{"id":359527,"date":"2025-10-02T14:02:17","date_gmt":"2025-10-02T07:02:17","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=359527"},"modified":"2025-10-02T14:02:17","modified_gmt":"2025-10-02T07:02:17","slug":"wisuda-terasa-biasa-aja-bagi-mahasiswa-jurusan-farmasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wisuda-terasa-biasa-aja-bagi-mahasiswa-jurusan-farmasi\/","title":{"rendered":"Wisuda Terasa Biasa Aja bagi Mahasiswa Jurusan Farmasi karena Setelahnya Masih Harus Sekolah Lagi\u00a0"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wisuda-s2-nggak-seheboh-wisuda-s1-padahal-lulusnya-susah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Wisuda<\/a> menjadi hal yang ditunggu-tunggu banyak mahasiswa. Maklum saja, momentum ini jadi semacam perayaan setelah bertahun-tahun berjuang di bangku kuliah. Tidak heran kalau wisuda dirayakan oleh banyak pihak, tidak hanya kampus dan mahasiswa, tapi juga teman, orang tua, bahkan keluarga besar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, momentum ini terasa biasa saja bagi kebanyakan mahasiswa Jurusan Farmasi. Bagi mahassiswa Jurusan Farmasi, wisuda bukanlah akhir. Ia hanya semacam penanda babak baru dalam masa studi. Iya, setelah wisuda kami masih harus sekolah lagi bernama Program Profesi Apoteker. Dengan catatan, mereka ingin jadi apoteker.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai gambaran, mereka yang lulus Jurusan Farmasi tidak otomatis menjadi apoteker. Lulusannya harus menjalani Program Profesi Apoteker untuk bisa bekerja sebagai apoteker di rumah sakit maupun tempat-tempat lain. Asal tahu saja, m<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">elanjutkan profesi apoteker tidaklah gampang. Kebetulan saya satu kontrakan dengan kakak kelas saya jadi saya sudah mendapatkan wejangan dari kakak kelas saya bagaimana ruwetnya perkuliahan apoteker itu.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Toga di kepala pikiran kemana-mana<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat prosesi wisuda, lulusan jurusan Farmasi justru kepikiran banyak hal. Mata kuliah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kimia organik, farmakoterapi, farmasi fisika, praktikum, hingga begadang membuat laporan kembali menghantui. Sebab, hal-hal semacam itu yang akan dihadapi lagi setelah ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedikit gambaran, mata kuliah-mata kuliah itu memang agak traumatis, apalagi praktikumnya. Laporan praktikum mahasiswa farmasi tulis tangan dan benar-benar menyiksa. Belum lama ini Terminal Mojok ada salah satu penulisnya yang menulis<\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sesungguhnya-laporan-praktikum-manual-harus-dimusnahkan\/\"> <i><span style=\"font-weight: 400;\">Laporan Praktikum Tulis Tangan Harus Segera Dimusnahkan!<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> Tulisan ini menggambarkan betul bagaimana kehidupan mahasiswa farmasi dalam menulis laporan. Bahkan, ada mahasiswa yang sampai meneteskan air mata saat menulis laporan praktikum tulis tangan.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan, setelah semua itu, kami masih harus melanjutkan <a href=\"https:\/\/farmasi.ui.ac.id\/program-studi-apoteker\/#:~:text=Program%20Pendidikan%20Profesi%20Apoteker%20merupakan,keahlian%20dengan%20sebutan%20Apoteker\/Farmasis.\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Program Profesi Apoteker<\/a>. Jadi selama berlangsungnya acara wisuda, di dalam kepala ini hanya kepikiran kuliah lagi, tugas lagi, dan mumet lagi. Pengalaman saya dulu, sembari urus printilan yudisium dan wisuda. Saya mengurus berkas-berkas pendaftaran untuk\u00a0 program profesi apoteker di kampus saya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jujur saja, wisudawan Jurusan Farmasi sebenarnya tidak begitu lega. Moodnya beda dengan para wisudawan lainnya. Jika wajah wisudawan lain terpancar aura happy, dan sumringah. Mimik muka kami yang ambil jurusan farmasi hanya ada wajah datar, dan senyum untuk keperluan dokumentasi. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Lulusan Jurusan Farmasi merasa tertinggal<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayangkan begini. Teman-teman satu angkatan sudah posting foto-foto prewedding, hari pertama masuk kerja, posting keseruan di tempat kerjanya, pamer seragam dan posting ini itu. Sementara mereka yang lProgram Profesi Apoteker masih harus atur jadwal kuliah lagi, materi kuliah baru, hingga lagi praktek lapangan. Belum lagi mempersiap ujian kompetensi demi menyabet gelar <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-sisi-gelap-menjadi-apoteker-di-apotek-pinggiran-jogja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">apoteker<\/a> aka bakul obat alias pengedar obat legal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada rasa tertinggal tentu saja. Kehidupan tiba-tiba berhenti. Roda waktu kehidupan tidak lagi sama. Harusnya selebaran PMB (Penerimaan Mahasiswa Baru) menyertakan durasi jurusan biar paham sedari awal \u201cKuliah 4 tahun plus 1 menjadi syarat mutlak untuk masa depan\u201d.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi sebagai penutup, dan peringatan keras buat adik-adik yang mau ambil Jurusan Farmasi dan ingin berkarier sebagai apoteker. Jurusan ini akan tuntas normalnya 5 tahun atau bisa lebih. Ada pengorbanan dari segi waktu dan biaya yang bikin kantong saku paceklik demi masa depan yang mungkin cerah itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Nabial Chiekal Gibran<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA<\/b> <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/realitas-pahit-sekolah-penerbangan-bayar-mahal-untuk-nganggur\/\"><b><i>Jangan Masuk Sekolah Penerbangan kalau Nggak Siap Bayar Mahal dan Terancam Nganggur\u00a0<\/i><\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wisuda jadi terasa baisa aja karena mahasiswa Jurusan Farmasi masih harus menempuh Program Profesi Apoteker kalau mau jadi apoteker.<\/p>\n","protected":false},"author":2181,"featured_media":359588,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13089],"tags":[9245,5902,22535,845,34,28599,3105,30237],"class_list":["post-359527","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kampus","tag-apoteker","tag-farmasi","tag-jurusan-farmasi","tag-lulusan-farmasi","tag-mahasiswa","tag-mahasiswa-farmasi","tag-profesi","tag-program-profesi-apoteker"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/359527","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2181"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=359527"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/359527\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/359588"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=359527"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=359527"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=359527"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}