{"id":371429,"date":"2025-11-09T15:23:17","date_gmt":"2025-11-09T08:23:17","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=371429"},"modified":"2025-11-09T15:23:17","modified_gmt":"2025-11-09T08:23:17","slug":"lulusan-jurusan-matematika-murni-paling-handal-hadapi-masalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/lulusan-jurusan-matematika-murni-paling-handal-hadapi-masalah\/","title":{"rendered":"Lulusan Jurusan Matematika Murni Paling Tahan Menghadapi Masalah, tapi Dicuekin Dunia Kerja"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak yang meragukan kemampuan mahasiswa Jurusan Matematika Murni ketika sudah lulus. Orang-orang menganggap, lulusannya cuma tahu ngitung dan ngerjain soal matematika. Padahal, sebenarnya tidak seperti itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anggapan tersebut sempat menghantui saya. Apalagi saat keluarga dan beberapa teman berpandangan jika lulusan matematika murni akan menjadi guru matematika selepas wisuda nanti. Padahal, itu kan prospek lulusan Jurusan Pendidikan Matematika.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan hanya di skala lingkaran terdekat saja, perusahaan juga terlihat kurang meminati lulusan matematika murni, terbukti dari sedikitnya <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/derita-fresh-graduate-lowongan-kerja-makin-sempit-dan-aneh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">lowongan kerja (loker)<\/a> yang mencari lulusan tersebut. Adapun loker yang bersentuhan dengan matematika murni, telah dibabat habis dengan jurusan turunannya, seperti statistika, aktuaria, hingga ilmu komputer.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal, menurut saya, lulusan Jurusan Matematika Murni layak untuk dipekerjakan di perusahaan. Mungkin ini terdengar, tapi coba baca dulu beberapa alasannya berikut ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Lulusan Jurusan Matematika Murni mudah belajar hal baru<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika menginjak semester yang agak lebih tinggi, mahasiswa Jurusan Matematika Murni akan mendapatkan opsi untuk memilih mata kuliah yang akan mereka dalami. Salah satu mata kuliah yang menurut saya menarik adalah pemodelan matematika. Kenapa menarik? Karena mata kuliah ini akan bersentuhan langsung dengan real problem yang terjadi di sekitar kita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu, matematika menjadi alat untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di keilmuan lainnya, seperti mengetahui penyebaran Covid-19. Walaupun seharusnya diteliti oleh orang-orang yang mempelajari biologi, matematika hadir memberikan perspektif baru akan laju penyebaran virus tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk bisa membuat model matematika si virus yang meresahkan itu, matematikawan pastinya akan mempelajarinya terlebih dahulu. Namun, hal itu bukan menjadi sebuah masalah bagi matematikawan, sebab dengan proses mempelajari matematika yang mengandalkan logika terstruktur dan abstrak, matematikawan telah ditempa untuk bisa mempelajari keilmuan lainnya secara lebih mudah.<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Tidak perlu mengajarkan cara berpikir kritis\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti tulisan saya di <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pengalaman-kuliah-jurusan-matematika-murni-jurusan-yang-lebih-banyak-tanya-mengapa\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> sebelumnya, Jurusan Matematika Murni memang lebih banyak dihinggapi keraguan, bukan pengetahuan yang sifatnya hafalan. Keraguan inilah yang tumbuh menjadi rasa penasaran, yang berakhir menjadi sumber kekuatan untuk mengetahui banyak hal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemampuan meragu, yang notabenenya asal muasal dari berpikir kritis ini, membuat lulusan Matematika Murni selalu siap menguji pengetahuan dan keyakinan yang telah langgeng di masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau dalam konteks dunia kerja, mereka sangat cocok bagi perusahaan yang sedang berkembang atau ingin berinovasi. Apalagi mereka sangat suka dengan masalah. Bisa saja masalah di perusahaan dilihatnya seperti soal matematika yang ingin diselesaikan, bawaannya jadi asyik dan menantang hehe.<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Lulusan Jurusan Matematika Murni selalu kreatif dan punya banyak ide<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin kalian tidak percaya dengan pendapat ini. Tapi, sekali-kali coba deh lihat bagaimana <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Matematikawan\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">matematikawan<\/a> bisa menciptakan cara cepat dalam menyelesaikan persoalan matematika yang kompleks. Kalau bukan karena kreatifitas yang tinggi, hal itu tidak akan mungkin terjadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan kemampuan pemecahan masalah yang baik, mereka pastinya memiliki banyak ide yang berserakan. Saat di kelas pun, mereka sudah terbiasa dituntut untuk bisa menyelesaikan soal matematika dengan berbagai cara. Makanya lulusan matematika murni sudah akrab dengan perkataan \u201dbanyak jalan menuju Roma\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih jauh lagi, mereka tidak hanya memaknai perkataan tersebut dengan banyaknya jalan semata. Tetapi, lebih pada bagaimana bisa membuat atau mencari jalan agar bisa sampai pada &#8220;Roma&#8221;, yang berupa hasil dari proses kreatif dan ide yang telah diuji berkali-kali.<\/span><\/p>\n<h2><b>#4 Ketelitian menjadi soft skill yang tidak lagi diragukan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika mengerjakan soal matematika, dibutuhkan tingkat ketelitian yang begitu tinggi. Kalau tidak, maka dimungkinkan kesalahan akan terjadi. Bayangkan saja, isi berlembar-lembar kertas hanya berisi angka dan simbol romawi. Jika tidak jeli, maka kesalahan penulisan saja bisa menjadi masalah besar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makanya, lulusan matematika murni dimungkinkan untuk tidak mudah melakukan tindakan ceroboh. Bukan juga menjadi seorang <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/perfeksionis-bukan-kepribadian-yang-mudah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">perfeksionis<\/a> yang takut membuat kesalahan, tetapi lebih ke tindakan yang selalu memeriksa tiap proses yang dilakukan. Sehingga hasilnya nanti, tidak akan salah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai penutup, saya tidak bilang lulusan matematika murni itu sempurna. Tapi, kalau ada yang masih meremehkan, mungkin mereka belum pernah melihat bagaimana matematikawan jatuh cinta pada masalah, bertengkar dengan logika, lalu berdamai lewat solusi. Dan, kalau proses serumit itu masih dipandang remeh, ya mungkin dunia kerja memang lebih suka drama daripada nalar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Achmad Ghiffary M<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/menghindari-matematika-alasan-terkonyol-saat-memilih-jurusan-kpi\/\"><b><i>Menghindari Matematika, Alasan Terkonyol yang Pernah Aku Ucapkan Saat Memilih Jurusan KPI<\/i><\/b><\/a><b><i>.<\/i><\/b><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lulusan Jurusan Matemarika Murni paling handal menghadapi masalah karena diajarkan di bangku kuliah, sayangnya kurang dilirik dunia kerja. <\/p>\n","protected":false},"author":3087,"featured_media":371675,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[13089],"tags":[30497,31011,7724,848,31008,31009,31010],"class_list":["post-371429","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kampus","tag-jurusan-matematika-murni","tag-kuliahmatematika","tag-loker","tag-lowongan-kerja","tag-matematika-murni","tag-matematikawan","tag-matermatika"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/371429","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3087"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=371429"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/371429\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/371675"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=371429"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=371429"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=371429"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}