{"id":341955,"date":"2025-06-18T08:27:40","date_gmt":"2025-06-18T01:27:40","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=341955"},"modified":"2025-06-19T16:51:43","modified_gmt":"2025-06-19T09:51:43","slug":"ormek-kumpulan-mahasiswa-haus-pujian-yang-patut-diwaspadai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/ormek-kumpulan-mahasiswa-haus-pujian-yang-patut-diwaspadai\/","title":{"rendered":"Ormek Lebih Cocok Disebut Kumpulan Mahasiswa Haus Pujian daripada Organisasi Mahasiswa"},"content":{"rendered":"<p>Memasuki dunia perkuliahan, mahasiswa pasti tidak asing dengan o<span style=\"font-weight: 400;\">rganisasi mahasiswa eksternal kampus atau biasa disingkat Ormek.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Organisasi-organisasi ini tidak berada di bawah naungan kampus, tapi keberadaannya begitu memengaruhi kehidupan warga kampus. Bagaimana tidak, organisasi-organisasi<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> ini kerap rebut-rebutan posisi organisasi internal di kampus.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Bagi yang belum terbayang seberapa signifikan kehadiran ormek bagi dinamika kampus, mungkin kalian bisa membayangkan ormek seperti <a href=\"https:\/\/mojok.co\/movi\/reformasi-partai-politik-indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">partai politik di Idnonesia<\/a>. Tiap ormek punya nilai dan tujuan yang diperjuangkan, dan mereka berlomba-lomba untuk &#8220;mempromosikan&#8221; itu dengan berbagai cara. Sayangnya, nilai dan tujuan ormek kadang omon-omon saja, tidak benar-benar untuk kebaikan bersama. Sementara cara-cara mereka menggaet lebih banyak anggota kadang dibumbui kecurangan. Mirip-mirp partai politik di Indoensia pokoknya. Itu mengapa, kalau kalian muak dengan\u00a0 praktik-praktik parpol di Indonesia, saya berani jamin, kalian pasti juga muak dengan kelakuan ormek.<\/p>\n<h2><b>Ormek tempat mahasiswa haus sanjungan<\/b><\/h2>\n<p>Sebagai sebuah organisasi, ormek pasti punya nilai-nilai dan tujuan yang baik, tapi itu secara tertulis saja. Sebab, praktiknya, mahasiswa yang tergabung dalam ormek banyak yang tidak menghidupi nilai-nilai dan tujuan itu. Kenyatannya, tidak sedikit mahasiswa yang gila hormat dan haus sanjungan menjadikan ormek sebagai sarana memuaskan ego semata.\u00a0\u00a0<span style=\"font-weight: 400;\">Saya tidak mengatakan semua anggota organisasi mahasiswa ekstra kampus itu gila hormat ya. Namun, sejauh pengamatan saya, mahasiswa yang gila hormat tidak akan absen untuk bergabung ke organisasi ini. Di ormek inilah rasa haus ingin dihormati bisa dengan mudah diperoleh. Itu memungkinkan sebab budaya seniortias di ormek masih sangat kental.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Asal tahu saja, di ormek tak sulit menemukan senior yang lulusnya molor, ilmunya nggak ada yang kecantol, kalau beropini asal ngomong, pokoknya kosong deh. Tapi, jangan heran, orang-orabg seperti itu pengikutnya banyak, terutama para maba. Ya, termasuk saya dulu saat semester pertama, masih asal-asalan menghamba pada senior yang pandai berkata-kata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, kini setelah saya wisuda,sungguh sangat mudah mendeteksi mana senior ormek yang benar-benar berintelektual dan mana yang pura-pura. Hehehe. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, kalian mahasiswa, khususnya maba, sebaiknya hati-hati ya!<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/ormek-kumpulan-mahasiswa-haus-pujian-yang-patut-diwaspadai\/2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong><em>Baca halaman selanjutnya: Seburuk-buruknya &#8230;<\/em><\/strong><\/a><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h2><b>Seburuk-buruknya alumni, tetap banyak yang mengapresiasi<\/b><\/h2>\n<p>Selain senioritas yang masih kental, alasan lain <span style=\"font-weight: 400;\"> organisasi mahasiswa ekstra kampus jadi sarangnya orang-orang gila hormat karena mereka menerapkan solidaritas yang kelewat solid, solidaritas yang keliru. Asal tahu saja, anggota ormek akan memaafkan dosa atau kesalahan apapun yang dilakukan anggota lainnya. Sekalipun kesalahan atau<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dosa\u00a0 itu merugikan bangsa dan negara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya menyebut bangsa dan negara bukan melebih-lebihkan! Memang begitu adanya. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya nih, alumni ormek yang berhasil mendapatkan jabatan, meski dengan jalan licik dan haram, akan tetap banyak kader ormek yang menyanjung mereka. Bahkan, semisal kinerja mereka tidak becus pun, masih banyak kader ormek yang kagum. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Pokoknya anggota ormek itu selalu fokus sama jabatannya daripada kerjanya. Yang penting mah punya posisi dulu!\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh lain, reputasi senior ormek tetap dianggap baik-baik saja sekalipun sudah melakukan korupsi besar-besaran. Contoh ini nggak ngarang lho. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun lalu, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/menaruh-belas-kasih-pada-keluarga-koruptor-itu-tak-masuk-akal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">koruptor<\/a> yang kebetulan alumni ormek saya tetap disambut meriah saat keluar dari jeruji besi. Ketua organisasi mahasiswa ekstra kampus saya bahkan sampai rela berangkat ke Jakarta untuk menyambut mantan koruptor ini. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hadeh, aneh memang kondisi ormek di kehidupan mahasiswa!\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Meski tak punya kemampuan, semua bisa dapat jabatan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah nonton percakapan Darmawan Sepriyossa dengan Okky Madasari di kanal youtube<\/span><a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=K6lfJ7cqqRM\"> <span style=\"font-weight: 400;\">Forum Keadilan TV<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">? Pada wawancara tersebut, Okky Madasari berpendapat bahwa tujuan Prabowo saat ini hanyalah sekedar ingin menjadi presiden. Tidak ada hasrat untuk memajukan Indonesia. Jika pendapat ini benar, ketahuilah bahwa fenomena ini juga umum terjadi di dunia organisasi mahasiswa ekstra kampus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mahasiswa yang berhasil punya jabatan di organisasi mahasiswa ekstra kampus, atau di organisasi internal kampus dengan bantuan ormek, mereka hanya digerakkan oleh keinginan untuk menjadi ketua. Tapi tidak punya hasrat akan dikemanakan organisasinya supaya bisa bermanfaat bagi semua.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, maklum saja kalau sering kali organisasi yang ketuanya berangkat dari ormek, prokernya ya gitu-gitu saja. Tidak ada yang menarik. Bahkan, kadang langsung tidak ada kabar setelah melaksanakan pelantikan wkwkwk.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Hadeh, cape-cape rebutan jabatan sampe baku hantam, eh pas jadi malah bingung mau ngapain! Nggak jelas pokoknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, itulah sisi gelap dunia organisasi mahasiswa eksternal kampus. Oiya, saya bukan melarang kalian bergabung ke organisasi mahasiswa ekstra kampus ya. Tapi, alangkah lebih baik dipertimbangkan dengan bijak. Jangan mudah percaya pula pada senior, sebab tak sedikit senior yang sebenarnya juga masih tolol.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Abdur Rohman<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-ciri-nyentrik-mahasiswa-jurusan-hukum-jadi-mudah-dikenali\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">4 Ciri Nyentrik Mahasiswa Jurusan Hukum yang Membuat Mereka Begitu Mudah Dikenali<\/a><\/strong><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ormek lebih cocok disebut kumpulan mahasiswa yang haus pujian daripada organisasi. Senioritas masih kental, kurang kompeten, dan permisif.<\/p>\n","protected":false},"author":2507,"featured_media":341997,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13089],"tags":[34,6342,28915,5314],"class_list":["post-341955","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kampus","tag-mahasiswa","tag-organisasi-mahasiswa","tag-organisasi-mahasiswa-eksternal-kampus","tag-ormek"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/341955","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2507"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=341955"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/341955\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/341997"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=341955"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=341955"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=341955"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}