{"id":391406,"date":"2026-02-19T12:19:07","date_gmt":"2026-02-19T05:19:07","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=391406"},"modified":"2026-02-19T12:19:07","modified_gmt":"2026-02-19T05:19:07","slug":"turunan-muria-jalur-tengkorak-seolah-dibiarkan-merenggut-nyawa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/turunan-muria-jalur-tengkorak-seolah-dibiarkan-merenggut-nyawa\/","title":{"rendered":"Turunan Muria: Jalur Tengkorak yang Semua Orang Tahu, tapi Seolah Dibiarkan Merenggut Korban"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kamu pernah melintas dari Purwokerto ke arah Kemranjen, atau sebaliknya, ada satu titik yang hampir selalu disebut dengan nada setengah berbisik, yaitu Turunan Muria. Warga Alasmalang menuliskannya Murya. Tapi apa pun ejaannya, reputasinya sama, yaitu jalur tengkorak. Semua orang tahu. Warga tahu. Polisi tahu. Sopir-sopir lokal lebih paham lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, meski semua orang tahu, kabar kecelakaan tetap datang hingga tak bikin orang-orang kaget lagi. Seakan-akan, masalah serius yang bikin orang mampus ini tidak pernah dicari penyelesaiannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ruas Jalan Raya Purwokerto-Kemranjen, khususnya di Turunan Muria\/Alasmalang, memang bukan jalur biasa. Dari arah Purwokerto, kendaraan akan menghadapi turunan panjang dan curam. Bagi mobil kecil mungkin masih terasa aman selama tidak ugal-ugalan. Masalahnya, jalur ini juga dilalui kendaraan berat: truk logistik, bus antar kota, bahkan anomali kendaraan bermuatan alat berat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Turunan panjang membuat rem bekerja terus-menerus. Kalau sopir hanya mengandalkan rem kaki tanpa engine brake atau gigi rendah, risiko overheat tinggal menunggu waktu. Di ujung turunan, ada tikungan. Bukan tikungan lembut yang bisa ditawar. Kalau rem blong, pilihan tinggal dua, antara banting setir atau menghantam sesuatu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat hujan turun, kondisi Turunan Muria makin berbahaya. Aspal licin oleh air, pasir dari tebing, dan kadang sisa oli kendaraan lain. Kombinasi ini cukup untuk membuat kendaraan kehilangan kendali dalam hitungan detik. Tak heran banyak yang menyebut jalur ini \u201calergi kendaraan berat\u201d.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kecelakaan di Turunan Muria yang polanya itu-itu saja<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Februari 2026 belum lama berlalu, tapi sudah diwarnai beberapa kecelakaan di wilayah ini. <a href=\"https:\/\/banyumas.suaramerdeka.com\/banyumas\/0916739281\/kecelakaan-maut-truk-towing-di-turunan-muria-banyumas-dua-orang-tewas\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sebuah truk towing<\/a> bermuatan alat berat mengalami rem blong di Turunan Muria dan terguling. Korban jiwa kembali ada. Beberapa hari sebelumnya, kecelakaan beruntun\u00a0 juga terjadi di jalur Kemranjen-Sumpiuh, melibatkan bus dan kendaraan lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya lagi, truk diduga rem blong menabrak kendaraan di kawasan Tugu Durian, masih di Turunan Muria. Polanya hampir selalu serupa: kendaraan berat, turunan panjang, sistem pengereman bermasalah. Kita seperti sedang menonton pengulangan cerita yang sama dengan aktor berbeda.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jalur-tengkorak-karanganyar-gombong-berbahaya-karena-mistis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>BACA JUGA: Jalur Tengkorak Karanganyar-Gombong Dianggap Berbahaya karena Mistis, padahal Memang Kondisi Jalannya Aja yang Buruk<\/strong><\/a><\/p>\n<h2><b>Semua sudah tahu, lalu siapa yang akan bertindak?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertanyaan yang mengganggu justru bukan soal medan Turunan Muria. Medannya sudah jelas berbahaya. Warga tahu itu. Sopir lokal tahu itu. Yang jadi pertanyaan, ke mana para pemangku kebijakan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah memasang rambu besar yang jelas seperti pembatasan tonase atau larangan kendaraan berat melintas di jalur tertentu biayanya semahal membangun jembatan layang? Apakah mengarahkan kendaraan berat ke jalur alternatif serumit merakit pesawat? Atau rambu itu sebenarnya sudah ada, tapi terlalu kecil, terlalu samar, atau terlalu mudah diabaikan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasanya aneh ketika jalur yang reputasi Turunan Muria yang sudah lama dikenal sebagai jalur tengkorak justru terlihat miskin inisiatif pencegahan. Kita sering berkata kecelakaan adalah takdir. Betul, ada unsur tak terduga. Tapi membiarkan jalur berbahaya tanpa regulasi tegas dan pengamanan maksimal itu bukan lagi semata soal takdir. Itu bisa disebut kelalaian.<\/span><\/p>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/turunan-muara-rapak-jalur-maut-di-balikpapan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BACA JUGA: Turunan Muara Rapak, Jalur Pencabut Nyawa di Balikpapan, Hilang Fokus Sebentar, Nyawa Taruhannya!<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><b>Kita semua punya peran<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu saja, tanggung jawab tidak berhenti di pemerintah. Pengusaha angkutan wajib memastikan kendaraan laik jalan. Sopir harus paham teknik berkendara di turunan panjang, gunakan engine brake dan jangan hanya injak rem. Jangan paksakan kendaraan yang sudah tak prima. Jangan overload hanya demi mengejar setoran. Pengendara pribadi juga sama. Jangan tergoda memangkas waktu tanpa mempertimbangkan risiko.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya sendiri cukup sering melewati jalur ini dari Gombong menuju Purwokerto. Memang lebih cepat. Memang menghemat waktu. Tapi jalan di Indonesia tak selalu mulus. Kontur naik-turun dan tikungan tajam bukan sekadar variasi pemandangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Turunan Muria bukan sekadar potongan jalan. Ia sudah lama menjadi pengingat bahwa infrastruktur bukan hanya soal aspal dan beton, tapi juga soal keberanian mengambil keputusan sebelum korban berikutnya muncul. Karena kalau semua orang sudah tahu jalur ini berbahaya, tapi tak ada langkah berarti, mungkin masalahnya bukan lagi pada turunan itu. Melainkan pada kebiasaan kita yang terlalu sering menunggu kabar duka berikutnya sebagai evaluasi selanjutnya.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Akhmad Alhamdika Nafisarozaq<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jalan-sokawera-kemranjen-banyumas-menggoda-pengendara-sekaligus-berbahaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jalan Sokawera-Kemranjen Banyumas: Jalanan yang \u201cMenggoda\u201d Pengendara dengan Buah Durian, tapi Juga Berbahaya<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalau kamu pernah melintas dari Purwokerto ke arah Kemranjen, atau sebaliknya, ada satu titik yang dianggap jalur maut, yaitu Turunan Muria.<\/p>\n","protected":false},"author":2658,"featured_media":391447,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[32480,32479,8526,32478],"class_list":["post-391406","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-jalur-maut-banyumas","tag-kemranjen-banyumas","tag-purwokerto","tag-turunan-muria"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/391406","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2658"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=391406"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/391406\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":391448,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/391406\/revisions\/391448"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/391447"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=391406"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=391406"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=391406"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}