{"id":372824,"date":"2025-11-15T08:44:08","date_gmt":"2025-11-15T01:44:08","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=372824"},"modified":"2025-11-15T08:44:08","modified_gmt":"2025-11-15T01:44:08","slug":"diejek-karena-kuliah-di-uin-dianggap-aneh-dan-paling-suci","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/diejek-karena-kuliah-di-uin-dianggap-aneh-dan-paling-suci\/","title":{"rendered":"Diejek Karena Kuliah di UIN: Dianggap Harus Selalu Suci dan Paling Agamis Padahal Hanya Mau Kuliah, Bukan Mendaftar Jadi Bidadari"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kuliah di UIN itu kadang rasanya bukan cuma soal pendidikan, tapi juga latihan mental. Soalnya, setiap kali saya bilang <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tidak-menyesal-masuk-uin-jakarta-meski-dianggap-kampus-buangan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kuliah di sana<\/a>, reaksi orang itu kayak saya mau mengajak mereka gabung MLM. Ada perasaan aneh gitu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada yang cuma manggut-manggut. Yang aneh adalah komen, \u201cOh, yang kampusnya itu ya.\u201d Nggak jelas maksudnya \u201citu\u201d itu apa. Lalu, ada juga yang sok melucu, \u201cNanti kamu lulus jadi ustazah, ya?\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal, jurusan saya saja bukan yang berhubungan langsung sama dakwah. Tapi entah kenapa, orang-orang tuh kalau dengar \u201cUIN\u201d, otaknya langsung autocomplete ke agama. Seolah-olah mahasiswa UIN itu tiap masuk kelas disuruh wudu dulu, terus dosennya mulai kuliah dengan \u201cBaik, anak-anak, mari kita mulai dengan mengaji juz 30.\u201d<\/span><\/p>\n<h2><b>Kenyataan kuliah di UIN ya nggak gitu amat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seorang teman pernah nanya gini, \u201ckuliah di UIN tuh belajarnya apa, sih? Tafsir semua?\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya jawab, \u201cNggak, saya juga belajar hal yang bikin kepala panas. Sama kayak kamu.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dia ngakak. Saya juga ngakak. Tapi dalam hati saya membatin, \u201cTolong ya, jangan satukan semua fakultas kayak mie goreng sama mie rebus.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Stereotip kuno tentang kampus ini tuh kuat banget. Kayak UIN itu tempat seragam hijab harus lilit tujuh kali, cowoknya harus pakai gamis, dan semua orang saling menyapa pakai \u201c<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/alumni-uin-menanggung-beban-jika-hidup-di-desa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">akhi-ukhti<\/a>\u201d.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal kenyataannya, jalan sekitar kampus kami itu isinya anak nongkrong, jajanan, skincare, dan anak-anak yang pukul 7 pagi masih nyari kopi padahal kuliah tinggal 5 menit lagi.<\/span><\/p>\n<h2><b>Harus suci<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang paling sering saya dengar adalah kalimat pamungkas: \u201cKamu, kan, anak UIN, lho.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nada mereka itu semacam mau mengingatkan saya bahwa saya ini <a href=\"https:\/\/blog.uin-suka.ac.id\/fadhli.lukman\/tentang-stigma-jelek-uin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">seharusnya lebih suci 5% dari manusia normal<\/a>. Seolah-olah begitu saya dapat NIM UIN, otomatis saya jadi ustazah magang yang bangun subuh tanpa alarm, hafal 30 juz, nggak pernah ngeluh, dan kalau jalan selalu ada efek cahaya dari belakang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal ya, bangun subuh masih sering ketiduran, hafalan paling mentok nempel cuma jingle Indomie, dan kalau disuruh ceramah mendadak, saya pasti mati kutu. Tapi entah kenapa, sebagian orang punya imajinasi kolektif bahwa mahasiswa UIN itu super agamis, hidupnya lurus, bajunya panjang, pikirannya sopan, dan pasti pakai hijab syar\u2019i + batasan jarak satu meter.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">UIN dianggap tempat yang seluruh mahasiswanya rajin, alim, santun. Pokoknya level ketaatan yang kalau dibandingkan dengan mahasiswa kampus umum tuh kayak \u201cmode expert\u201d.<\/span><\/p>\n<h2><b>Warna-warni di kampus<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mahasiswa UIN itu <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mitos-mahasiswa-uin-yang-telanjur-dipercaya-banyak-orang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">warna-warni<\/a>. Sangat warna-warni malah. Ada yang rajin ngaji dan rajin nongkrong. Ada yang baju koko, ada yang hoodie. Banyak yang pakai kutek halal, ada juga yang kutek biasa tapi sembunyi-sembunyi. Banyak yang pacaran kayak seminar pra-nikah, ada juga yang pacarannya kayak sinetron pukul 9 malam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi setiap kali ada yang nyeletuk, \u201cKamu anak UIN, lho,\u201d rasanya saya ingin jawab:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cIya, terus kenapa? Saya kuliah, bukan daftar jadi bidadari.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lama-lama saya sadar. Kuliah di UIN itu memang unik. Saking uniknya, orang-orang suka bikin ekspektasi sendiri. Tapi ya sudah, toh hidup saya bukan trailer film yang harus memenuhi harapan penonton.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang mereka lupa adalah UIN sekarang bukan UIN yang dulu sering mereka bayangin. Kampus ini punya jurusan-jurusan keren, mahasiswa-mahasiswanya kritis, lingkungannya dinamis, dan kegiatannya jauh dari kata monoton. Bedanya cuma satu. Kami belajar sambil ditemani stereotip gratisan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Putri Ardila<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/uin-kampus-yang-tetap-dianggap-surga-oleh-masyarakat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">UIN, Kampus yang Tetap Dianggap \u201cSurga\u201d oleh Masyarakat, sekalipun Mahasiswanya Tidak Islami Amat<\/a><br \/>\n<\/b><\/p>\n<p class=\"p1\"><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap kali saya bilang kuliah di UIN, reaksi orang itu kayak saya mau mengajak mereka gabung MLM. Ada perasaan aneh gitu.<\/p>\n","protected":false},"author":2925,"featured_media":372835,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[13089],"tags":[31140,5665,28406,5442],"class_list":["post-372824","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kampus","tag-fakultas-dakwah","tag-mahasiswa-uin","tag-stigma-uin","tag-uin"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/372824","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2925"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=372824"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/372824\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/372835"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=372824"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=372824"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=372824"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}