{"id":368939,"date":"2025-10-24T14:12:41","date_gmt":"2025-10-24T07:12:41","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=368939"},"modified":"2025-10-24T14:12:41","modified_gmt":"2025-10-24T07:12:41","slug":"jetis-jogja-dan-jetis-bantul-nama-dan-nasibnya-mirip","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jetis-jogja-dan-jetis-bantul-nama-dan-nasibnya-mirip\/","title":{"rendered":"Jetis Jogja dan Jetis Bantul, Dua Daerah Berbeda dengan Nama dan Nasib yang Mirip"},"content":{"rendered":"<p><em>Jetis Jogja dan Jetis Bantul serupa, tapi tak sama ~<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sering kita jumpai ada beberapa daerah dengan nama yang sama padahal secara jarak, geografis, dan bahkan mungkin sejarah nggak berkaitan satu sama lain. Misalnya, <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/depok-jawa-barat-lebih-terkenal-karena-hal-hal-ajaibnya\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Depok Jawa Barat<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan Depok Sleman, Wonosari Gunungkidul dengan Wonosari Klaten, Tuban Bali, dan Tuban Jawa Timur. Masih banyak tempat lain dengan nama yang sama, tapi aslinya begitu berbeda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada satu nama lagi yang juga banyak tersebar, khususnya di Pulau Jawa, yaitu Jetis. Salah satu yang paling dekat dengan tempat tinggal saya: Jetis di Kota Jogja dan Jetis di Kabupaten Bantul. Keduanya sama-sama nama kecamatan. Ini unik, sebab dua daerah itu punya nama yang sama dan nasib yang mirip, walau memang salah satunya lebih mending sih.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Sekilas tentang Jetis di Jogja dan Bantul<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi yang belum tahu, Kecamatan atau Kemantren Jetis Jogja berada di Kota Jogja bagian utara. Ia bertetangga dengan Kecamatan Mlati Sleman di utara, Kecamatan Tegalrejo di barat, <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kecamatan-gondokusuman-pesaing-berat-kecamatan-umbulharjo\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kecamatan Gondokusuman<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> di timur, dan Kecamatan Gedongtengen di selatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan, Kecamatan atau Kapanewon Jetis Bantul berada di tengah Kabupaten Bantul. Berbatasan dengan Kecamatan Sewon dan Pleret di utara, Kecamatan Bantul dan Bambanglipuro di barat, Kecamatan Imogiri di timur, dan Kecamatan Pundong di selatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari letaknya, keduanya jelas nggak berdekatan, bahkan terpaut kurang lebih 15 km. Namanya saja yang sama, tapi lokasinya berjauhan. Meski berjauhan, keduanya memiliki beberapa persamaan. Salah satunya, batas timur masing-masing kecamatan adalah dua sungai besar di Jogja. Di timur Kecamatan Jetis Kota mengalir Sungai Code sedangkan di timur Kecamatan Jetis Bantul ada Sungai Opak.<\/span><\/p>\n<h2><b>Nasib yang mirip, sama-sama kerap dilupakan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Persamaan lain, nasib kecamatan ini mirip, sama-sama kerap terlupakan. Begini maksud saya. Kalau menyebut Kota Jogja, apa yang ada di kepala kalian? Pasti top of mind-nya Malioboro atau Kraton. Kalau menyebut Bantul? Pasti yang diingat Kecamatan Kasihan dan Banguntapan. Padahal Kota Jogja dan Bantul nggak cuma itu saja, ada dua Jetis yang punya landmark kebanggaan masing-masing.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda pasti tahu Tugu Jogja atau Tugu Pal Putih. Walaupun satu garis lurus dengan Malioboro, Tugu Jogja ada di Kecamatan Jetis Kota dan berbeda kecamatan dengan Malioboro. Sementara itu, stadion kebanggaan warga Bantul yaitu Stadion Sultan Agung ternyata terletak di Jetis Bantul, bukan <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sewon-kecamatan-di-bantul-yang-ajaib\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sewon <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">seperti yang diketahui banyak orang. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Lebih mending Jetis Jogja daripada Jetis Bantul<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski punya nama yang sama dan nasib yang serupa yakni sama-sama kecamatan kerap dilupakan, Jetis Kota lebih diuntungkan daripada Jetis Bantul. Bagaimanapun wilayah kota punya fasilitas dan keadaan yang lebih baik daripada Bantul yang selalu dicitrakan kurang maju. Bahkan, katanya jauh dari peradaban.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain Tugu Pal Putih, Jetis Kota punya hotel bintang lima yang kerap jadi jujukan para pejabat yaitu Hotel Tentrem. Bahkan, kabarnya Presiden Amerika ke-44 <\/span><a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Barack_Obama\"><span style=\"font-weight: 400;\">Barack Obama<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, serta penyanyi legendaris Mariah Carey dan David Foster juga pernah ke sini. Tak lupa ada Pasar Kranggan dengan berbagai macam wisata kuliner hidden gem-nya yang wajib untuk dicoba.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Jetis Kota juga ada perempatan paling unik se-Jogja yaitu Perempatan Jetis. Di mana dalam satu persimpangan jalan ada delapan sekolah mulai dari SD sampai universitas. Pernah saya bahas, <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/perempatan-jetis-jogja-paling-berpendidikan-sejak-masa-kolonial\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Perempatan Jetis, Perempatan Paling Berpendidikan di Jogja Sejak Masa Kolonial<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Jangan tanya bagaimana kondisinya di pagi hari,\u00a0 sudah pasti macet!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau yang terkenal dari Jetis Bantul, selain komplek olahraga Stadion Sultan Agung, ada Bukit Mengger Trimulyo yang merupakan perbukitan kapur yang asri dan cocok jadi spot healing dan melihat sunrise atau sunset.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah Kecamatan Jetis Jogja dan Kecamatan Jetis Bantul yang merupakan sepasang kecamatan bernama kembar dengan wajah yang cukup berbeda. Meski sama-sama kecamatan medioker, keduanya nggak mau dipandang sebelah mata. Kota Jogja lengkap kalau ada Jetis, Bantul pun kurang kalau nggak ada Jetis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Rizqian Syah Ultsani<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kecamatan-gondokusuman-pesaing-berat-kecamatan-umbulharjo\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kecamatan Gondokusuman, Pesaing Berat Kecamatan Umbulharjo yang Nggak Kalah Komplet dan Modern<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jetis Jogja dan Jetis Bantul, 2 daerah yang berbeda dengan nama dan nasib yang mirip.  Tapi, lebih mending Jetis Jogja daripada Jetis Bantul. <\/p>\n","protected":false},"author":2509,"featured_media":369013,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[5766,22871,30658,30657,115,30659],"class_list":["post-368939","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-bantul","tag-jetis","tag-jetis-bantul","tag-jetis-jogja","tag-jogja","tag-kecamatan-jetis"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/368939","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2509"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=368939"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/368939\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/369013"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=368939"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=368939"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=368939"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}