{"id":37341,"date":"2020-04-19T10:40:01","date_gmt":"2020-04-19T03:40:01","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=37341"},"modified":"2020-04-19T10:42:23","modified_gmt":"2020-04-19T03:42:23","slug":"macam-macam-pembeli-warung-dari-cara-mereka-teriak-beliii","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/macam-macam-pembeli-warung-dari-cara-mereka-teriak-beliii\/","title":{"rendered":"Macam-macam Pembeli Warung dari Cara Mereka Teriak &#8220;Beliii&#8221;"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai anak dari pemilik warung kelontong, sudah sangat biasa saya menemui dan menghadapi orang-orang yang mau membeli. Walaupun mereka saya layani sebisa mungkin karena nggak terlalu<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">hafal harga-harga barang di warung ibu. Setidaknya, saya mencoba bantu ibu saya yang sering kerepotan di warung sendirian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Warung ibu saya memang tidak sebesar agen-agen besar di pasar yang melayani ratusan langganan dan setiap hari ada pasokan ratusan sampai ribuan dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sales. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Warung ibu saya cuma warung kecil dan terletak agak ke dalam, tidak terlalu di pinggir jalan raya. Tetapi, berkat warung ini saya bisa kuliah dan belajar banyak hal. Contohnya belajar nulis di Terminal Mojok.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai anak yang taat dan mencoba berbakti kepada ibu, saya kira membantu di warung adalah cara yang paling baik dan mudah sebagai bukti. Bukti saya anak yang berbakti, maksudnya. Walaupun, ya namanya juga ibu-ibu pasti ada saja saya kenal omel karena salah barang atau salah harga. Saya anggap itu belajar saja, walaupun agak jengkel.<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, ibu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mah <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">selalu maklum kalau saya cuma bisa melayani pembeli sebisanya, atau cuma bisa anter galon. Mau bagaimana lagi? Dari kecil saya sudah merantau jauh dan jarang di rumah, alhasil tidak paham banyak harga barang di warung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain membantu ibu, dalam menghadapi pembeli terkadang saya suka iseng mengamati tingkah laku mereka. Ini serius, saya melihat tingkah laku para pembeli dan bagaimana sikap mereka dari cara mereka bicara. Mungkin kalian pikir saya orang yang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">gabut <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan tidak jelas ya? <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mosok <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">orang beli diperhatikan segala, seperti kurang kerjaan saja. Tapi ingatlah, belajar sesuatu itu dari mana saja bisa, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Bro<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kegiatan yang saya lakukan ini bukanlah kegiatan yang berlangsung sebentar, atau pengamatan asal-asalan. Meski hanya riset dan pengamatan sendiri, tapi saya melakukan ini sudah menahun. Terhitung sudah lebih dari lima tahun saya melakukan kegiatan <\/span><del><span style=\"font-weight: 400;\">aneh<\/span><\/del><span style=\"font-weight: 400;\"> bermanfaat ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Baiklah, daripada penasaran dan banyak omong inilah pengamatan saya terhadap para pembeli dari cara mereka mengucapkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">belee <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan tingkah mereka. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Check this out.<\/span><\/i><\/p>\n<h4>Pertama: Bilang &#8220;Beleee<em>&#8220;<\/em> dengan teriak panjaaang dan nyaring<\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau yang satu ini dipastikan hanya anak-anak kecil yang jajan. Palingan, mereka jajan agar-agar W<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ong Coc<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">o<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> atau beli bola seharga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">goceng. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Tingkah lakunya berisik, banyak teriak dan ingus <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">meler <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">lalu dilap dengan bajunya. Serta ada bau bedak dan minyak telon.<\/span><\/p>\n<h4>Kedua: Bilang &#8220;Beleee&#8221; dengan salam, lalu memanggil nama<\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk yang satu ini paling banyak dilakukan oleh para tetangga yang sudah haji, serta sudah akrab dengan ibu saya. Biasanya begini cara manggilnya, &#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Assalamu\u2019alaikum, Bu Alif, beleee (dengan nada berat).&#8221; <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">K<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ira-kira seperti itu cara bicaranya. Biasanya, beli barang sepulang ibadah dari masjid dan masih menggunakan baju koko dan peci takwa.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4>Ketiga: Bilang &#8220;Beleee&#8221; dengan nada yang pelan dan terlihat cemas<\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kelakuan pembeli seperti ini yang menjadi momok semua pemilik warung kelontong dan sembako. Tidak lain dan tidak bukan adalah para pengutang. Saya ulangi, ini adalah para PENGUTANG yang paling sangat dihindari tidak terkecuali oleh ibu saya. Biasanya mereka datang dengan senyum-senyum tipis tapi agak miris, lalu muka memelas sambil usap-usap paha. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Halahhh, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ketahuan sekali orang mau utang itu dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">template <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">mau utang sepertinya sama semua. Bukan apa-apa, tapi orang yang utang suka pura-pura lupa terus saat ditagih lebih galak. Gimana mau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cuan <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pas dagang kalau begitu! Muhasabah diri kalian tukang utang di warung!1111!!<\/span><\/p>\n<h4>Keempat: Bilang &#8220;Beleee&#8221; lalu mengucapkan permisi<\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebanyakan yang mengucapkan permisi atau salam sambil permisi diiringi ucapan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">beleee <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah orang asing. Bukan asli daerah saya, dan orang yang kebetulan sedang lewat atau main di daerah saya. Orang yang seperti ini tidak banyak omong tapi tetap harus diawasi, karena kadang-kadang ada saja yang potensi berperilaku kriminal.<\/span><\/p>\n<h4>Kelima: Tidak ada suara tapi gawai ibu saya berbunyi<\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang terakhir tapi bukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">least, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">biasanya kalau ini sudah sangat sering langganan tapi agak <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">mager <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">karena lumayan jauh. Biasanya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">chat <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">lewat WhatsApp atau SMS. Mentang-mentang kami ada motor dan dorongan galon, jadinya ada saja yang punya alasan buat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">mager<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Hadeuhh,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tapi ya sudah tak apa yang penting masih mau beli. Kadang kalau mengantar barang sampai rumah, suka ditawari makanan, sih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah ya segitu dulu, saya mau anter galon lagi sama gas elpiji.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/nostalgia-6-kebiasaan-masa-kecil-pas-disuruh-ke-warung-sama-ibu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Nostalgia 6 Kebiasaan Masa Kecil Pas Disuruh ke Warung sama Ibu<\/a><\/strong>\u00a0<strong>atau tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/nasrullah-alif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Nasrulloh Alif<\/a>\u00a0lainnya<\/strong>.<\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n<p><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Warung ibu saya memang tidak sebesar agen-agen besar di pasar yang melayani ratusan langganan dan setiap hari ada pasokan ratusan sampai ribuan dari sales.<\/p>\n","protected":false},"author":321,"featured_media":37556,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[2946,6225],"class_list":["post-37341","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-pembeli","tag-warung-kelontong"],"modified_by":"Audian Laili","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37341","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/321"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37341"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37341\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/37556"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37341"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37341"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37341"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}