{"id":3851,"date":"2019-06-15T15:30:47","date_gmt":"2019-06-15T08:30:47","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=3851"},"modified":"2022-01-17T12:59:32","modified_gmt":"2022-01-17T05:59:32","slug":"mudik-lebaran-yang-menyisakan-sunyi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mudik-lebaran-yang-menyisakan-sunyi\/","title":{"rendered":"Mudik Lebaran yang Menyisakan Sunyi"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mudik lebaran adalah obat bagi rindu di dalam hati. Namun hati-hati, setiap obat memiliki efek samping.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Oh tidak, saya tidak bermaksud untuk menjelek-jelekkan lebaran. Sungguhpun sebagai penganut Agama Islam, bagi saya lebaran adalah salah satu momen terindah dari kumpulan tiga ratus enam puluh lima hari (atau enam, terkadang), yang lebih sering menyebalkan. Apalagi, kalau hidup di kota besar yang pengap dan tanpa basa-basi seperti Jakarta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya tidak heran kalau banyak orang yang berbondong-bondong memesan tiket mudik jauh-jauh hari, padahal THR juga baru turun beberapa waktu sebelum Idulfitri tiba. Tentu saja, momen yang tidak selalu datang ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, bagi Anda yang merantau dan memutuskan untuk mudik lebaran, mungkin Anda sering lupa bahwa kebahagiaan saat lebaran akan berganti menjadi kehampaan saat pulang. Apalagi kalau kena jebakan macet belasan jam di perjalanan pulang. Rasanya seperti kena musim dingin beku setelah sebelumnya menikmati matahari Canggu sepaket dengan vila mewah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, efek samping dari mudik lebaran adalah kesunyian yang menyebabkan hati beku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa hari sebelum mudik lebaran, rasanya menyelesaikan pekerjaan adalah hal mudah. Lembur? Sikat! Demi hari-hari cuti lebaran tanpa omelan bos dan gangguan email kantor. Lagipula, tubuh manusia punya kemampuan adaptasi yang keren sekali. Dalam keadaan paling ekstrem sekalipun, tubuh bisa bertahan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam perjalanan mudik, hidup rasanya penuh dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">soundtrack <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dari berbagai film. Seperti itu, lho, seperti keadaan Tom Hansen waktu lagi gila-gilanya sama Summer Finn salam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">500 Days of Summer. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Di tengah tol atau di atas ketinggian puluhan ribu kaki, rasanya seperti mendengar suara burung di sela-sela mesin dan kita pun jadi ingin menari mengikuti kicauan indah itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada saat berada di kampung halaman, hidup jadi lebih indah lagi beberapa kali lipat, ditambah THR yang ada di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mobile banking <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan juga dompet. Mau jajan es serut? Ayo! Mau beli bakso sekeluarga? Waralabanya dibeli sekalian kalau bisa. Toh juga ada uang THR ini. Satu kali gaji. Khusus PNS, masih bakal ada harapan gaji ke-tiga belas sepulang mudik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Intinya, bagi sebagian besar orang, momen mudik adalah momen yang begitu menggembirakan. Ini sesuatu yang sungguh menghipnotis, membuat kita mendadak lupa sama presentasi kantor, teman yang menyebalkan, debat capres yang umurnya sepanjang dunia, dan harga popok yang kembali ke normal. Saat mudik, kita layaknya anak-anak kecil yang menemukan wahana bermain layaknya Dunia Fantasi atau Lollipop. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan, kita lupa bahwa semua hal, kebahagiaan ataupun kesedihan, memiliki akhir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sampailah kita pada saat di mana kita harus pulang. Kembali ke realita. Kemudian, kita teringat kalau lusa, akan ada rapat. Kalau lusa, uang tinggal sedikit. Sudah habis untuk jajan-jajan bakso atau buat beli kue kering. Gajian? Jelas masih lama. Itulah alasan kenapa banyak pusat perbelanjaan sepi setelah lebaran usai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka, para alumni mudik lebaran memang hendaknya tak cuma mempersiapkan cadangan uang, tetapi juga mental saat menghadapi mudik lebaran yang usai. Menyadari bahwa tidak ada kebahagiaan yang sempurna, seperti layaknya keputusasaan, kalau kata Haruki Murakami. Memahami kalau hidup itu ya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">begini. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Hidup itu bisa menyebalkan ataupun menyenangkan, tentu tergantung persepsi kita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita lupa kalau yang membuat kita bisa mudik asyik, adalah usaha keras kita di rantau. Kita lupa dengan alasan awal mengapa kita merantau, entah untuk mencari penghasilan yang baik, ingin berkembang, atau jenuh dengan kampung halaman. <a href=\"https:\/\/mojok.co\/rbn\/esai\/habis-pemilu-terbitlah-manusia-manusia-gagal-move-on\/\">Kita sulit <\/a><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/mojok.co\/rbn\/esai\/habis-pemilu-terbitlah-manusia-manusia-gagal-move-on\/\">move on<\/a>, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan menyakiti diri kita sendiri di rantau dengan kesunyian. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menghitung hari demi hari menuju mudik lebaran tahun depan yang tentu saja masih lama. Kesal dengan teman sekantor, lantas membanding-bandingkannya dengan teman sekolah dulu. Jenuh dengan tetangga di rantau, rindu kumpul alumni di kampung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mudik memang indah, seindah wahana-wahana taman bermain. Namun hendaklah kita ingat bahwa, segala hal menjadi indah lantaran kita punya batas waktu untuk menikmatinya. Dan keindahan itu tentu saja, hasil usaha keras kita di hari-hari biasa yang penuh dengan rasa sepi dan <a href=\"https:\/\/www.kompasiana.com\/ydanugrahbayu\/54f35b6f7455137f2b6c723d\/kebahagiaan-sisyphus\">absurditas ala Sisyphus<\/a> itu, bukan?<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mudik lebaran adalah obat bagi rindu di hati. Namun hati-hati, setiap obat memiliki efek samping.\u00a0Saya tidak bermaksud untuk menjelek-jelekkan lebaran.<\/p>\n","protected":false},"author":54,"featured_media":3885,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13080],"tags":[865,383,992,593],"class_list":["post-3851","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-personality","tag-arus-balik","tag-curhat","tag-cuti-lebaran","tag-mudik-lebaran"],"modified_by":"Ibil S Widodo","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3851","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/54"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3851"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3851\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3885"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3851"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3851"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3851"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}