{"id":353942,"date":"2025-08-24T13:19:38","date_gmt":"2025-08-24T06:19:38","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=353942"},"modified":"2026-01-07T09:26:47","modified_gmt":"2026-01-07T02:26:47","slug":"penghasilan-minimal-setelah-menikah-versi-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/penghasilan-minimal-setelah-menikah-versi-2025\/","title":{"rendered":"Menghitung Penghasilan Minimal Setelah Menikah Versi 2025, Punya Gaji 7 Juta Baru Bisa Hidup Nyaman!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menikah itu mudah. Dalam ajaran Islam, syarat sah pernikahan sederhana saja. Yaitu, ada mempelai, wali, saksi, serta ijab kabul. Kalau mau ditambah sunnah, ya akad di masjid, pakai mahar sederhana, selesai. Dalam ajaran Kristen, inti pernikahan terletak pada janji di hadapan Tuhan dan jemaat, disahkan oleh pendeta atau pastor. Hindu dan Buddha pun menekankan penyatuan dua insan dalam upacara suci yang sebenarnya bisa dilakukan tanpa harus pesta berlebihan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, yang membuat menikah jadi tampak rumit justru datang setelahnya. Tepatnya, ketika sudah dibenturkan dengan tagihan listrik, beli beras, dll. Tak jarang, realitas sosial-ekonomi tersebut yang menjadi pemicu huru-hara rumah tangga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Soal finansial dalam rumah tangga ini sebenarnya pernah saya hitung di sebuah<\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/menghitung-penghasilan-minimal-setelah-menikah\/\"> <span style=\"font-weight: 400;\">tulisan<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">yang<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> terbit tahun 2022. Waktu itu dihitung-hitung dengan penghasilan Rp4,6 juta per bulan, pasangan muda masih bisa hidup dengan cukup. Tapi itu dulu. Sekarang kondisi ekonomi berubah. Inflasi terus berjalan, harga kebutuhan pokok pun makin merangkak naik. Angka Rp4,6 juta yang dulu terasa lumayan, kini bisa jadi pas-pasan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, mari kita hitung ulang, berapa sih penghasilan minimal yang ideal bagi pasangan menikah di era sekarang agar hidupnya tetap stabil, waras, dan bahagia? Biar gampang, mari kita bagi pos kebutuhan jadi 5 pengeluaran utama, yaitu tempat tinggal, pengeluaran harian, tagihan, tabungan dana darurat dan lain-lain.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pengeluaran untuk tempat tinggal setelah menikah<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut data<\/span><a href=\"https:\/\/www.detik.com\/properti\/berita\/d-7638165\/kisaran-harga-sewa-hunian-di-jawa-bali-berdasarkan-tipe-rumah\"> <span style=\"font-weight: 400;\">Pinhome Home Rental Index (PHRI) kuartal III 2024,<\/span><\/a> <span style=\"font-weight: 400;\">biaya sewa rumah tahunan di Jawa\u2013Bali cukup variatif. Untuk rumah tipe kecil (\u2264 tipe 54 m\u00b2), biaya sewa di beberapa kota besar berkisar antara Rp20 juta \u2013 Rp36 juta per tahun, atau sekitar Rp1,7-3 juta per bulan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu nggah usah ngeyel dengan menyebut \u201cDi daerahku ada kok kontrakan pasutri yang per bulannya cuma 400 ribu!\u201d Cuci muka dulu, sana. Ini konteksnya hidup nyaman. Dan saya yakin kita sepakat kalau tinggal di kontrakan yang buat slonjor aja kepentok dinding, itu jauh dari kata nyaman. Apalagi kalau udah menikah, jelas, kenyamanan kadang menentukan keharmonisan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau toh ambil KPR, cicilan rumah KPR tipe kecil, angkanya bisa 2-3 jutaan per bulan. Biar mudah, kita ambil angka moderat 2 juta per bulan untuk pengeluaran tempat tinggal.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pengeluaran untuk konsumsi harian<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hitungan pos pengeluaran selanjutnya adalah konsumsi harian setelah menikah. Konsumsi harian ini tidak hanya belanja dapur (beras, lauk, sayur, bumbu) saja, ya. Tapi juga uang transport untuk beli bensin, beli sampo, odol, sabun, dll. Jika dihitung-hitung, demi hidup yang lebih nyaman, pasutri membutuhkan biaya sebesar 2,5 juta sebulan untuk pos konsumsi harian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kenapa segitu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begini. Di Desember 2022, harga beras premium di tingkat penggilingan rata-rata mencapai Rp10.954\/kg, sedangkan pada Agustus 2025, harga beras premium eceran per kg nasional berada di angka Rp16.247. Secara kasar, harga beras premium meningkat sekitar 50\u201360% dari 2022 ke 2025. Itu baru beras, ya. Belum ngomongin soal pertalite yang saat ini naik 30% dari 2022, dan pritilan lain yang kelihatan sepele, seperti sabun dkk yang juga rata-rata mengalami kenaikan sekitar sekitar 10\u201320 %.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, ya, 2,5 juta untuk konsumsi harian itu tidak berlebihan, bahkan cenderung nge-pres.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pengeluaran untuk tagihan &amp; utilitas<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk pos pengeluaran tagihan dan utilitas setelah menikah, jika dirinci akan sbb:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Listrik: Rp500 ribu (AC dan kulkas jalan tiap hari)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Air: Rp200 ribu<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Internet rumah: Rp450 ribu<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pulsa &amp; kuota masing-masing: Rp200 ribu<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Total utilitas: Rp1.350.000<\/span><\/p>\n<h2><b>Pengeluaran untuk tabungan &amp; dana darurat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, supaya pasutri di era tahun 2025 bisa hidup dengan nyaman, harus ada tabungan yang dipersiapkan untuk dana darurat. Besarannya, ini kalau kita mau bicara level nyaman, minimal harus ada tabungan 1 juta sebulan. Kalau udah menikah, angka ini kayaknya sulit untuk ditawar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Angka 1 juta sebulan ini bukan untuk gaya hidup \u201cBosen dikit, healing ke Jepang\u201d, ya. Tapi, ini adalah angka realistis untuk sebatas nggak mumet ketika tiba-tiba harus masuk rumah sakit tapi tidak sepenuhnya oleh BPJS. Atau, sesederhana bisa segera ganti kacamata ketika patah, tanpa harus nunggu tanggal gajian ataupun ngutang dulu ke teman.<\/span><\/p>\n<h2><b>Hasil hitungan penghasilan menikah versi 2025<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika dihitung-hitung, maka jumlah pengeluaran yang dibutuhkan di tahun 2025 adalah 2 juta untuk tempat tinggal + 2,5 juta untuk kebutuhan harian + 1,35 juta untuk bayar tagihan + 1 juta untuk tabungan = 6,85 juta per bulan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah sudah cukup?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oh, tentu saja belum. Ada satu pos pengeluaran setelah menikah yang belum kita hitung, yaitu pos pengeluaran lain-lain. Pos ini mencakup kebutuhan tak terduga, seperti kondangan, sedekah, servis kendaraan, laundry pas lagi capek, hingga sesekali kabur ke pantai atau nonton bioskop demi menjaga kewarasan. Besarannya 1 juta per bulan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, total pengeluaran sebulan versi 2025 agar bisa hidup dengan nyaman adalah 6,85 juta + 1 juta = 7,35 juta per bulan. Monggo hitung ulang, barangkali saya salah hitung, seperti salah hitungnya bapak-bapak yang sudah buat<\/span><a href=\"https:\/\/inet.detik.com\/cyberlife\/d-8073268\/viral-jerome-polin-bongkar-hitungan-salah-tunjangan-rumah-dpr-rp-50-juta?utm_source=chatgpt.com\"> <span style=\"font-weight: 400;\">Jerome Polin<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> sampai effort bikin VT hitung-hitungan yang benar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Btw, angka 7,35 juta sebulan itu untuk pasangan tanpa anak, ya. Begitu ada bayi, hitungannya jelas berbeda lagi. Kebutuhan dipastikan akan naik seiring bertambahnya pos pengeluaran untuk susu, popok, kesehatan, hingga persiapan pendidikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada akhirnya, menikah bukan semata perkara hati, tapi juga perkara dompet. Menikah itu memang indah, tapi akan semakin indah kalau listrik terbayar tepat waktu, cicilan lancar, dan tabungan tetap terisi. Yakinlah, nonton token listrik kedap-kedip di malam minggu itu nggak ada romantis-romantisnya sama sekali!<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/esai\/mengumpulkan-keberanian-menikah-meski-gaji-cuma-umr\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mengumpulkan Keberanian Menikah Meski Gaji Cuma UMR<\/a><\/strong><\/p>\n<div class=\"jeg_ad jeg_ad_article jnews_content_inline_2_ads \">\n<div class=\"ads-wrapper align-center \">\n<div class=\"ads_code\" style=\"text-align: left;\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jadi, mari kita hitung, berapa sih penghasilan yang ideal bagi pasangan menikah di era sekarang agar hidupnya tetap waras dan bahagia?<\/p>\n","protected":false},"author":613,"featured_media":343586,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_comment_section":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[13078],"tags":[29632,24612,14,29631],"class_list":["post-353942","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gaya-hidup","tag-biaya-hidup-setelah-menikah","tag-biaya-menikah","tag-menikah","tag-penghasilan-minimal-setelah-menikah"],"modified_by":"Anggi Thoat Ariyanto","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/353942","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/613"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=353942"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/353942\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/343586"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=353942"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=353942"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=353942"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}