{"id":372340,"date":"2025-11-12T12:27:51","date_gmt":"2025-11-12T05:27:51","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=372340"},"modified":"2025-11-12T12:27:51","modified_gmt":"2025-11-12T05:27:51","slug":"jangan-tonton-3-drama-korea-ini-demi-kesehatan-mental-kalian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jangan-tonton-3-drama-korea-ini-demi-kesehatan-mental-kalian\/","title":{"rendered":"3 Drama Korea Terbaru yang Sebaiknya Jangan Ditonton demi Kesehatan Mental\u00a0\u00a0"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak semua orang suka nonton drama Korea (Drakor). Itu fakta. Tapi, yang rela begadang sampai pagi demi nonton episode terbaru juga ada. Yang bolak-balik rewatch sampai hafal dialog padahal episodenya sudah kelar sejak bertahun-tahun lalu pun ada. Kalau dulu nontonnya pakai <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/alasan-fans-musisi-indonesia-jarang-beli-album-fisik-karya-idolanya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">CD bajakan<\/a>, bisa dipastikan CD-nya bakal penuh dengan baret-baret, efek bolak-balik disetel.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Soal drama Korea ini, lucunya, masih ada saja yang menganggap kalau ceritanya berputar-putar di urusan cinta. Padahal nyatanya, nggak. Bahkan, ada drama yang ditunggu-tunggu netizen romansanya, ehhh sampai credit title episode terakhir lewat, nggak ada juga. Kan gigit jari jadinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu mengapa, kalau kalian termasuk golongan orang yang berpikir kalau drakor itu isinya cinta-cintaan, mending reset dulu pikiran kalian. Terutama, untuk 3 drakor terbaru yang beberapa waktu lalu tayang. Sungguh, 3 drakor ini jauh dari kata romantis. Jangankan bikin hati berbunga-bunga, nggak kena mental setelah nonton saja sudah suatu prestasi.<\/span><\/p>\n<h2><b><i>The Manipulated, <\/i>drama Korea tentang<\/b><b>\u00a0kesialan bertubi-tubi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Drakor <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Manipulated<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang tayang sejak 5 November ini dibintangi oleh <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-hal-yang-membuat-the-sound-of-magic-terasa-magis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ji Chang\u2011wook<\/a> yang berperan sebagai Park Tae-jung. Dikisahkan, Park Tae-jung adalah orang biasa yang sehari-hari bekerja sebagai kurir. Sayangnya, kehidupannya mendadak runtuh setelah kena framing sebagai pelaku pembunuhan. Ide utamanya sepintas mirip <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">One Ordinary Day<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (2021) ataupun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Innocent Defendant <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(2017). Tapi, secara eksekusi, tentu saja berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Drama ini berpotensi membuat penontonnya kena mental saking nyeseknya melihat orang sebaik Park Tae-jung dituduh sebagai pembunuh. Sudah semua bukti mengarah ke dia, dapat pengacara pun tipikal yang baik di depan, tapi nusuk di belakang. Masih banyak sederet kesialan lain yang Park Tae-jung alami yang membuat penonton jadi capek.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makin capek karena drakor<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> The Manipulated<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak cuma tentang pengkhianatan dan manipulasi tingkat tinggi, tapi juga banyak adegan bag-big-bug yang berdarah-darah. Duh, niat hati nonton drakor buat hiburan malah terasa seperti dapat beban. Capek banget.<\/span><\/p>\n<h2><b><i>Dear X <\/i>dengan tokoh utama yang sangat jahat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya benci drama ini, tapi saya penasaran. Saya benci karena di drama ini seolah ada romantisasi dari kelakuan jahat yang dilakukan oleh tokoh utamanya, Baek Ahn-jin (diperankan oleh Kim Yoo\u2011jung). Meski benci, saya penasaran dengan jalan ceritanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dikisahkan, Baek Ah-jin\u00a0 ini semasa kecil adalah korban dari <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Kekerasan_dalam_rumah_tangga\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">KDRT<\/a> yang dilakukan oleh bapaknya. Akhirnya, dia tumbuh dalam luka yang membuatnya jadi sosiopat. Manipulasi yang dilakukan Baek Ah-jin sepanjang episode, jujur saja membuat emosi jadi terkuras. Kok ada ya orang sejahat Baek Ah-jin? Kok ada ya orang yang tega memanfaatkan orang yang yang sudah baik sama dia? Nggak tanggung-tanggung, sampai urusan nyawa pula. Baek Ahn-jin\u2026 Baek Ahn-jin, Dakjal aja minder sama lu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Asli, drama Korea yang satu ini bisa terasa berat jika yang kalian butuhkan adalah nafas atau jeda dari kehidupan yang terlanjur berat.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><em><b>As You Stood By <\/b><\/em><b>tidak cocok untuk kalian yang sedang ingin istirahat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak seperti dua judul sebelumnya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">As You Stood By<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> langsung keluar dalam 8 episode di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/alasan-saya-kecewa-nonton-film-abadi-nan-jaya-netflix\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Netflix<\/a>. Pemain utama drakor ini adalah Jeon So\u2011nee sebagai Jo Eun-su, wanita yang sejak kecil penuh trauma. Sementara itu, Lee Yoo\u2011mi sebagai Jo Hui-su, sahabat Eun-su yang terjebak dalam pernikahan yang penuh kekerasan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Demi hidup yang lebih tenang, dua sahabat ini memutuskan untuk berkomplot membunuh suami Hui-su. Tadinya saya pikir, drama ini hanya akan berputar tentang upaya membunuh suami Hui-su. Ternyata? Tidak. Ada masalah lain yang lebih besar yang harus dihadapi oleh Eun-su dan Hui-su.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sepanjang 8 episodenya, <\/span><a href=\"https:\/\/asianwiki.com\/As_You_Stood_By\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">As You Stood By<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dipenuhi dengan elemen kekerasan rumah tangga, trauma lama, dan keputusan ekstrem yang jujur saja bisa sangat berat untuk ditonton jika pikiran sedang butuh istirahat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu sebabnya, bagi kalian yang sedang butuh rekomendasi tontonan drakor untuk hiburan, lebih baik pikir dua kali kalau mau nonton 3 drakor ini. Memang sih, ceritanya bagus dan mengundang penasaran. Tapi kalau kamu tipikal orang yang gampang terdistraksi, 3 judul drakor ini bisa jadi akan bikin kamu lelah secara mental.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wis lah emang paling bener nonton <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Spirit Fingers<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> aja. Lucu!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><strong><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-drama-korea-yang-bagus-tapi-cukup-ditonton-sekali-saja-nggak-usah-rewatch\/\"><i>5 Drama Korea yang Bagus, tapi Cukup Ditonton Sekali Saja. Nggak Usah Rewatch!<\/i><\/a><\/strong><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tiga drama Korea ini sebaiknya dihindari demi mental kalian, terlebih ketika capek-capeknya dan mencari tontonan yang menghibur. <\/p>\n","protected":false},"author":613,"featured_media":372359,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[13118],"tags":[1307,154,1293,3914,959],"class_list":["post-372340","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-serial","tag-drakor","tag-drama","tag-drama-korea","tag-korea","tag-korea-selatan"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/372340","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/613"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=372340"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/372340\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/372359"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=372340"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=372340"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=372340"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}