{"id":356007,"date":"2025-09-09T13:17:43","date_gmt":"2025-09-09T06:17:43","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=356007"},"modified":"2025-09-09T13:17:43","modified_gmt":"2025-09-09T06:17:43","slug":"dear-orang-tua-stop-paksa-anak-les-bidang-yang-tidak-ia-suka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/dear-orang-tua-stop-paksa-anak-les-bidang-yang-tidak-ia-suka\/","title":{"rendered":"Dear Orang Tua, Stop Paksa Anak Les Bidang yang Tidak Ia Suka, Anak Bukan Pemuas Ego Kalian!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hari ini, banyak orang tua menunjukkan kepedulian mereka terhadap pendidikan anak dengan mendaftarkan anak ke lembaga les. Bahkan, beberapa kali saya temui, anak yang pulang sekolahnya sudah sore masih harus les macam-macam. Entah itu les berenang, karate, kumon, sempoa, atau les privat mata pelajaran.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya memahami betul bagaimana orang tua ingin memberikan yang terbaik kepada anak-anaknya, termasuk dengan memfasilitasi mereka dengan les yang beragam. Sayangnya, orang tua sering abai dengan pendapat dan perasaan anak. Tidak jarang, anak harus mau les pada bidang yang tidak ia minati.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kalian termasuk orang tua seperti itu, tolong stop sekarang. Memaksa anak untuk ikut banyak les yang belum tentu ia minati hanya akan membuat merasa merasa tertekan. Akibatnya, belajar jadi nggak menyenangkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara langsung, anak mungkin tak punya cukup nyali untuk menolak atau melawan keinginan orang tua mereka. Alhasil, guru les yang kena imbas \u201ckemarahan\u201d si anak. Saya sudah berkali-kali mengalaminya. Dan, jujur, itu bikin proses pembelajaran jadi challenging banget.<\/span><\/p>\n<h2><b>Mood belajar anjlok dan mogok belajar<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama bekerja di <a href=\"https:\/\/kumparan.com\/ragam-info\/pengertian-bimbel-dan-3-karakteristiknya-20wdkKjEtmi\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">lembaga bimbingan belajar<\/a>, sering sekali saya menemui siswa yang datang dengan mood belajar yang anjlok dan bahkan bisa berujung mogok belajar. Penyebabnya paling sering karena dua hal: kelelahan dan tidak suka mata pelajaran yang akan dipelajari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai guru, tentu sudah jadi tugas saya untuk membuat siswa mendapatkan kembali semangat belajarnya. Jangan tanya bagaimana caranya, yang jelas, susah! Berbagai teknik pengajaran berbasis game, ice breaking, afirmasi dan motivasi; semuanya pernah saya coba.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu seringkali metode-metode tersebut berhasil menyalakan sedikit semangat mereka, namun banyak pula yang nggak mempan. Perlu diingat, bukan cuma guru yang harus serius mengajar, tapi siswa pun perlu serius belajar. Jadi, kalau siswa saja datang dengan niat setengah hati dan mood berantakan untuk belajar, apa yang bisa diharapkan?<\/span><\/p>\n<h2><b>Sengaja mengulur waktu untuk memotong sesi les<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengulur waktu adalah cara klasik yang mudah terbaca. Tapi, sayangnya agak sulit diantisipasi, khususnya dalam konteks les privat di rumah. Sejauh ingatan saya, saya hampir selalu datang tepat waktu. Namun, ketika saat saya tiba di rumah siswa, tidak jarang mereka belum siap.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belum siap di sini, bukan sekadar belum menyiapkan buku atau menata tempat belajar, misalnya. Tapi, ada beberapa dari mereka yang belum mandi atau belum makan. Akhirnya, harus menunggu dulu dan itu memotong banyak waktu. Kadang, sengaja dilama-lamain pula.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya pernah sampai harus menunggu lebih dari 30 menit sebelum memulai sesi belajar. Saat saya tawarkan untuk mengganti waktu yang terpotong dengan perpanjangan sesi belajar, siswa dengan tegas menolak. Semua karena apa? Ya, anak tidak minat dengan bidang yang dileskan. Walaupun rasanya eman karena mereka hanya bisa belajar sebentar, tapi mau bagaimana lagi. Memaksa hanya akan memperkeruh suasana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada dasarnya, memfasilitasi anak dengan beragam les adalah hal yang bagus. Tapi, tetap harus memperhatikan kebutuhan dan terutama minat anak. Tidak dapat dimungkiri, kita hidup di lingkungan yang menuntut anak serba bisa, khususnya dalam ranah akademik. Padahal, anak nggak harus selalu unggul di semua bidang, kok.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka, stop paksa anak ikut banyak les yang nggak mereka sukai. Ketika bakat dan minat anak sudah muncul pada suatu bidang, akan lebih baik jika orang tua mendukung mereka dengan sepenuh hati untuk mencapai potensi terbaiknya di bidang tersebut. Hal ini pun sejalan dengan pandangan Ki Hadjar Dewantara, di mana setiap anak diyakini memiliki potensi dan keunikan masing-masing yang perlu dikembangkan secara wajar; artinya, tanpa paksaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Titah Gusti Prasasti<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/les-privat-cuma-jadi-bengkel-rapor-sekolah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Les Privat Cuma Jadi Bengkel Rapor Sekolah bagi Orang Tua yang Tidak Peduli Masa Depan Anaknya<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada dasarnya, memfasilitasi anak dengan beragam les adalah hal yang bagus. Tapi, tetap harus memperhatikan kebutuhan dan terutama minat anak.<\/p>\n","protected":false},"author":2142,"featured_media":352783,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12910],"tags":[21531,8508,20543,19196],"class_list":["post-356007","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan","tag-bimbingan-belajar","tag-guru-les","tag-les","tag-les-privat"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/356007","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2142"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=356007"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/356007\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/352783"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=356007"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=356007"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=356007"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}