{"id":386267,"date":"2026-01-19T10:00:08","date_gmt":"2026-01-19T03:00:08","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=386267"},"modified":"2026-01-18T20:25:32","modified_gmt":"2026-01-18T13:25:32","slug":"alasan-mitsubishi-outlander-sport-tidak-pantas-disuntik-mati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/alasan-mitsubishi-outlander-sport-tidak-pantas-disuntik-mati\/","title":{"rendered":"3 Alasan Mitsubishi Outlander Sport Tidak Pantas Disuntik Mati dan Harus Diproduksi Kembali"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau ditanya tentang mobil apa yang sampai sekarang saya idam-idamkan, saya mungkin bisa memberikan beberapa jawaban, beberapa jenis mobil. Dan, di antara beberapa jenis mobil itu, urutan teratas jatuh pada mobil Mitsubishi Outlander Sport. Sudah sejak lama saya mengidamkan mobil ini, berharap bahwa suatu saat saya bisa memilikinya, meskipun entah kapan itu akan terjadi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, impian saya untuk memiliki mobil Mitsubishi Outlander Sport ini perlahan luntur, dan mungkin akan sirna. Sebab mobil ini sudah berhenti diproduksi dan dijual di Indonesia sejak 2021 karena sepi peminat. Kalaupun ada yang masih beredar, pastinya adalah <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mobil-bekas-di-bawah-100-juta-yang-sebaiknya-nggak-dibeli-pemula\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mobil bekas<\/a> yang mungkin kilometernya sudah tinggi, yang entah sudah berapa kali turun mesin, dan entah sudah dipakai petualangan ke mana saja. Nggak asik kalau beli mobil yang udah begitu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada perasaan sedih ketika mendengar kabar bahwa Mitsubishi menghentikan produksi dan penjualan Outlander Sport di Indonesia. Bahkan, semua varian Outlander Sport, termasuk yang PHEV (<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Plug in Hybrid Electric Vehicle<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">) juga sudah distop. Saya sedih sebab peluang saya untuk mempunyai mobil ini seakan sudah tertutup rapat. Bukannya saya nggak mau beli yang bekas, cuma kayaknya akan asyik kalau beli yang baru, dan kemungkinan itu saat ini masih tertutup.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain sedih, saya juga heran mengapa Mitsubishi Outlander Sport ini berhenti diproduksi dan dijual. Padahal mobil ini itu cakep banget. Secara bodi dan desain, Outlander Sport ini punya bodi dan desain yang paling sporty, paling futuristik, namun nggak norak dan kebanyakan ini itu. Ukurannya nggak besar, tapi tetap kelihatan gagah gitu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu mengaopa, saya punya harapan agar Mitsubishi mau mempertimbangkan untuk memproduksi kembali mobil ini. Selain alasan desain, yang akan jelaskan lagi lebih lanjut, saya punya beberapa alasan lain.<\/span><\/p>\n<p><em><strong><a href=\"https:\/\/mojok.co\/otomojok\/mitsubishi-l300-simbol-maskulinitas-pemutar-ekonomi-bangsa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Baca juga Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas Abadi yang Menolak Fitur Keselamatan demi Memutar Ekonomi Bangsa<\/a>.<\/strong><\/em><\/p>\n<h2><b>Belum ada <\/b><b>SUV <\/b><b>compact\/crossover<\/b> <b>yang desainnya secakep Outlander Sport<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kalian lihat gimana tampang Mitsubishi Outlander Sport, kalian pasti akan ngomong atau setidaknya mbatin<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> \u201cMobil ini bagus, ya.\u201d Dari kacamata saya, desain mobil ini sempurna banget buat kelas mobil <\/span><a href=\"https:\/\/setirkanan.co.id\/article\/compact-suv\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">SUV <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">compact\/crossover 5-seater<\/span><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Seperti yang saya bilang di atas, mobil ini sporty, elegan, dan nggak neko-neko. Nggak ada desain atau detail-detail yang aneh-aneh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Coba saja bandingkan dengan mobil <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">SUV c<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ompact\/crossover<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">yang masih beredar di pasaran sekarang. Coba bandingkan dengan Raize, Rocky, Yaris Cross, atau bahkan dengan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/honda-hrv-mobil-keren-yang-dihujat-kaum-mendang-mending\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">HR-V<\/a>. Saya berani bilang bahwa desain Outlander Sport masih lebih unggul dibanding mobil <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">SUV <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">compact\/crossover lainnya yang sudah saya sebut. Dan setidaknya sejak Outlander Sport pergi dari gelanggang, saya kira belum ada mobil <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">SUV <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">compact\/crossover yang desainnya secakep dan setampan Outlander Sport.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin ini subjektif, tapi mobil <\/span>SUV compact\/crossover 5-seater <span style=\"font-weight: 400;\">apa coba yang desainnya lebih baik ketimbang Outlander Sport. Nggak ada, kan?<\/span><\/p>\n<h2><b>Muncul terlalu cepat, dan sekarang pasar sudah lebih siap menerimanya<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mengulik soal Outlander Sport dan mengapa akhirnya mobil ini berhenti produksi, saya bisa menyimpulkan bahwa Outlander Sport ini muncul terlalu cepat. Kemunculan Outlander Sport ini rasanya berada di waktu yang kurang pas, ketika orang-orang belum siap dengan apa-apa yang ditawarkan oleh Mitsubishi melalui Outlander Sport.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mitsubishi Outlander Sport ini bisa dibilang pas di segala sisi. Desainnya paripurna. Mesinnya cukup tangguh, performanya maksimal, dan tentunya kualitasnya nggak main-main. Nggak ada yang dilebih-lebihkan. Sayangnya, saat itu pasar (baca: masyarakat) punya selera yang hiperbolik. Pasar pengennya <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mobil-suv-bermodal-make-up-memang-sedang-ngetren\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mobil <\/a><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">SUV <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">compact\/crossover 5-seater<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">yang \u201cwah\u201d, yang mencolok, yang pokoknya bikin orang di jalan nengok. Outlander Sport nggak main yang begitu saat itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, sekarang eranya sudah berbeda. Sekarang pasar sudah nggak butuh lagi sesuatu yang \u201cwah\u201d. Pasar sudah nggak mau lagi mobil-mobil yang hiperbolik, yang neko-neko. Maka dari itu, ini adalah waktu yang tepat buat Mitsubishi untuk memproduksi dan menjual kembali Outlander Sport ke pasar. Saya yakin ini adalah waktu yang tepat, dan pasar pasti sudah bisa menerimanya.<\/span><\/p>\n<p><em><strong><a href=\"https:\/\/mojok.co\/pojokan\/toyota-fortuner-mobil-yang-saya-harap-lenyap-dari-jalanan-jogja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Baca juga Fortuner dan Pajero Dibuat untuk Menjadi SUV Terbaik di Segala Medan, tapi Pengendara Goblok Merusak Citra Keduanya.<\/a><\/strong><\/em><\/p>\n<h2><b>Punya peminat yang masih cukup fanatik<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oke, alasan mengapa Mitsubishi menyetop produksi dan penjualan Outlander Sport adalah karena sepi peminat. Tapi, meskipun dibilang sepi peminat, saya punya keyakinan yang tinggi bahwa Outlander Sport ini masih punya tempat di hati pasar, di hati masyarakat. Dalam bahasa yang lebih sederhana, Mitsubishi Outlander Sport ini sebenarnya punya peminat yang masih cukup fanatik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya melihatnya dari beberapa forum jual beli mobil di berbagai platform. Ketika ada Outlander Sport dijual, lakunya cukup cepat, alias banyak banget yang masih pengin punya mobil ini. Bahkan, saya pernah menemukan beberapa (cukup banyak) orang di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/panduan-ringan-membeli-mobil-bekas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">forum jual-beli mobil<\/a> yang sampai menanyakan apakah ada yang jual mobil ini. Selain itu, harganya juga masih cukup bagus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari pandangan ini, dan juga diperkuat dari dua poin sebelumnya, saya cukup yakin bahwa kalau saja Mitsubishi Outlander Sport kembali dirilis, nasibnya pasti akan berbeda dengan sebelumnya. Outlander Sport akan lebih diminati, lebih laku. Apalagi Outlander Sport sudah punya penggemar yang cukup fanatik. Ini bisa jadi modal yang bagus untuk mempertimbangkan produksi dan penjualan kembali Outlander Sport.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, sekarang buat Mitsubishi, dari ketiga penjelasan dan alasan saya di atas, apakah kalian nggak mau mempertimbangkan kembali buat memproduksi dan menjual lagi Outlander Sport? Nggak mau coba dulu? Tes tes pasar dulu, lah, hehehe.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Iqbal AR<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/6-warna-yang-dibenci-tukang-bengkel-cat-mobil-karena-sulit\/\"><b><i>6 Warna yang Dibenci Tukang Bengkel Cat Mobil karena Susah dan Ribet<\/i><\/b><\/a><b><i>.<\/i><\/b><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mitsubishi Outlander Sport harus diproduksi lagi karena desainnya cakep, punya fans fanatik, dan pasar sekarang lebih siap menerimanya. <\/p>\n","protected":false},"author":75,"featured_media":386275,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[12903],"tags":[4070,32009,32010,5417,32011],"class_list":["post-386267","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-otomotif","tag-mitsubishi","tag-mitsubishi-outlander-sport","tag-outlander-sport","tag-suv","tag-suv-compact-crossover"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/386267","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/75"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=386267"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/386267\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":386276,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/386267\/revisions\/386276"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/386275"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=386267"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=386267"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=386267"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}