{"id":389836,"date":"2026-02-06T11:19:38","date_gmt":"2026-02-06T04:19:38","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=389836"},"modified":"2026-02-06T11:19:38","modified_gmt":"2026-02-06T04:19:38","slug":"purworejo-tak-butuh-kemewahan-karena-hidup-aja-pas-pasan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/purworejo-tak-butuh-kemewahan-karena-hidup-aja-pas-pasan\/","title":{"rendered":"Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai orang Purworejo, saya merasa cukup paham dengan pola hidup dan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/purworejo-potensial-tapi-kalah-sama-daerah-plat-aa-lainnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kebiasaan masyarakatnya<\/a>. Dari cara orang makan, nongkrong, sampai menghitung pengeluaran harian.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka, ketika muncul wacana soal restoran atau minuman yang terlalu mewah masuk ke Purworejo, rasanya ada yang kurang pas. Bukan karena saya anti dengan hal baru, tapi karena kondisi ekonomi masyarakatnya memang belum mendukung.<\/span><\/p>\n<h2><b>Orang Purworejo rasional<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Realitasnya, penghasilan warga Purworejo kebanyakan masih pas-pasan. UMR yang terbilang kecil membuat orang harus sangat rasional dalam membelanjakan uang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makan di luar bukan soal gaya hidup, tapi kebutuhan. Kami tidak mencari plating cantik atau menu berbahasa asing, tapi porsi yang mengenyangkan dan harga yang masuk akal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Purworejo, minuman seharga Rp25 sampai Rp30 ribu itu sudah mahal. Bukan karena orangnya pelit, tapi karena dengan uang segitu, seseorang sudah bisa makan nasi lengkap.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka, jangan heran kalau warung bakso, soto, pecel lele, dan angkringan selalu punya tempat. Mereka menjual kejujuran rasa dan keterjangkauan, bukan kemewahan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Fenomena merantau<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Faktor lain yang sering luput dibahas adalah banyaknya warga Purworejo <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jangan-harap-menemukan-kehidupan-selepas-isya-di-purworejo\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">yang merantau<\/a>. Anak mudanya bekerja di Jogja, Semarang, Jakarta, bahkan ke luar pulau.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akibatnya, perputaran uang di dalam daerah jadi terbatas. Yang tinggal kebanyakan orang tua, pekerja lokal, dan keluarga yang hidup sederhana. Pasar untuk makanan dan minuman mahal otomatis jadi sempit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena itu, tempat makan atau minuman yang terlalu fancy di Purworejo sering hanya ramai di awal. Orang datang karena penasaran, ingin mencoba, atau sekadar foto-foto. Setelah itu, pengunjung berkurang perlahan. Bukan karena rasanya jelek, tapi karena sulit dijadikan kebiasaan rutin.<\/span><\/p>\n<h2><b>Purworejo juga bukan kota tujuan wisata utama<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebanyakan orang hanya lewat, mampir sebentar, makan secukupnya, lalu melanjutkan perjalanan. Maka, konsep kuliner mahal tanpa menyesuaikan karakter lokal seringnya tidak bertahan lama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menariknya, ini bukan berarti orang Purworejo anti nongkrong. Banyak juga yang datang ke kafe, tapi pesanannya sederhana. Teh anget, kopi tubruk, atau menu paling murah di daftar. Nongkrong lebih soal ngobrol dan suasana, bukan soal gengsi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama ekonomi masyarakat belum kuat, <a href=\"https:\/\/money.kompas.com\/read\/2025\/01\/03\/081139026\/info-gaji-umr-purworejo-2025-rangking-ke-21-di-jateng\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">UMR masih kecil<\/a>, dan sebagian besar warganya harus mencari penghidupan di luar daerah, makanan dan minuman mewah memang belum jadi kebutuhan di Purworejo. Kesederhanaan justru jadi identitas. Dan sebagai orang Purworejo, menurut saya itu bukan kekurangan, tapi bentuk kejujuran terhadap keadaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Riko Prihandoyo<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><b>BACA JUGA\u00a0<\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/esai\/sisi-kelam-di-balik-wajah-purworejo-yang-tenang-dan-damai\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Sisi Kelam di Balik Wajah Purworejo yang Tenang dan Damai<\/b><\/a><\/p>\n<p class=\"p1\"><b><\/b><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>\u00a0ini\u00a0<\/i><\/a><i>ya.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Realitasnya, penghasilan warga Purworejo masih pas-pasan. UMR yang terbilang kecil membuat orang harus rasional membelanjakan uang.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"author":3072,"featured_media":389907,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[32316,32314,10034,32315,30131],"class_list":["post-389836","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-biaya-hidup-di-purworejo","tag-kota-purworejo","tag-purworejo","tag-umr-purworejo","tag-wisata-purworejo"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/389836","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3072"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=389836"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/389836\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":389909,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/389836\/revisions\/389909"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/389907"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=389836"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=389836"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=389836"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}