{"id":350455,"date":"2025-08-03T12:11:44","date_gmt":"2025-08-03T05:11:44","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=350455"},"modified":"2025-08-03T12:11:44","modified_gmt":"2025-08-03T05:11:44","slug":"mengganti-tugas-akhir-skripsi-dengan-magang-itu-pendapat-yang-naif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mengganti-tugas-akhir-skripsi-dengan-magang-itu-pendapat-yang-naif\/","title":{"rendered":"Mengganti Tugas Akhir Skripsi dengan Magang Itu Pendapat yang Naif dan Nggak Berpikir Panjang"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat membaca artikel dengan judul \u201c<\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/skripsi-sudah-tidak-layak-sebagai-syarat-kelulusan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Skripsi Sudah Tidak Layak sebagai Syarat Kelulusan, Lebih Baik Diganti dengan Magang!<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d, saya sebagai mahasiswa akhir yang tengah mati-matian menggarap skripsi, merasa terpanggil untuk menanggapi artikel tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya jadi heran, kok masih ada orang yang menganggap tugas akhir skripsi itu tidak penting. Ini justru malah membuat kami yang sedang menggarap skripsi dongkol. Sudah susah payah mengerjakan, malah dikatakan tidak penting.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka, berikut akan saya tuliskan saja alasan kenapa skripsi tetap layak menjadi tugas akhir, dan nggak perlu diganti magang.<\/span><\/p>\n<h2><b>Menggarap skripsi memang beban, tapi bukan berarti tidak bermanfaat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak bisa dimungkiri, skripsi merupakan beban berat yang mesti ditanggung oleh mahasiswa akhir. Mulai dari penelitian, mencari data, revisi, dll. Semua itu tentu beban. Tapi, yang perlu diingat, meski membebani, menggarap skripsi bukan berarti nggak bermanfaat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya nggak perlu nulis panjang lebar tentang manfaat menulis skripsi ini. Kalian bisa baca artikel yang diterbitkan Mojok dengan judul \u201c<\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/skripsi-sudah-usang-adalah-pendapat-ngawur\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Menganggap Skripsi Sudah Usang Adalah Pendapat Ngawur, Nyatanya Skripsi Masih Banyak Manfaatnya kok!<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d. Saya rasa itu sudah cukup mewakili.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kalau skripsi bermasalah, jangan salahkan programnya, tapi siapa pelakunya<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini sudah sering menjadi logika yang dipakai ketika ada sebuah kesalahan dalam program. Padahal, programnya sudah benar, cuma pengerjaannya saja yang nggak maksimal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama seperti skripsi ini misalnya. Padahal, tujuan program skripsi bagi mahasiswa akhir sudah benar: menunjang daya analitis mahasiswa, kontribusi akademik, hingga keterkaitannya di dunia kerja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, kalau tujuan ini nggak dicapai, malah program skripsinya yang disalahkan. Padahal, bukannya nggak mungkin kalau ketidakberhasilan itu adalah ulah oknum, orang yang nggak betul paham dengan tujuan dari adanya tugas akhir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya saja bimbingan skripsi. Bimbingan skripsi itu bukan sembarangan dilakukan, tapi juga ada SOP-nya, menurut masing-masing universitas. Jadi, kalau ada mahasiswa yang sulit nemuin dosen buat bimbingan, jangan salahkan program skripsinya dong. Barangkali dosennya saja yang perlu diingatkan sama tugasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya karena situ merasa nggak ada manfaatnya, bukan berarti programnya yang salah. Coba pertanyakan lagi ke diri sendiri: masak teori beneran nggak berfungsi di dunia nyata? Padahal, landasan-landasan segala praktik di dunia ini dari teori, masak bisa-bisanya nggak kepake?<\/span><\/p>\n<h2><b>Magang bukanlah solusi untuk menggantikan skripsi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu argumen yang disampaikan oleh penulis artikel tersebut adalah, bahwa magang membawa kita langsung terjun ke dunia kerja. Oke, saya sepekat dengan itu. Tapi tolong diingat, kalau kuliah itu bukan kursus kerja cepat. Universitas bukan lembaga pelatihan industri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau semuanya berorientasi pada kerja praktis, lah, apa bedanya dengan <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekolah_menengah_kejuruan\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">SMK<\/a> dong? Lagi pula, bukannya sudah banyak program studi mata kuliah PKL dan KKN? Apakah itu belum cukup untuk menjembatani mahasiswa dengan dunia kerja?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cTapi kan PKL dan KKN nggak sepenuhnya serius?\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alah, ini sih alasan doang menurut saya. Terus, siapa dong yang menjamin kalau program magang bakal bener-bener serius? Yakin, kalau mahasiswa magang nggak cuma disuruh fotocopy atau bikinin kopi doang?<\/span><\/p>\n<h2><b>Nggak semua jurusan bisa menerima program magang sebagai tugas akhir<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut saya, ini adalah poin yang paling penting. Kalau magang dijadikan sebagai tugas akhir, lantas bagaimana dengan mahasiswa dari jurusan non-industri? Katakanlah seperti filsafat, sastra, atau kajian agama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, mau ke mana coba nanti magangnya? Terus, gimana cara evaluasinya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Asal tau saja, nggak semua jurusan cocok dipaksakan dengan sistem magang. Menurut saya, skripsi adalah bentuk evaluasi paling adil untuk semua disiplin ilmu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ahh, saya jadi badmood saat ada yang menganggap bahwa tugas akhir skripsi bukanlah hal yang penting. Jadi sia-sia dong usaha yang selama ini saya lakukan mati-matian. Apa mesti berhenti di tengah jalan saja kalau begitu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengganti skripsi dengan magang bisa tampak praktis dan relevan. Tapi jangan lupa, itu bisa mereduksi makna universitas menjadi sekadar pabrik tenaga kerja. Mahasiswa nggak boleh didorong cuma buat lulus cepat, tapi juga harus menyelesaikan program akademiknya dengan tuntas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menghindari skripsi karena dianggap beban dan terlalu sulit, justru meragukan peran universitas sebagai lembaga keilmuan. Atau memang skill issue aja. Kalau itu sih, udah nggak bisa didebat lah ya.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Ahmad Dani Fauzan<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/cara-menyelesaikan-skripsi-dalam-2-minggu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Saya Bukan Mahasiswa Pintar, tapi Bisa Menyelesaikan Skripsi dalam 2 Minggu, Sini Saya Kasih Tahu Strateginya<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengganti skripsi dengan magang  tampak praktis dan relevan. Tapi jangan lupa, itu mereduksi universitas menjadi sekadar pabrik tenaga kerja.<\/p>\n","protected":false},"author":2726,"featured_media":277721,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13089],"tags":[1182,236],"class_list":["post-350455","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kampus","tag-magang","tag-skripsi"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/350455","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2726"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=350455"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/350455\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/277721"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=350455"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=350455"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=350455"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}