{"id":355441,"date":"2025-09-03T15:15:48","date_gmt":"2025-09-03T08:15:48","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=355441"},"modified":"2025-09-03T14:51:56","modified_gmt":"2025-09-03T07:51:56","slug":"5-hal-yang-lumrah-di-uns-tapi-nggak-wajar-di-kampus-lain","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-hal-yang-lumrah-di-uns-tapi-nggak-wajar-di-kampus-lain\/","title":{"rendered":"5 Hal yang Lumrah di UNS, tapi Nggak Wajar di Kampus Lain"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tiap kampus punya ciri khas. Ciri khas itu lalu menjelma menjadi suatu keunikan yang melekat. Nah, karena melekat, akhirnya dianggap sebagai hal biasa oleh mahasiswa di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/esai\/kampus-di-jogja-ini-nggak-terkenal-tapi-lebih-manusiawi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kampus<\/a> tersebut. Seakan, semua itu memang sudah kodrat. Itu sebabnya, para mahasiswa ini menjalani, melihat, dan menjadi bagian dari keunikan tersebut itu tanpa banyak berpikir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, tak jarang muncul pemikiran kalau di kampus lain pun terjadi hal yang sama. Padahal, belum tentu. Kelaziman di kampus X bisa saja dianggap aneh, unik, atau bahkan tidak wajar oleh mahasiswa kampus Y. Dan, di situlah letak menariknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak terkecuali di Universitas Sebelas Maret (UNS). Kampus yang sering bikin bingung karena namanya ini juga punya hal unik yang tampak wajar bagi warganya. Tapi, coba saja mahasiswa UNS menceritakan hal tersebut ke mahasiswa kampus lain. Respon mereka biasanya nggak jauh-jauh dari, \u201cSerius? Beneran kek gitu?\u201d<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Mahasiswa UNS pindah fakultas pakai sepeda<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di kampus lain, motor atau shuttle bus jadi pilihan standar untuk berpindah antar-fakultas. Di UNS? Adanya sepeda, Lur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kampus yang memenangkan gelar Green Campus Terhijau se-Indonesia ini memang menyediakan sepeda gratis untuk mobilisasi mahasiswa, sebagai bagian dari program ramah lingkungan yang mereka giatkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, bagi anak UNS, naik sepeda di area kampus itu pemandangan yang sangat biasa. Tapi, coba saja diceritakan ke mahasiswa lain. <a href=\"https:\/\/mojok.co\/liputan\/kampus\/siswa-pintar-di-sma-tak-jadi-apa-apa-saat-kuliah-itb\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ITB<\/a>, misalnya. Bisa-bisa mereka nyeletuk, \u201cEmangnya nggak ada shuttle bus?\u201d<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 KRS UNS warna biru muda<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di kampus lain, kalau butuh KRS versi cetak, cukup di-print di kertas putih. Tapi, coba dong main-main ke UNS. Di UNS, KRS dicetak menggunakan kertas berwarna biru muda untuk dibawa ke administrasi atau dosen wali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saking sudah membuminya KRS warna biru di UNS, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/usaha-fotokopi-lakukan-praktik-kotor-bikin-resah-pelanggan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tukang fotokopi<\/a> di sekitaran UNS sampai hafal. Ketika ada mahasiswa UNS bilang mau cetak KRS, kang fotokopi ini akan langsung mengambil kertas warna biru tanpa harus bertanya lagi.<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Masih menyimpan bangku era kolonial<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anak kampus lain kalau main ke UNS, tepatnya ke<\/span><a href=\"https:\/\/x.com\/jeongwooest\/status\/1960347973306794267?t=SBGpPEVwmziMfq6T9qDS3g&amp;s=19\"> <span style=\"font-weight: 400;\">kelas A3.08 dan A3.09 Farmasi FMIPA<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, pasti akan terheran-heran. Bagaimana tidak? Di kelas tersebut, kursi kayu jadul yang menyatu dengan meja, lengkap dengan coretan-coretan jerit hati mahasiswa, masih setia menemani perkuliahan. Bagi mahasiswa UNS, itu pemandangan biasa. Itung-itung merasakan vibes kuliah jaman kolonial.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, bagi anak kampus lain, UGM atau Binus, misalnya, yang ruang kelas sudah ergonomis, staff-friendly dan free charging, masuk ke kelas A3.08 dan A3.09 Farmasi FMIPA UNS pasti merasa seperti sedang masuk museum sejarah pendidikan.<\/span><\/p>\n<h2><b>#4 Denyut kehidupan di gerbang belakang<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal lain yang umum terjadi di UNS tapi tidak lumrah terjadi di kampus lain adalah keberadaan gerbang belakang yang lebih ramai ketimbang gerbang depan. Pada umumnya, di banyak kampus, gerbang depan jadi detak kehidupan. Ia jadi saksi mobilitas mahasiswa dan dosen. Lihat saja bagaimana gerbang depan UI yang tak pernah sepi. Sementara di UNS, gerbang depan seringkali hanya dijadikan sebagai simbol dan spot foto-foto cantik.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/gerbang-belakang-uns-punya-sisi-suram-yang-perlu-diwaspadai\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gerbang belakang UNS<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> lebih ramai daripada gerbang depan karena ia menjadi episentrum kehidupan mahasiswa. Di sana berjajar warung makan yang selalu siap jadi penyelamat anak kos, fotokopian tempat mencetak KRS dadakan, sampai parkiran motor. Macet, riuh dan penuh interaksi. Tapi, itulah pintu masuk UNS sejati.<\/span><\/p>\n<h2><b>#5 Tempat ibadah di UNS lengkap<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak banyak yang tahu bahwa kampus yang terletak di Kecamatan Jebres Kota Surakarta ini memiliki nilai sempurna dalam hal toleransi kehidupan beragama. Bagaimana tidak? Di Universitas Sebelas Maret, <\/span><a href=\"https:\/\/uns.ac.id\/id\/uns-update\/harmonisasi-enam-umat-beragama-di-uns.html\"><span style=\"font-weight: 400;\">ada 6 tempat ibadah<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang disediakan untuk semua warga kampus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Enam rumah ibadah yang ada di Universitas Sebelas Maret, yaitu Masjid Nurul Huda, Gereja Katolik, Gereja Protestan, Pura Bhuana Agung Saraswati, Vihara Bodhisasana, serta Klenteng Sinar Kebajikan\/Ming De Mi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keberadaan<\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/uns-kampus-pertama-dengan-6-tempat-ibadah\/\"> <span style=\"font-weight: 400;\">6 tempat ibadah<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> tentu jadi hal yang tidak lumrah bagi kampus lain yang rata-rata hanya memiliki paling banyak 2 tempat ibadah saja. Fix. Ini mahasiswa Unnes, ITS, Unsoed, dll yang agamanya non islam pasti bakal iri banget sama mahasiswa UNS.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Btw, kalau di kampusmu sih bagaimana, Lur? Pasti ada juga dong hal-hal yang terasa wajar di sana, tapi nggak wajar bagi mahasiswa kampus lain? Yang jelas, segala keunikan yang ada di kampus kita pada akhirnya akan menjadi cerita menarik. Cerita tersebut nantinya akan kita banggakan atau bahkan kita tertawakan ketika lulus. Sebab, setelah wisuda, nilai A dan B bisa saja cepat terlupakan, tapi pengalaman aneh, absurd, sekaligus membekas di kampus justru jadi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sesuatu yang akan terus kita ceritakan berulang-ulang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis : <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dyan Arfiana Ayu Puspita<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor : Kenia Intan<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/skripsi-adalah-matkul-favorit-saya-sampai-rela-kuliah-7-tahun\/\"><b>Unpopular Opinion: Skripsi Adalah Matkul Favorit Saya Sampai Rela Kuliah 7 Tahun.<\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada beberapa hal yang terasa wajar oleh mahasiswa UNS, tapi ternyata dipandang kurang lumrah di mata mahasiswa kampus lain dan orang umum. <\/p>\n","protected":false},"author":613,"featured_media":355445,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13089],"tags":[921,436,1579,2284,16006,6570],"class_list":["post-355441","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kampus","tag-kampus","tag-kuliah","tag-ptn","tag-solo","tag-universitas-sebelas-maret","tag-uns"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/355441","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/613"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=355441"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/355441\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/355445"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=355441"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=355441"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=355441"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}