{"id":359167,"date":"2025-09-29T12:33:35","date_gmt":"2025-09-29T05:33:35","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=359167"},"modified":"2025-09-29T12:33:35","modified_gmt":"2025-09-29T05:33:35","slug":"alasan-saya-memilih-ugm-sebagai-tempat-kuliah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/alasan-saya-memilih-ugm-sebagai-tempat-kuliah\/","title":{"rendered":"Alasan Saya Memilih UGM sebagai Tempat Kuliah S1 meski di Awal Sempat Ingin Merantau"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cDari TK sampai SMA sudah di Jogja, kenapa kuliahnya di UGM juga?\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya pernah mendengar pertanyaan tersebut ketika seseorang bertanya asal domisili dan tempat saya berkuliah. Sebelum mulai kuliah S1, saya memang menghabiskan seluruh hidup saya di Jogja. Dengan kata lain saya belum pernah tinggal dalam waktu yang lama di kota lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, kenapa saya akhirnya memutuskan untuk melanjutkan kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM)? Saya memiliki beberapa alasan sebelum akhirnya mengikuti seleksi agar bisa menjadi mahasiswa yang mengenakan jaket almamater karung goni di sana. Berikut ini alasannya.<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Nggak diizinkan merantau<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah naik ke kelas 12 SMA, saya berbincang dengan bapak saya mengenai keinginan saya kuliah di luar kota. Tapi, sebagai anak terakhir, keinginan saya nggak dikabulkan dengan mudah. Orang tua saya nggak mengizinkan saya kuliah di luar Jogja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertimbangan bapak saya pada waktu itu adalah ada banyak kampus bagus di Jogja. Kedua kakak saya juga sebelumnya kuliah di Jogja. Oleh karena itu beliau merasa saya nggak perlu merantau untuk lanjut kuliah. Toh tinggal di rumah sendiri pun akan jauh lebih nyaman dan aman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain menyetujui pendapat bapak saya, pada waktu itu pun keinginan merantau saya juga nggak kuat. Ada alasan kocak lain yaitu saya ingin sekolah, termasuk kampus saya berada di sebelah timur semua. Kebetulan SD sampai SMA saya ada di sisi timur rumah saya. Ketika bercerita ke keluarga atau teman-teman, saya jadi bisa menyebutkan bahwa tiap berangkat dan pulang wajah saya selalu terpapar sinar matahari.<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Akreditasi dan citra UGM<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya nggak munafik bahwa saya pun memilih UGM berkat citranya. Saya berani bilang bahwa di Indonesia siapa sih yang nggak tahu UGM?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">UGM selalu berada di top 3 peringkat kampus terbaik se-Indonesia. Masyarakat selalu melihat UGM sebagai kampus terpandang. Mahasiswa yang berkuliah di UGM lebih disayangi dan disegani, seenggaknya di lingkungan masyarakat sekitar rumah saya. Kualitas pendidikannya pun saya rasa sangat baik setelah saya cari tahu. Akreditasi UGM pun menjadi pertimbangan saya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kampus top dan kebetulan berada di kota yang sama di tempat saya tinggal. Akhirnya saya tetapkan pilihan saya kepada UGM.<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Memanfaatkan kesempatan jalur undangan UGM<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebetulan sekali saat SMA prestasi saya lumayan memuaskan di bidang akademik. Ranking paralel saya bagus, begitu juga dengan nilai rapor saya. Alhasil saya mendapatkan kesempatan untuk ikut seleksi kampus lewat jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) atau jalur undangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada waktu itu saya tinggal mengisi biodata, lengkap dengan jurusan yang saya inginkan di kantor Bimbingan dan Konseling. Mengingat seleksi <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/snmptn\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">SNMPTN<\/a> memang ketat, saya memasang strategi yang sekiranya berpeluang besar bisa membuat saya lolos. Selain itu, dulu santer kabar bahwa UGM lebih banyak menerima mahasiswa jalur undangan dari sekolah-sekolah yang ada di Jogja dan sekitarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya manfaatkan betul peluang ini. Kan enak nggak usah belajar dan bayar tes SBMPTN, hehe.<\/span><\/p>\n<h2><b>#4 Ingin berkuliah di FISIPOL<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dulu di kalangan teman-teman saya, sempat ada \u201ckepercayaan\u201d bahwa jika kita suka main ke kampus tertentu, nanti kita akan menjadi mahasiswa di situ. Mulai kelas 11 SMA, saya suka main ke kampus-kampus yang ada di Jogja. Bukan karena saya mau mewujudkan kepercayaan itu, sih. Dulu saya suka saja ikut seminar dan workshop di kampus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya juga sering main ke kampus-kampus lain, tapi entah kenapa saya selalu merasa ingin kembali lagi ke <a href=\"https:\/\/fisipol.ugm.ac.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">FISIPOL<\/a> UGM. Beberapa kali saya ikut seminar di FISIPOL dan selalu menanti-nanti untuk ikut acara berikutnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gara-gara sering menyambangi FISIPOL, saya jadi pengin kuliah di sana. Pada waktu itu, saya berpikir bahwa Kampus Impian punya gedung yang bagus dan lingkungannya rindang. Ditambah lagi FISIPOL strategis karena dekat pula dari GSP, perpustakaan, dan gedung pusat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan saya nggak menyesal memilih FISIPOL. Saya merasa nyaman banget kuliah di situ. Walaupun begitu saya jajannya tetap di Bonbin atau kantin FTP, hehe.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti itulah alasan mengapa saya memilih UGM sebagai tempat belajar saya selama S1. Saya nggak menyesali keputusan saya kuliah di UGM dan menghabiskan 3,5 tahun di sana.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/saya-gagal-kuliah-di-ugm-dan-saya-menyesal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Saya Gagal Kuliah di UGM, dan setelah 13 Tahun, Penyesalan Tersebut Tetap Ada<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saya nggak menyesali keputusan saya kuliah di UGM dan menghabiskan 3,5 tahun di sana, sekalipun awalnya saya ingin pergi dari Jogja.<\/p>\n","protected":false},"author":1077,"featured_media":325365,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13089],"tags":[24412,30186,30187,28418,195],"class_list":["post-359167","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kampus","tag-fisipol-ugm","tag-jalur-undangan-ugm","tag-ranking-ugm","tag-seleksi-masuk-ugm","tag-ugm"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/359167","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1077"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=359167"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/359167\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/325365"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=359167"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=359167"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=359167"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}