudah ada aturan WFA yang jelas, pimpinan instansi pemerintah menegakkannya dengan tegas sekaligus menjadi contoh. Harus berani juga mengambil sanksi berat kepada ASN yang nggak kerja saat WFA. Syukur-syukur usulan saya terkait insentif untuk mengganti biaya listrik, air, dan internet bisa dikabulkan juga, hehehe.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Ahmad Arief Widodo<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/esai\/asn-boleh-wfa-swasta-masak-nggak-cemburu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ASN Udah Boleh WFA, Swasta Budak Korporat Masak Nggak Cemburu<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Andai kebijakan WFA ASN ini akan benar-benar diterapkan dalam jangka waktu lama, saya rasa perlu ada aturan yang jelas dari pemerintah.<\/p>\n","protected":false},"author":1760,"featured_media":396882,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[16864],"tags":[3970,32982,32981,25890],"class_list":["post-396374","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-profesi","tag-asn","tag-disdukcapil","tag-kebijakan-wfa-asn","tag-wfa"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/396374","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1760"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=396374"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/396374\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":396886,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/396374\/revisions\/396886"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/396882"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=396374"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=396374"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=396374"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}