{"id":352900,"date":"2025-08-15T14:14:11","date_gmt":"2025-08-15T07:14:11","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=352900"},"modified":"2025-08-15T14:00:58","modified_gmt":"2025-08-15T07:00:58","slug":"4-perilaku-penjaga-kos-yang-diam-diam-dibenci-penghuninya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-perilaku-penjaga-kos-yang-diam-diam-dibenci-penghuninya\/","title":{"rendered":"4 Perilaku Penjaga Kos yang Diam-diam Dibenci Penghuninya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada berbagai tipe kos-kosan yang bisa kita jumpai. Ada pemilik kos yang tinggal persis di sebelah, atau bahkan satu halaman dengan bangunan kos. Kosan tipe ini tidak membutuhkan penjaga kos. Pasalnya, pemilik koslah yang akan merangkap sebagai satpam, resepsionis, dan polisi moral di lingkungan kosan tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, ada juga pemilik kos yang tinggal jauh dari lokasi. Mereka hanya muncul sesekali, biasanya di momen-momen sakral seperti menagih <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/maba-jangan-langsung-sewa-kos-tahunan-kalau-nggak-mau-menderita\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">uang sewa<\/a> atau mengecek kamar kosong. Untuk kos tipe ini, keberadaan penjaga kos adalah sebuah keniscayaan. Merekalah yang sehari-hari bertanggung jawab menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan kosan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbicara soal penjaga kos, sungguh suatu rejeki nomplok jika kita dipertemukan dengan yang baik dan bertanggung jawab. Minimal, seperempat beban hidup anak kos bisa terangkat. Sayangnya, tidak semua penjaga kos itu amanah. Ada juga yang kelakuannya bikin penghuni kos geregetan.<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Penjaga kos merangkap CCTV<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh tipe penjaga kos yang bikin geregetan adalah penjaga kos yang merangkap sebagai CCTV manusia. Dari luar, ia mungkin tampak sibuk menyapu halaman atau mengepel teras. Tapi, lihat dong matanya. Sibuk jelalatan memindai gerak-gerik setiap penghuni kos.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gara-gara kebiasaannya jadi CCTV ini, penjaga kos tahu persis kamu pulang jam berapa, sama siapa, pakai baju apa, sampai paket yang kamu terima isinya apa. Semua terekam rapi di otak mereka. Kalau informasi itu cuma dia simpan sendiri sih, okelah ya. Masalahnya, rekaman itu biasanya dicertiakan ke ibu kos. Bahkan, kadang \u201cdi-broadcast\u201d ke warung dekat gang. Lengkap dengan narasi dramatis hasil imajinasi pribadi mereka sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi ya jangan kaget kalau suatu hari kamu mampir beli <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/dosa-indomie-rawon-yang-bikin-pembeli-kapok-mencicipi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Indomie<\/a> di warung depan, lalu si penjaga warung tiba-tiba nyapa dengan sapaan yang tak biasa, \u201cOh ini, Mbak yang tiap minggu check out skincare~\u201d<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Rajin nagih, tapi budeg dengan complain penghuni<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, celakalah bagi para penjaga kos yang kalau nagih banter, tapi giliran ditegur soal fasilitas, malah pura-pura nggak denger.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya memang, membayar kos itu kewajiban seluruh penghuni. Tapi, ya, lihat-lihat situasilah. Masa jatuh tempo tanggal 23, awal bulan sudah diingatkan? Kayak <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-alasan-yang-bikin-saya-enggan-pasang-wifi-di-rumah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">First Media<\/a> aja. Ngingetin lewat e-mail iya, lewat notifikasi aplikasi pun gas terus. Berkali-kali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Giliran ada penghuni yang komplain karena pintu kamar mandi nggak bisa nutup, air nggak lancar, lampu ketap-ketip, beuhh\u2026 langsung mode slow response. Jawabannya cuma, \u201cBentar, besok,\u201d begitu terus. Pas besoknya diingatkan, jawabannya masih sama, \u201cBentar, besok.\u201d Seolah sengaja banget nunggu penghuni kos lupa dengan sendirinya.<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Jaga kos, tapi nyambi jadi broker kamar<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dilihat dari job desc-nya, tugas utama penjaga kos itu\u00a0 menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan kosan. Tujuannya, biar penghuni kos betah. Sesimpel itu. Tapi, entah kenapa, ada saja penjaga kos yang merangkap jadi broker. Begitu ada kamar kosong, dia langsung gercep cari penyewa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebetulnya sih nggak masalah kalau sekadar membantu cari penghuni baru. Toh, pemilik kosan juga bakal senang kalau kamar cepat terisi. Masalahnya, yang bikin gedeg adalah penjaga kos ini diam-diam menaikkan harga kosan dengan dalih komisi. Niatnya cari tambahan, tapi efeknya bikin harga kosan jadi makin mencekik. Di Semarang banyak nih yang kayak gini, terutama di sekitaran<\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pemilik-kos-kosan-di-unnes-geram-dengan-kelakuan-makelar-kos\/\"> <span style=\"font-weight: 400;\">UNNES<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h2><b>#4 Penjaga kos yang diam-diam pakai fasilitas penghuni<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di banyak kosan, ada fasilitas yang digunakan bersama-sama oleh para penghuni. Misalnya, kamar mandi umum, ruang jemur, termasuk dapur lengkap dengan kulkasnya. Konsep seperti ini sepintas terdengar indah. Ada nilai kebersamaan, gotong royong dan saling pengertian. Tapi, di dunia nyata, nilai-nilai tersebut seringkali kalah dengan drama klasik berjudul Barangku Hilang di Kosan episode kesekian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya, kejadiannya begini. Pagi-pagi penghuni ingin sarapan, membuka kulkas dengan penuh harap menemukan telur yang semalam dia beli. Eh, ternyata kotak telurnya kosong. Atau susu UHT yang semalam masih setengah, tiba-tiba tinggal kotaknya saja. Perang pun pecah. Mulai dari saling curiga sampai kode-kode halus di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/alasan-kenapa-gabung-grup-whatsapp-penting\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">grup WhatsAp<\/a>p kos. Kode halus nggak mempan? Teriak-teriaklah!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Plot twist-nya, ternyata pelakunya bukan sesama penghuni, melainkan penjaga kos. Tapi, tentu saja penjaga kos ini diem-diem bae. Dia, justru jadi yang paling vokal mengingatkan penghuni kos agar mengambil hanya miliknya saja, jangan milik penghuni lain. Waduh, Bang. Sudah ditunggu tuh sama kerak neraka. Kapan mau check in?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah deretan kelakuan penjaga kos yang bikin penghuni jadi merasa tidak nyaman.<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Memang, tidak semua penjaga kos seperti ini. Ada juga yang tulus menjaga keamanan, ringan tangan membantu, dan ramah menyapa penghuni kosan. Kalau kamu dapat penjaga kos yang baik seperti itu, sesekali di<a href=\"https:\/\/www.gojek.com\/id-id\/gofood\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> GoFood<\/a>-in makanan bolehlah\u00a0 ~<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis : <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dyan Arfiana Ayu Puspita<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor : Kenia Intan<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-kelemahan-tinggal-di-kos-putri-yang-jarang-disadari-orang\/\"><i>5 Kelemahan Tinggal di Kos Putri yang Jarang Disadari Banyak Orang<\/i><\/a>.<\/strong><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini <\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\">ya.\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perilaku penjaga kos kadang bikin geram penghuninya seperti terlalu kepo urusan penghuni hingga &#8220;budeg&#8221; akan komplain. <\/p>\n","protected":false},"author":613,"featured_media":352912,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13078],"tags":[21684,29499,34,28185],"class_list":["post-352900","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gaya-hidup","tag-kos-kosan","tag-kos-penjaga-kos","tag-mahasiswa","tag-penghuni-kos"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/352900","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/613"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=352900"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/352900\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/352912"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=352900"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=352900"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=352900"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}