{"id":394014,"date":"2026-03-03T11:41:22","date_gmt":"2026-03-03T04:41:22","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=394014"},"modified":"2026-03-03T11:41:22","modified_gmt":"2026-03-03T04:41:22","slug":"5-makanan-khas-magelang-yang-tidak-pernah-mengecewakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-makanan-khas-magelang-yang-tidak-pernah-mengecewakan\/","title":{"rendered":"5 Makanan Khas Magelang yang Paling Direkomendasikan untuk Pendatang, Dijamin Nggak Bikin Kecewa"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dulu, pernah ada pembahasan tentang makanan khas Magelang yang <a href=\"http:\/\/5 Kuliner Magelang yang Jarang Disantap dan Dihindari Warga Lokal\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">red flag untuk pendatang<\/a>. Kali ini saya akan merekomendasikan beberapa yang beneran enak dan pastinya cocok di lidah pendatang atau wisatawan yang ke sini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasanya lebih universal dan bisa disesuaikan dengan lidah kita. Berikut ini empat makanan khas Magelang yang nggak bakal mengecewakan kamu.<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Kupat tahu, makanan khas Magelang paling kondang<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makanan khas Magelang itu sangat beragam. Ada yang teksturnya kering sampai basah berkuah. Nah, satu yang paling terkenal dengan kuahnya yang manis dan gurih, adalah <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-kuliner-magelang-yang-layak-dikenal-orang-banyak-selain-kupat-tahu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kupat tahu<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang, kita bisa menemukan kupat tahu di mana saja. Bahkan di luar Magelang juga banyak makanan sejenis yang rasa dan komposisinya hampir mirip. Hanya kadang namanya saja yang berbeda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bumbu kacang di kupat tahu Magelang lebih encer dengan tambahan guyuran kuah manis asam. Kalau suka pedas, tinggal pesan yang banyak cabenya. Soalnya kuahnya cenderung manis dan gurih saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seporsi kupat tahu harganya mulai dari Rp10 ribuan saja. Kupat tahu paling legendaris adalah kupat tahu Pak Pangat yang berada di Jalan Panembahan Senopati No.41, Jurangombo Utara, Kecamatan Magelang Selatan.<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Getuk trio, makanan khas Magelang yang dominan manis<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada makanan khas Magelang yang dominan manis, namanya getuk trio. Getuknya bukan sembarang getuk dengan bentuk yang monoton kotak saja. Melainkan bentuknya digulung melingkar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memakai nama getuk trio karena memiliki tiga lapisan warna yaitu putih, merah muda, dan cokelat. Aromanya juga wangi banget.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu bisa menemukan makanan khas Magelang ini dengan mudah di pinggir jalan. Outlet paling terkenalnya namanya <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Getuk_trio\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Getuk Trio<\/a>. Kalau beli ini untuk oleh-oleh cocoknya untuk orang tua. Soalnya orang tua biasanya suka jenis olahan makanan seperti ini.<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Sup senerek yang cocok banget untuk udara dingin<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makanan khas Magelang juga punya kuah yang ringan di mulut. Jenis makanan sup yang cocok disantap ketika cuaca dingin. Namanya sup senerek, ini adalah hidangan kuah bening sup yang di dalamnya ada kacang merah, bayam, wortel, daging sapi, atau daging ayamnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekilas, makanan khas Magelang ini terlihat sama dengan sup-sup lainnya. Namun, yang membedakannya adalah tambahan kacang yang menjadi kondimen wajib dalam sup ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tambahan kacang membuat sup senerek ini makin gurih dan saat mengunyahnya nggak bosan karena ada tekstur kerasnya. Makan ini cocoknya dimakan bersama sundukan, gorengan, dan perkedel.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Satu porsi senerek harganya mulai dari Rp10 ribuan saja. Warung makan senerek yang legendaris dan terkenal adalah sup senerek Bu Atmo yang sudah ada sejak 1967. Tepatnya berada di Jalan Pangeran Mangkubumi No.3 Cacaban, Kota Magelang.<\/span><\/p>\n<h2><b>#4 Nasi goreng magelangan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nasi goreng sebenarnya kuliner yang biasa saja. Namun, di Magelang, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/nasi-goreng-di-magelang-lembek\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">nasi goreng<\/a> sangat istimewa karena punya nama patennya sendiri, yaitu nasi goreng magelangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Satu hal yang membedakan nasi goreng ini dengan nasi goreng di luar sana adalah tambahan mie kuning. Tambahan mie ini menambah variasi dan pas ngunyah nggak bosan. Soalnya bukan hanya ada tekstur lembut dan empuk dari nasinya, tapi juga ada tekstur dari mie.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nasi goreng magelangan cenderung manis dan sedikit basah. Bukan tipe nasi goreng yang kering seperti yang dijual di luar Magelang. Tipsnya nih, kalau pengen nasi gorengnya kering bilang saja ke penjualnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Khas lain dari nasi goreng magelangan ini adalah rasanya yang manis dan gurih. Rasa pedasnya sedikit dan tidak mendominasi. Kalau pesan juga harus menambahkan seberapa pedasnya biar kalian nggak kecewa dengan rasa manisnya itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sepiring nasi goreng ini biasanya mulai dari Rp12 ribuan saja. Kamu juga bisa menemukan makanan khas Magelang ini dengan mudah.<\/span><\/p>\n<h2><b>#5 Mangut beong, ikan langka yang jadi ikon Magelang<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pecinta pedas wajib menjajal kuliner satu ini, yaitu mangut beong. Ikan beong merupakan ikan endemik Sungai Progo yang dimasak dengan kuah santan dan rempah-rempah yang melimpah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mirip lele, tapi ikan ini ukurannya lebih besar. Sayang, ia semakin langka. Jadi, mangut beong ini hanya dijual di warung-warung makan tertentu. Paling mudah ditemukan di daerah Salaman, Borobudur, dan sepanjang tepi Sungai Progo.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah dia 5 makanan khas Magelang yang wajib kamu coba kalau berkunjung. Saya jamin kalian nggak akan menyesal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Wulan Maulina<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/nasi-senerek-kuliner-underrated-nan-sulit-ditemui-di-luar-magelang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Nasi Senerek, Kuliner Underrated nan Sulit Ditemui di Luar Magelang<\/a><br \/>\n<\/b><\/p>\n<p class=\"p1\"><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>\u00a0ini\u00a0<\/i><\/a><i>ya.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setelah membaca artikel ini, kamu akan tahu bahwa ada 5 makanan khas Magelang nggak tidak pernah mengecewakan. Cocok untuk pendatang.<\/p>\n","protected":false},"author":2312,"featured_media":394135,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[12909],"tags":[32682,23339,13899,23338,8599,30013,32683,32684,32680,32681],"class_list":["post-394014","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kuliner","tag-getuk-trio","tag-kuliner-khas-magelang","tag-kuliner-magelang","tag-kupat-tahu-magelang","tag-magelang","tag-makanan-khas-magelang","tag-mangut-beyong","tag-nasi-goreng-magelangan","tag-rekomendasi-kuliner-magelang","tag-sup-senerek"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/394014","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2312"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=394014"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/394014\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":394136,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/394014\/revisions\/394136"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/394135"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=394014"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=394014"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=394014"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}