{"id":394040,"date":"2026-03-03T11:06:44","date_gmt":"2026-03-03T04:06:44","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=394040"},"modified":"2026-03-03T11:06:44","modified_gmt":"2026-03-03T04:06:44","slug":"sisi-gelap-purwokerto-yang-membunuh-wisatanya-sendiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sisi-gelap-purwokerto-yang-membunuh-wisatanya-sendiri\/","title":{"rendered":"Sisi Gelap Purwokerto, Kota Seribu Curug yang Membuat Wisatawan Tidak Mau Kembali"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau ada kompetisi kota yang punya kepribadian ganda paling unik di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/orang-purwokerto-adalah-manusia-paling-sombong-di-banyumas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jawa Tengah<\/a>, mungkin Purwokerto pemenangnya. Kota ini memanjakan siapa saja yang menyukai wisata air. Namun, di sisi lain, ia tidak punya daya untuk membereskan sisi gelap yang membuat wisatawan tidak mau kembali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, Purwokerto punya julukan Kota Seribu Curug. Begitu banyak wisata curug di bawah lereng Gunung Slamet. Kondisi ini menjadikan Purwokerto sebagai tempat yang mewah untuk wisata air. Kamu bisa memilih sendiri curug mana yang cocok dengan selera. Bisa memilih adalah sebuah kemewahan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, di sisi lain, Purwokerto seperti tak berdaya untuk mengatasi salah satu masalah yang mengancam kenyamanan wisatawan. Yang saya maksud adalah perkara parkir liar. Bahkan saya nggak membahas parkir di tempat wisata. Sejak di dalam kota, fenomena parkir liar sudah menjadi ancaman. Karena yang terjadi, peluit tukang parkir terdengar lebih sering daripada bunyi klakson kendaraan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Masalah Purwokerto sejak dalam kotanya<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Purwokerto punya banyak kelebihan yang membuatnya memang pantas mendapatkan segala ulasan positif. Suasana dalam kota, hingga tempat wisata, semuanya memanjakan mata. Namun, sampai di titik ini saya malah heran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Heran karena sudah banyak ulasan positif yang masuk ke Purwokerto. Yang tentunya, dibarengi oleh berbagai ulasan negatif. Karena hanya ada sedikit, kenapa ulasan negatif ini tidak segera mendapatkan penanganan? Iya, yang saya maksud adalah parkir liar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau ngomong sisi utara, Purwokerto adalah surga. Di bawah payung <a href=\"https:\/\/kumparan.com\/jendela-dunia\/curug-telu-air-terjun-eksotis-di-kaki-gunung-slamet-23Xn5zxq1Kp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Gunung Slamet<\/a>, air terjun atau curug bertebaran. Kamu bisa dapet oksigen murni, pemandangan hijau, dan suara air yang bikin tenang. Tapi, begitu ban motormu menyentuh aspal kota, suasananya berubah dari zen jadi shocking.<\/span><\/p>\n<h2><b>Dari Kota Seribu Curug, masuk ke Kota Seribu Parkir Liar<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu bakal belajar ilmu gaib tingkat tinggi. Purwokerto adalah tempat di mana <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/purwokerto-memelihara-tukang-parkir-beringas-suka-main-pukul\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tukang parkir liar<\/a> punya jurus genjutsu. Pas kamu datang, ruko atau minimarket itu kosong, sepi, seolah cuma ada kamu dan Tuhan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, begitu kamu narik standar samping mau pulang, tiba-tiba muncul sosok dari balik tiang listrik sambil niup peluit &#8220;Yak, mundur&#8230; terus&#8230; yak, opp!&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya perlu menegaskan satu hal penting di sini. Jadi, saya yakin kalau masyarakat itu nggak masalah kalau harus membayar parkir. Misalnya, Rp2 ribu untuk motor dan Rp3 ribu untuk mobil. Namun, yang menjadi keberatan adalah status mereka yang liar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seakan-akan masyarakat terpaksa untuk membayar sejumlah uang kepada entitas yang nggak jelas. Siapa yang akan menikmati? Lari ke mana uang masyarakat? Jadi apa uang pungutan liar ini? Semua itu tanpa kejelasan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Ironi beda \u201congkos&#8221; menikmati dua dunia di Purwokerto<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Curug, kamu mungkin hanya butuh bensin dan usaha buat tracking. Tanpa harus membayar parkir. Lalu, kamu akan mendapatkan kesegaran jiwa yang nggak ternilai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di dalam kota, dari ATM, warung burjo, sampai toko kelontong yang cuma kamu singgahi 30 detik buat beli permen, harus bayar. Ironis sekali, kamu nggak butuh bayar untuk mendapatkan kesegaran jiwa. Tapi, untuk singgah 30 detik, kamu kudu bayar. Ini aneh sekali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasanya, populasi tukang parkir liar di Purwokerto tumbuh lebih subur daripada jamur di musim hujan. Bahkan ada semboyan lokal &#8220;Luput mendoan, kenang parkir.&#8221; Artinya: Lolos dari godaan mendoan, kena jebakan parkir.<\/span><\/p>\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/mojok.co\/esai\/purwokerto-adalah-kota-pungli-terbaik-di-indonesia\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Purwokerto Layak Mendapat Penghargaan Anumerta Sebagai Kota Pungli Terbaik di Indonesia<\/a><\/p>\n<h2><b>Makan gaji buta<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain tidak jelas ke mana larinya uang masyarakat, kami sebal karena tukang parkir liar di Purwokerto itu nggak kerja. Mereka makan gaji buta. Sudah membayar, tapi mereka nggak membantu kami mengeluarkan sepeda motor. Nilai uangnya nggak seberapa, tapi bikin emosi tak terkira.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai warga purwokerto, saya menyayangkan hal ini. Pesona Kota Seribu Curug mulai tersaingi oleh reputasi Kota Seribu Tukang Parkir Liar. Ada rasa getir saat menyadari bahwa biaya parkir dalam sehari mungkin bisa buat beli dua bungkus mendoan anget.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, kalau kamu berencana main ke sini, saran saya cuma satu. Siapkan uang kecil sebanyak mungkin. Karena di Purwokerto, tanah kosong pun siapa tahu ada tukang parkirnya. Mau nggak mau harus bayar, karena fenomena negatif ini seakan dibiarkan saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Siti Isticharoh<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/penghasilan-tukang-parkir-purwokerto-bisa-untuk-beli-honda-brio\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Menghitung Penghasilan Tukang Parkir Purwokerto, Ternyata Bisa untuk Beli Honda Brio<\/a><br \/>\n<\/b><\/p>\n<p class=\"p1\"><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>\u00a0ini\u00a0<\/i><\/a><i>ya.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalau ada kompetisi kota yang punya kepribadian ganda paling unik di Jawa Tengah, mungkin Purwokerto pemenangnya. Kota ini memanjakan siapa saja yang menyukai wisata air. Namun, di sisi lain, ia tidak punya daya untuk membereskan sisi gelap yang membuat wisatawan tidak mau kembali. Ya, Purwokerto punya julukan Kota Seribu Curug. Begitu banyak wisata curug di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3150,"featured_media":394129,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[32679,4373,8526,28366,19183,28368,25189],"class_list":["post-394040","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-curug-purwokerto","tag-parkir-liar","tag-purwokerto","tag-purwokerto-kota-seribu-curug","tag-tukang-parkir-liar","tag-tukang-parkir-liar-purwokerto","tag-wisata-purwokerto"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/394040","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3150"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=394040"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/394040\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":394130,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/394040\/revisions\/394130"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/394129"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=394040"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=394040"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=394040"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}