{"id":383712,"date":"2026-01-07T10:35:59","date_gmt":"2026-01-07T03:35:59","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=383712"},"modified":"2026-01-07T10:35:59","modified_gmt":"2026-01-07T03:35:59","slug":"pengalaman-tertipu-beli-durian-di-wonosalam-jombang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pengalaman-tertipu-beli-durian-di-wonosalam-jombang\/","title":{"rendered":"Pengalaman Tertipu Beli Durian di Wonosalam, Pusatnya \u201cRaja Buah\u201d di Jombang"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai pencinta Durian, Wonosalam Jombang jadi salah satu tempat yang paling ingin saya kunjungi. Daerah yang berada di kaki <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Gunung_Anjasmoro\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Gunung Anjasmoro<\/a> ini terkenal akan duriannya. Bahkan, di Wonosalam ada festival durian yang digelar tiap tahun.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya dan istri akhirnya memutuskan motoran ke sana. Perjalanan berburu Raja Buah begitu menyenangkan karena udara sejuk dan pemandangan pegunungan yang indah. Selama perjalanan saya degdegan karena keinginan mampir ke Wonosalam akhirnya terwujud.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Ekspektasi terhadap durian Wonosalam Jombang yang terlalu tinggi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jujur saja, saya nggak punya bayangan seperti apa Wonosalam itu. Saya kira bakal ada semacam sentra durian, kios rapi, atau minimal lapak yang terlihat niat. Ternyata, toko duriannya cuma di pinggir jalan berjejer. Warung-warungnya nggak jelek, tapi tidak tampak meyakinkan juga.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya masih berpikir positif. Namanya juga daerah <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mengenang-kedung-cinet-jombang-yang-tutup-karena-kerap-makan-korban\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">wisata alam<\/a>, mungkin memang konsepnya begitu. Saya berhenti di salah satu lapak. Lihat durian, pegang, cium. Lalu mulai terbuai dengan kata-kata sang penjual.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cIni montong lokal, Mas,\u201d kata penjual. Saya mangut-mangut. Dijelaskan lagi kalau dagingnya memang agak keset. Saya mikir, ya mungkin karakter montong lokal Wonosalam begitu. Harganya? Dua kali lipat durian pinggir jalan di daerah saya. Tapi dalam hati saya masih bisa menerima. Saya merasa, \u201cYa mungkin memang segitu harga durian enak.\u201d Saya akhirnya beli.<\/span><\/p>\n<h2><b>Saat durian dibuka, isinya penuh kecewa<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya tak menunggu lama, langsung saya coba. Iya, begitu durian \u201cdeal\u201d, langsung dibuka dan dicoba. Sialnya, yang terasa justru kecewa. Bukan karena rasanya pahit. Bukan pula karena busuk. Tapi jelas terasa seperti belum matang. Rasanya tanggung. Dagingnya nggak legit. Nggak lumer. Tidak ada vibe durian enak pada umumnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di situ saya mulai mencerna ucapan si penjual. Istilah durian \u201cmontong lokal\u201d yang dijajakan penjual Wonosalam itu sebenarnya apa? Maksud saya, bukankah montong ya montong. Lokal ya lokal. Nggak ada istilah montong lokal. Menurut keyakinan saya, itu cuma permainan kata agar terdengar meyakinkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan, di titik itu saya sadar, saya ketipu. Bukan karena saya nggak ngerti durian sama sekali, tapi karena saya terlalu percaya pada romantisisme semu. Nama Wonosalam terlalu besar di bayangan saya, sampai saya lupa pakai logika.<\/span><\/p>\n<h2><b>Bukan soal untung, tapi soal cara<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya paham betul, namanya <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tuntutan-harga-teman-yang-menyebalkan-dari-orang-sekitar-saat-berjualan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">jualan memang cari untung<\/a>. Itu normal. Tapi, mengambil keuntung dengan cara menipu itu bukan sesuatu yang perlu dibenarkan. Apalagi ketika yang dijual bukan sekadar durian, tapi nama daerah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wonosalam Jombang dan durian itu sudah seperti satu paket. Ibarat Jogja dengan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/pojokan\/bakpia-jogja-yang-bikin-kecewa-pikir-dua-kali-sebelum-beli\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bakpia<\/a> atau Lamongan dengan Soto. Sudah menjadi ciri khas yang seharusnya dijaga kualitasnya. Sebab, ketika orang datang jauh-jauh, lalu pulang dengan rasa kecewa, yang rusak bukan cuma kepercayaan pembeli, tapi juga reputasi daerah itu sendiri. Iya, sebuah ironi ketika ada yang membeli durian dan tertipu justru di \u201csumber\u201d durian itu berasal. Tempat yang seharusnya paling aman untuk mendapatkan kualitas dengan harga yang terjangkau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya yakin ada banyak penjual di Wonosalam yang jujur. Mungkin saya memang sedang sial saja. Namun, saya hal yang saya pelajari adalah romantisisme itu kadang berbahaya. Iya, terlalu percaya pada nama dan cerita kadang membuat kita lupa bahwa tidak semua yang dijual di tempat asalnya otomatis jujur dan berkualitas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya nggak benci Wonosalam. Saya masih menikmati perjalanannya. Tapi soal durian, saya kapok percaya mentah-mentah. Lain kali, mungkin saya akan lebih banyak menawar. Atau lebih baik beli di tempat yang memang sudah saya kenal. Karena ternyata, perjalanan jauh dan nama besar tidak selalu menjamin rasa yang sepadan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: M. Afiqul Adib<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/air-terjun-tretes-wonosalam-bukti-jombang-nggak-miskin-wisata\/\"><b><i>Air Terjun Tretes Wonosalam, Bukti Jombang Nggak Miskin Wisata Alam<\/i><\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\">b ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selain daerah wisata, Wonosalam Jombang terkenal akan duriannya. Namun, pembeli perlu berhati-hati karena tidak semua durian yang dijual enak. <\/p>\n","protected":false},"author":580,"featured_media":383862,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[3356,14216,31825,30929,31162],"class_list":["post-383712","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-durian","tag-jombang","tag-raja-buah","tag-wonosalam","tag-wonosalam-jombang"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/383712","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/580"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=383712"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/383712\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/383862"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=383712"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=383712"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=383712"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}