{"id":383432,"date":"2026-01-06T11:02:25","date_gmt":"2026-01-06T04:02:25","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=383432"},"modified":"2026-01-06T11:02:25","modified_gmt":"2026-01-06T04:02:25","slug":"lampu-merah-di-persimpangan-purawisata-jogja-itu-konyol","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/lampu-merah-di-persimpangan-purawisata-jogja-itu-konyol\/","title":{"rendered":"Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya aslinya sudah berdamai dengan kondisi Jogja yang semakin macet dan nominal gajinya yang segitu-segitu saja. Namun, saat mendengar pemerintah tiba-tiba memasang lampu merah di Simpang Purawisata Jogja, saya jelas nggak bisa tinggal diam!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejatinya, saya terhitung kerap melintas di sini, tapi baru sekali saya merasakan lampu merah di simpang Purawisata ini beroperasi. Dan, meski baru sekali merasakan hal tersebut, saya sudah mengetahui harus merespons dengan apa, ya betul, marah-marah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya bahkan nggak bisa menebak skenario apa yang sejatinya muncul di kepala pemerintah Jogja saat mengusulkan ide tersebut. Memasang lampu merah di simpang Purawisata saat akhir tahun jelas keputusan konyol.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengapa saya bisa bilang begitu? Berikut saya rangkum alasannya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Gambaran situasi persimpangan Purawisata Jogja<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya, saya rasa perlu untuk menggambarkan situasi persimpangan ini saat hari-hari normal. Ya, ruas jalan ini terbilang ramai dan kerap dilanda kemacetan. Pasalnya, setelah penutupan Plengkung Gading untuk renovasi, banyak pengendara yang terpaksa harus melalui jalan ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ruas jalannya, sih besar, tapi penuh juga dengan jajaran bank, toko grosir, minimarket, kantor pemerintahan hingga sekolah. Belum lagi kalau menengok pola wisata yang terpusat, dekat Nol Kilometer, Malioboro, Alun-alun Utara dan Alun-alun Selatan, Sentra Wisata Gudeg, benar-benar padat kan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka, mungkin saja maksud pemasangan lampu merah di persimpangan Purawisata ini adalah upaya untuk mengurai kemacetan. Sayangnya, menurut saya, tidak berjalan lancar.<\/span><\/p>\n<h2><b>Berada di samping tempat pembuangan sampah<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya paham kalau Jogja itu darurat sampah, itu isu lama yang sampai sekarang rasanya belum kelar sampai di akar. Namun, kok bisa, dengan isu sampah yang terus mengudara, pemerintah malah memasang lampu merah di samping tempat pembuangan sampah?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal, sebelumnya pemerintah sudah memasang lampu merah di Simpang Empat Tamansari yang juga dekat dengan tempat pembuangan sampah. Ini kesannya jadi kayak kurang belajar dari pengalaman gitu, lho. Atau malah sebenarnya ini, tuh malah mau dijadikan objek wisata?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mirisnya, beberapa pengendara turut mengeluhkan durasi lampu merah Purawisata yang terbilang lama. Ya, pokoknya dilihat dari segi mana pun, kurang etislah!<\/span><\/p>\n<h2><b>Bikin macet, padahal relawan sudah ada<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun ruas jalannya padat, saya nggak pernah menemui kesulitan yang berarti ketika harus menyeberang jalan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pasalnya di sini selalu ada relawan yang berjaga di jam-jam sibuk untuk membantu pengendara menyeberang. Jadi, ya tanpa lampu merah pun sebenarnya semua lancar-lancar saja, kok.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Toh, sebenarnya, upaya mengurai kemacetan nggak harus selalu dengan opsi pengadaan lampu merah. Sebab, kenyataannya, lampu merah di persimpangan ini malah bikin kemacetan jadi lebih terpusat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, saudara saya yang tinggal di sekitar sini turut mengeluhkan terjebak macet padahal dia baru saja keluar rumah.<\/span><\/p>\n<h2><b>Rawan kecelakaan di Purawisata Jogja<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal terakhir adalah rawan kecelakaan. Saya perlu akui bahwa banyak pengendara cenderung terus tancap gas setelah berhasil lolos dari lampu merah di Simpang Tiga <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Gondomanan,_Yogyakarta\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Gondomanan<\/a> yang kerap bikin kepala nyut-nyutan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika lampu merah ini dipasang, alhasil banyak pengendara yang kagok karena harus tiba-tiba berhenti, termasuk saya. Lha wong biasanya bisa langsung tancap gas saja sampai ketemu lampu merah Jokteng Wetan. Makanya, amit-amit, deh jangan sampai lokasi ini jadi titik rawan kecelakaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begitulah kira-kira tanggapan saya terhadap kehadiran lampu merah di Simpang Purawisata Jogja ini. Sebenarnya, kami nggak akan banyak protes kalau memang pemasangan ini tepat sasaran, tapi nyatanya banyak yang terus mengeluhkan hal yang sama.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Cindy Gunawan<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-hal-yang-orang-jarang-katakan-soal-berkendara-di-jogja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">3 Hal yang Orang-orang Jarang Katakan Soal Berkendara di Jogja<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saat mendengar pemerintah tiba-tiba memasang lampu merah di Simpang Purawisata Jogja, saya jelas nggak bisa tinggal diam!<\/p>\n","protected":false},"author":1294,"featured_media":383556,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[25878,31803,31804],"class_list":["post-383432","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-gondomanan","tag-lampu-merah-di-jogja","tag-purawisata-jogja"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/383432","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1294"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=383432"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/383432\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/383556"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=383432"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=383432"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=383432"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}