{"id":388082,"date":"2026-01-29T13:08:49","date_gmt":"2026-01-29T06:08:49","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=388082"},"modified":"2026-01-29T13:09:44","modified_gmt":"2026-01-29T06:09:44","slug":"bst-batik-solo-trans-memang-nyaman-tapi-nggak-ramah-mahasiswa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/bst-batik-solo-trans-memang-nyaman-tapi-nggak-ramah-mahasiswa\/","title":{"rendered":"Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya ingat pertama kali nyoba naik Batik Solo Trans (BST). Busnya bersih, ber-AC, halte nyaman. Sistem pembayaran pun modern, sudah pakai <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jangan-mau-ditipu-warung-yang-kenakan-biaya-tambahan-qris\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">QRIS<\/a> atau e-money. Ini bukan bus yang berhenti di mana saja sesuka hati sopir. Ini lebih mirip bus kota yang serius dibuat untuk mobilitas warga, bukan sekadar pajangan di brosur pariwisata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Warga Solo atau mahasiswa rantau yang sudah lama pakai BST, mungkin setuju transportasi publik Solo itu nyaman pol. Tapi, di balik kenyamanan itu, ada cerita yang sering nggak tertulis. Penumpang kadang harus melewati drama transit berkali-kali sebelum sampai ke tujuan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Batik Solo Trans memang nyaman<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tadinya Solo itu kota dengan opsi transportasi umum yang sederhana seperti angkot, ojek, atau kendaraan pribadi. Kehadiran Batik Solo Trans seperti jawaban dari kota yang ingin warganya naik bus tanpa mikir soal macet atau parkir. Apalagi, armadanya bersih, sopirnya ramah, dan tarifnya sangat terjangkau sekitar Rp2.000 sekali jalan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Halte-halte BST juga dibuat nyaman. Ada yang jadwal kedatangan terpampang, tempat duduk yang teduh, dan ruang yang cukup buat nunggu bus tanpa kepanasan. Itu nilai plus yang jarang banget kita temukan di sistem angkutan lain di Solo.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, kenyamanan itu bukan berarti lancar tanpa kompromi.<\/span><\/p>\n<h2><b>Transit, transit, transit<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berapa kali saya harus transit untuk pergi dari kos ke kampus? Tiga. Tiga kali. Dan itu bukan eksagerasi. Rute BST secara garis besar mungkin sudah menjangkau banyak titik penting. Titik-titik seperti <a href=\"https:\/\/adisumarmo-airport.com\/id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bandara Adi Soemarmo<\/a>, Terminal Palur, Terminal Kartasura, sampai Solo Baru bahkan Bekonang dilewati. Namun, kalau tujuannya bukan di koridor utama, kamu akan sangat akrab dengan kata \u201ctransfer\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, kos saya di daerah selatan Solo (bukan di koridor utama) ke kampus di utara Solo. Rute langsung nggak ada. Jadinya saya harus turun di halte koridor utama, nunggu bus feeder, lalu pindah bus lagi untuk menjangkau jalan kampus yang kemudian harus jalan kaki lagi sedikit. Kalau salah sambung atau telat beberapa menit, jadwal transit itu bisa makin bikin stres.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita sering dengar istilah \u201cBST punya 12 koridor utama dan feeder\u201d, tapi integrasinya kadang masih belum mulus kalau dipakai buat mobilitas kampus harian bukan sekadar jalan-jalan atau ke terminal besar.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/aturan-tidak-tertulis-ketika-naik-batik-solo-trans\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Baca juga Aturan Tidak Tertulis Ketika Naik Batik Solo Trans agar Selamat dari Semprotan Supir.<\/span><\/i><\/a><\/p>\n<h2><b>Jam operasional <\/b><b>Batik Solo Trans <\/b><b>nggak ramah mahasiswa dan pekerja<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain soal rute, jam operasional pun pernah bikin kita geleng kepala. Beberapa koridor sempat dipangkas jam layanannya hanya sampai sore, padahal mahasiswa atau pekerja kadang pulang seusai jam kuliah atau kerja. Jadwal seperti ini membuat <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-hal-bikin-mahasiswa-semarang-iri-sama-mahasiswa-solo\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mahasiswa<\/a> yang kuliah sampai sore kelasnya mesti cari alternatif lain yang otomatis nambah biaya transport atau menyulitkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara koridor lain tetap jalan sampai jam malam, usaha itu memang patut diapresiasi. Tapi, ketidakseragaman jam layanan menunjukkan bahwa sistem ini belum benar-benar user-centered. Terutama buat mereka yang rutinitasnya terikat jam kuliah dan kerja.<\/span><\/p>\n<h2><b>Headway cukup, tapi harus tepat waktu<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau soal jarak kedatangan bus di setiap halte, info yang pernah saya baca menyebut headway antara 10 sampai 15 menit itu relatif baik untuk bus kota. Tapi, ketika kamu harus transit tiga kali di satu perjalanan, headway tadi yang terasa tidak istimewa. Apalagi kalau salah satu armada ada yang terlambat, bisa jadi drama perjalanan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/batik-solo-trans-bukti-kota-solo-nggak-bisa-dipandang-sepele\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Baca juga Batik Solo Trans, Bukti Kota Solo Nggak Bisa Dipandang Sepele<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya bukan penentang transportasi publik Solo. Justru sebaliknya, saya malah bersyukur Solo punya BST yang murah dan fasilitas memadai. Ini bukti kalau kota sebesar Solo juga bisa serius memikirkan solusi transportasi massa, bukan sekadar menyerahkan semuanya ke kendaraan pribadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, kenyamanan fisik seperti bus ber-AC dan halte teduh saja tidak cukup kalau sistem rute dan integrasinya masih membuat penumpang transit bekali-kali untuk sekadar pergi dari titik A ke B sehari-hari. Jalan kampung yang kecil memang jadi tantangan desain sistem bus, dan demand matematika rute di kota kecil itu jauh berbeda dari kota besar dengan pola mobilitas yang lebih padat. Namun, bukan berarti kita tidak boleh ngeluh soal hal ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Alifia Putri Nur Rochmah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/trans-jogja-perlu-banyak-belajar-dari-batik-solo-trans\/\"><b><i>Trans Jogja Perlu Banyak Belajar dari Batik Solo Trans Supaya Semakin Nyaman.<\/i><\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Batik Solo Trans memang nyaman, tapi ada beberapa kekurangan yang membuatnya nggak ramah untuk mahasiswa sepertijam operasional dan rutenya. <\/p>\n","protected":false},"author":2984,"featured_media":388151,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[16514,3792,32199,2284],"class_list":["post-388082","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-batik-solo-trans","tag-bts","tag-bus-solo","tag-solo"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/388082","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2984"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=388082"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/388082\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":388152,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/388082\/revisions\/388152"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/388151"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=388082"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=388082"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=388082"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}