{"id":394396,"date":"2026-03-05T08:35:02","date_gmt":"2026-03-05T01:35:02","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=394396"},"modified":"2026-03-05T08:35:02","modified_gmt":"2026-03-05T01:35:02","slug":"stasiun-tandes-surabaya-stasiun-red-flag-sekaligus-anak-tiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/stasiun-tandes-surabaya-stasiun-red-flag-sekaligus-anak-tiri\/","title":{"rendered":"Stasiun Tandes Surabaya, Menjadi Stasiun Red Flag karena Terlalu Kecil dan Dilupakan oleh Pembangunan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Surabaya barat adalah kawasan elite. Di sini, berdiri perumahan mewah seperti Ciputra dan Graha Family. Pembangunan di wilayah ini juga sangat pesat. Semuanya ada. Namun, di tengah geliat modernisasi, ada stasiun kecil yang terlihat muram, sepi, dan jauh dari kata gemerlap. Namanya Stasiun Tandes Surabaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Stasiun Tandes Surabaya berada di lokasi yang strategis. Ia juga dekat dengan kawasan industri dan dekat pemukiman berkembang. Bahkan, stasiun yang berdiri pada <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Stasiun_Tandes\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">1 Februari 1903<\/a> ini berada di jalur utama rel kereta di barat Jawa Timur. Oleh sebab itu, stasiun ini seharusnya yang ramai pengunjung dan berkembang seperti Stasiun Gubeng dan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/becak-motor-di-stasiun-surabaya-pasarturi-harganya-bikin-kapok\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pasar Turi<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya, yang ramai bukan penumpang, melainkan keluhan. Jadi, para penumpang memandang Stasiun Tandes Surabaya ini sebagai stasiun fred flag. Berikut beberapa alasan yang bisa saya kumpulkan.<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Sulit menemukan lokasi Stasiun Tandes Surabaya<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun berada di kawasan padat penduduk, lokasi Stasiun Tandes Surabaya cukup \u201cterpencil\u201d. Bahkan, untuk yang jarang ke sana, pasti akan kesulitan menemukan lokasi stasiun ini. Kamu harus masuk gang dengan papan informasi stasiun-nya kurang terlihat dari jalan raya. Sangat sering calon penumpang yang kesasar dan terlewat.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak orang yang mengeluh sudah fokus mencari lokasi stasiun, tapi tetap terlewat dan terpaksa putar balik. Mencari stasiun saja sudah seperti mencari pacar yang sering hilang tanpa kabar.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Tidak punya lahan parkir<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Stasiun Tandes adalah stasiun tipe III, alias stasiun kecil, sehingga tidak semua kereta akan berhenti di sini. Stasiun Tandes Surabaya sendiri hanya melayani kereta komuter jalur pendek sedang menuju ke Lamongan dan Bojonegoro. Oleh karena itu, bangunan stasiun ini kecil dan lahannya terbatas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saking kecilnya, stasiun ini tidak memiliki lahan parkir yang memadai. Kalau ada penumpang yang menggunakan motor, biasanya akan parkir di dekat rumah warga.\u00a0 Kalau membawa mobil, saya bisa memastikan kamu akan sulit, bahkan tidak bisa parkir. Jadi, mending lupakan saja keinginan naik kereta dari stasiun ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sulitnya lahan parkir membuat banyak orang urung naik kereta dari Stasiun Tandes Surabaya. Mereka, termasuk saya, memilih untuk ke stasiun besar meski agak jauh. Ya mau bagaimana lagi. Kami terpaksa.<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Buruknya integrasi transportasi publik dengan Stasiun Tandes Surabaya<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudahlah parkir sulit, lahan sempit dan terbatas. Stasiun Tandes Surabaya ini juga tidak terintegrasi dengan transportasi publik seperti <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/suroboyo-bus-dan-trans-semanggi-lebih-cocok-disebut-bus-wisata\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Suroboyo Bus<\/a>, federal, maupun Semanggi Bus. Ini jelas merepotkan penumpang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya bisa saja menggunakan layanan ojek online. Namun, bagi banyak orang, pilihan ini akan membuat pengeluaran mereka jadi lebih banyak. Bahkan lebih mahal ketimbang tiket komuternya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai contoh, tarif ojek online dari dari perumahan Benowo (Tandes) menuju ke stasiun itu Rp12 ribu. Sementara itu, harga tiket kereta dari Stasiun Tandes Surabaya ke Lamongan hanya Rp6 ribu. Ya masa mahalan ongkos ke stasiunnya ketimbang ongkos pulang kampungnya. Kan jadinya lucu ya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#4 Fasilitasnya sangat terbatas\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantaran stasiun kecil, fasilitas di dalam Stasiun Tandes Surabaya juga terbatas. Area duduknya terbuat dari kayu dengan bentuk memanjang dan ukurannya tidak terlalu besar, penjual makanan dan jajanan pun jarang. Ada toilet, tapi cuma satu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya rasa, mempertimbangkan toilet yang cuma satu, tidak ada lahan parkir, dan transportasi publik nggak tersambung, maklum kalau banyak yang menghindari stasiun ini. Kalau memang harus keluar biaya lebih untuk ojek online, mending sekalian ke <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/stasiun-surabaya-gubeng-simbol-kemarahan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Gubeng<\/a>, misalnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun memiliki beberapa kekurangan, bukan berarti Stasiun Tandes Surabaya nggak punya kelebihan. Stasiun ini terbilang bersih dan pelayanan petugas di sana sangat ramah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Stasiun kecil memang sering menjadi korban prioritas pembangunan. Modernisasi kerap berpusat pada stasiun besar. Sementara itu, stasiun kecil seperti Stasiun Tandes seperti setengah mati untuk bisa bertahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal, wilayah Surabaya barat berkembang pesat sebagai kawasan hunian dan industri. Sehingga, potensi penumpangnya sebenarnya besar. Namun, karena tidak ada perbaikan fasilitas dan akses, yang terjadi justru stasiun yang cenderung sepi dan mulai terlupakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya membayangkan pemerintah mau memugar Stasiun Tandes Surabaya menjadi stasiun besar. Semata karena sayang sekali potensi penumpang yang besar kok terlewat begitu saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Tiara Uci<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/stasiun-surabaya-gubeng-stasiun-terbesar-yang-mencerminkan-karakter-orang-surabaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Stasiun Gubeng, Stasiun Terbesar yang Mencerminkan Karakter Orang Surabaya<\/a><br \/>\n<\/b><\/p>\n<p class=\"p1\"><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>\u00a0ini\u00a0<\/i><\/a><i>ya.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Stasiun Tandes Surabaya menjadi stasiun red flag karena tidak terjamah pembangunan. Ia sepi dan mulai terlupakan.<\/p>\n","protected":false},"author":1542,"featured_media":394397,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[22423,19689,32711,32710,405,21662],"class_list":["post-394396","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-stasiun-pasar-turi","tag-stasiun-surabaya-gubeng","tag-stasiun-tandes","tag-stasiun-tandes-surabaya","tag-surabaya","tag-surabaya-barat"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/394396","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1542"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=394396"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/394396\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":394398,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/394396\/revisions\/394398"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/394397"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=394396"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=394396"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=394396"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}