{"id":393335,"date":"2026-02-24T13:42:26","date_gmt":"2026-02-24T06:42:26","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=393335"},"modified":"2026-02-24T13:42:26","modified_gmt":"2026-02-24T06:42:26","slug":"5-takjil-red-flag-yang-membahayakan-kesehatan-pembeli","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-takjil-red-flag-yang-membahayakan-kesehatan-pembeli\/","title":{"rendered":"5 Takjil Red Flag yang Bisa Membahayakan Kesehatan Pembeli"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ritual war takjil sore-sore memang punya daya magis yang susah dilawan. Ada euforia kolektif saat menatap deretan lapak dadakan yang memadati trotoar. Seolah, orang-orang disodori pemandangan oase sejuk di tengah padang gurun gersang. Segar dan sangat menggoda iman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masalahnya, sensor logika biasanya mati suri pas perut lagi kosong-kosongnya. Alhasil, nggak sedikit orang-orang asal sikat jajanan tanpa pikir panjang. Padahal, nggak semua takjil yang dijual itu baik untuk pencernaan. Terlebih pencernaan mereka yang sudah seharian berpuasa.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Takjil es buah yang warnanya terang menyala<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbuka dengan minuman segar seperti <a href=\"https:\/\/mojok.co\/pojokan\/5-dosa-nggak-termaafkan-penjual-es-buah-pembeli-wajib-tahu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">es buah<\/a> memang menggoda. Perpaduan segarnya buah-buahan dan manisnya kuah es buah bisa menghapus dahaga setelah sehari berpuasa. Namun, kalian perlu lebih berhati-hati karena tidak semua takjil es buah layak jadi menu berbuka. Terutama es buah dengan warna yang terlalu menyala.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Warna yang terlalu vibrant sering kali jadi sinyal bahaya penggunaan pewarna tekstil. Dengan dalih pewarna food grade itu mahal, pedagang nakal suka memakai trik nista ini demi margin yang lebih tebal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Efek dari pewarna yang tidak seharusnya bisa berbuntut panjang lho. Bukan cuma radang tenggorokan, lebih seram lagi, akumulasi zat berbahaya yang siap mengendap di ginjal. Pokoknya, kalau warna makanannya lebih terang dari masa depan, mending skip daripada berakhir keracunan.<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Gorengan bertekstur yang renyahnya abadi juga patut diwaspadai<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/mojok.co\/pojokan\/gorengan-sumber-konflik-rumah-tangga-paling-nggak-terduga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Gorengan<\/a> memang sudah jadi musuh kesehatan sejak zaman batu. Biasanya, orang cuma waswas sama genangan minyak yang luber-luber di sekitar jajanan. Padahal, ada isu yang nggak kalah horor ketimbang sekadar risiko kolesterol.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalian pernah beli gorengan jam 4 sore, lalu pas jam 9 malam teksturnya masih kriuk luar biasa? Awas, itu alarm malapetaka. Secara teknis, gorengan rumahan pasti bakal layu dalam satu sampai dua jam karena kelembaban udara. Kalau garingnya sudah nggak masuk akal, ada indikasi minyaknya dicampur plastik biar awet renyah. Ngeri, kan?<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Takjil kolak yang santannya sudah pecah<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak semua penjual takjil itu amanah. Ada pula penjual yang tidak memerhatikan bahan-bahan demi meraih cuan sebesar-besarnya. Hal ini bisa ditemui di penjual takjil kolak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak sedikit penjual takjil yang menjajakan kolak yang santannya sudah pecah. Demi meraih keuntungan sebesar-besarnya,mereka memanaskan kolak berkali-kali. Penjual model begini biasanya lebih peduli pada volume jualan daripada urusan lidah pembeli. Bukannya pembeli mendapat rasa manis dan gurih yang lembut, yang ada malah tekstur kasar di lidah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sialnya lagi, santan yang sudah menggumpal begini bakal bikin lambung kerja rodi buat mencerna setelah nyaris seharian libur kerja. Jadi lebih berhati-hati ketika jajan takjil kolak ya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#4 Kopi kekinian cara cepat untuk asam lambung<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbuka dengan segelas es kopi susu gula aren yang pekat adalah perjudian besar bagi kesehatan perut. Kafein yang langsung menghantam lambung kosong adalah resep paling manjur buat bikin mual, gemetar, sampai <a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/penyakit-asam-lambung\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">asam lambung<\/a> naik ke ubun-ubun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menjadikan kopi sebagai takjil utama cuma bakal bikin momen tarawih jadi berantakan. Sebab, perut rasanya bakal mengalami adukan maut dari dalam. Jangan sampai niatnya biar kuat melek, malah berakhir meringkuk di pojokan masjid sambil mewek.<\/span><\/p>\n<h2><b>#5 Bisa jadi tanda stok sisa kemarin, jangan sampai kegocek lontong lembek<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lontong adalah produk yang sangat mudah basi karena kadar airnya tinggi. Itu mengapa, kalau bersua dengan lontong yang bentuknya sudah nggak gagah, apalagi berlendir dan bau masam, mending segera angkat kaki.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemungkinan besar, itu barang dagangan sisa kemarin yang dihidupkan kembali dengan cara dikukus ulang. Tujuannya jelas, biar pedagang jahat nggak rugi-rugi amat. Kalau memang nggak punya maksud buat uji kesaktian lambung, mending urungkan niat beli daripada isi perut meraung-raung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbuka adalah momentum yang penting dan ditunggu-tunggu oleh mereka yang sudah seharian berpuasa. Itu mengapa, takjil dan menu makanan yang dipilih hendaknya yang bergizi demi kesehatan tubuh. Minimal, konsumsilah makanan yang masih baik, masih segar agar tidak menyiksa perut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya, tidak semua penjual takjil itu amanah. Demi mendapat cuan mereka tidak ragu melakukan segala cara, termasuk cara-cara yang membahayakan tubuh pembeli. Jadi, para pemburu takjil perlu lebih hati-hati dan selektif ketika jajan ya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Paula Gianita Primasari<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/9-kasta-tertinggi-takjil-yang-paling-sering-diperebutkan-pembeli\/\"><b><i>9 Kasta Tertinggi Takjil yang Paling Sering Diperebutkan Pembeli.\u00a0<\/i><\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di bulan puasa banyak penjual menjajakan takjil di sore hari. Tapi, tidak semua takjil baik bagi kesehatan sehingga pembeli perlu waspada. <\/p>\n","protected":false},"author":1777,"featured_media":393339,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[12909],"tags":[65,32565,109,6057,32564],"class_list":["post-393335","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kuliner","tag-bulan-puasa","tag-penjual-takjil","tag-puasa","tag-takjil","tag-takjil-puasa"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/393335","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1777"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=393335"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/393335\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":393341,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/393335\/revisions\/393341"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/393339"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=393335"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=393335"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=393335"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}