{"id":383454,"date":"2026-01-06T11:44:02","date_gmt":"2026-01-06T04:44:02","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=383454"},"modified":"2026-01-06T11:44:03","modified_gmt":"2026-01-06T04:44:03","slug":"punya-nama-acep-saepulloh-menderita-karena-sering-diejek","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/punya-nama-acep-saepulloh-menderita-karena-sering-diejek\/","title":{"rendered":"Muak 30 Tahun Menyandang Nama Acep Saepulloh karena Sering Diejek \u201cAbdi Kasep Sumpah Demi Allah\u201d"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menyandang nama Acep Saepulloh di era sekarang ini susah-susah gampang. Sangat terlihat saya berasal dari generasi lawas. Tengok saja nama <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/alasan-banyak-nama-anak-zaman-sekarang-semakin-rumit\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">anak-anak zaman sekarang<\/a>, kalau nggak kebarat-baratan ya kearab-araban. Pokoknya nama-nama yang susah dieja. Sangat jarang yang dipanggil Acep atau nama-nama jadul lain.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain terlihat jadul, ada banyak keluh kesah lain menyandang nama Acep. Ini catatan keluh kesah saya selama 30 tahun menyandang nama Acep Saepulloh.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Sering diejek &#8220;abdi kasep sumpah demi Allah&#8221;\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya sering diledekin &#8220;abdi Kasep sumpah demi Allah&#8221;. Kata-kata itu kalau disingkat terdengar seperti nama lengkap saya, Acep Saepulloh. Sebenarnya artinya baik, kalau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia \u201csaya ganteng sumpah demi Allah\u201d. Hanya saja, kata-kata itu terdengar menggelikan dan mengesalkan kalau disebutkan berkali-kali.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayangkan saja dari pertama kali masuk SD, ledekan itu sudah pertama kali saya terima, berlanjut ke jenjang SMP sampai ke jenjang SMK. Apakah ledekan &#8220;Abdi Kasep Sumpah Demi Allah&#8221; ini sudah selesai menimpa saya ketika sudah lulus sekolah? Jawabannya tentu tidak, kawan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di tongkrongan maupun saat pertama kali kerja di tempat baru, saya tetap sering diledekin &#8220;abdi kasep sumpah demi Allah&#8221;. Ledekan ini biasanya datang dari orang-orang yang tahu betul makna nama lengkap saya. Kebanyakan sih sesama <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/aksen-paling-indah-di-indonesia-dimiliki-oleh-orang-sunda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">orang Sunda<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalian masih mengira ledekan nama itu biasa saja? Coba banyakan situasi seperti ini, setiap memperkenalkan diri ada saja yang nyeletuk &#8220;abdi kasep sumpah demi Allah&#8221;, seperti di bawah ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat pagi teman-teman. Perkenalan nama saya Acep Saepulloh, bisa dipanggil Acep saja.&#8221; Belum selesai memperkenalkan diri, orang Sunda yang terkenal suka heureuy tiba-tiba nyeletuk, &#8220;Acep Saepulloh, abdi Kasep sumpah demi Allah.&#8221; Teman-teman lain yang baru saya kenal langsung riuh tertawa, dengan ledekan ditujukan kepada nama lengkap saya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernah suatu ketika, saat saya pertama membuat KTP maupun SIM. Saya pun tetap diledek juga oleh petugas kelurahan dan pihak kepolisian yang mengurus berkas. Mereka langsung nyeletuk, &#8220;abdi kasep sumpah demi Allah&#8221;.<\/span><\/p>\n<h2><b>Arti nama Acep Saepulloh<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena muak dengan ledekan tersebut, saya mencoba mencari tahu arti dari nama Acep Saepulloh. Sayang, orang tua saya sudah tiada, satu-satunya jalan mencari arti nama ini dengan bertanya dari <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/google-yang-serba-tahu-dan-kemalasan-manusia-untuk-berpikir\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mesin pencari Google<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut berbagai sumber di Google, nama Acep Saepulloh sempat jadi primadona di Tatar Sunda. Orang tua di Jawa Barat berlomba-lomba menamakan anak laki-laki mereka Acep, yang berasal dari kata \u201ckasep\u201d dalam bahasa Sunda, artinya tampan, gagah, atau berwibawa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan nama \u201cSaepulloh\u201d adalah bentuk kata yang telah disesuaikan ke lidah Sunda dari <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/impulsif-kuliah-pendidikan-bahasa-arab-merana-sampai-lulus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bahasa Arab<\/a> \u201cSaifullah\u201d. Ya, maklum, orang Sunda kan terkenal selalu kesulitan mengucapkan huruf \u201cf\u201d, jadilah nama itu disesuaikan dengan lidah lokal orang Sunda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Arti Saifullah adalah pedang Allah. Kata itu terinspirasi dari gelar kehormatan yang diberikan Nabi Muhammad kepada sahabat yang bernama <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Khalid_bin_Walid\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Khalid bin Walid<\/a>, seorang komandan militer dalam sejarah Islam yang terkenal sangat overpower.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walau sering jadi \u201cbahan empuk\u201d ejekan banyak orang, saya tidak berniat untuk menggantinya dengan nama lain. Bukan karena urusan administrasinya yang rumit, nama ini malah jadi kebanggaan bagi saya sebagai Urang Sunda Asli (USA). Ditambah lagi, nama ini jadi semacam doa dari kedua orang tua saya supaya anaknya kelak tumbuh menjadi pribadi yang menawan, gagah, perkasa dan penuh karisma sesuai dengan arti namanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Acep Saepulloh<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-alasan-nama-agus-nggak-bakal-punah-dari-muka-bumi\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">4 Alasan Nama Agus Nggak Bakal Punah dari Muka Bumi<\/span><\/i><\/a><b>.<\/b><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nama Acep Saepulloh sering diejek &#8220;abdi kasep sumpah demi Allah&#8221;, padahal nama ini punya makna yang baik dan dalam.<\/p>\n","protected":false},"author":2577,"featured_media":383576,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[13078],"tags":[31806,31805,1529,31807,5859,1152],"class_list":["post-383454","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gaya-hidup","tag-acep","tag-acep-saepulloh","tag-nama","tag-nama-acep","tag-nama-jadul","tag-sunda"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/383454","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2577"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=383454"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/383454\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/383576"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=383454"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=383454"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=383454"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}