{"id":340506,"date":"2025-06-08T11:45:19","date_gmt":"2025-06-08T04:45:19","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=340506"},"modified":"2025-06-08T11:47:36","modified_gmt":"2025-06-08T04:47:36","slug":"bem-unesa-gerombolan-mahasiswa-malas-kerja-cuma-cari-muka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/bem-unesa-gerombolan-mahasiswa-malas-kerja-cuma-cari-muka\/","title":{"rendered":"BEM Unesa Hanyalah Gerombolan Mahasiswa yang Malas Kerja, Sekali Kerja Malah Cuma Cari Muka"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kuliah 4 tahun di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/unesa-adalah-kampus-paling-pick-me-hobi-caper-ke-pemerintah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Universitas Negeri Surabaya<\/a> (<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Unesa), belum pernah saya dipimpin oleh BEM yang bagus kinerjanya. Tiap tahun, selalu saja kabinet BEM Unesa cuma jadi pelengkap formalitas kampus. Ya, hanya biar ada pengurusnya. Apakah mereka peduli pada kesejahteraan mahasiswanya? Saya tidak yakin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu, maklum jika banyak mahasiswa Unesa yang merasa sengsara kuliah di kampus ini. Sebab, BEM-nya tidak bisa menjadi pembendung kebijakan kampus yang seenaknya saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya, meningkatnya pagu di kampus yang tidak dibarengi dengan penambahan sarana dan prasarana. Eh, malah berakhir mahasiswa harus kuliah online karena kekurangan kelas. Nah, ini BEM-nya kemana?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi ternyata, ini tidak hanya terjadi saat saya jadi mahasiswa saja. Kini, setelah saya lulus, kabinet BEM terbaru masih tetap sama dengan yang dulu-dulu!<\/span><\/p>\n<h2><b>BEM lain udah bangun, BEM Unesa masih tidur<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ibarat hari pertama kerja, BEM Unesa adalah pekerja yang kelabakan karena sudah sangat kesiangan. Hal ini bisa kita pantau dari postingan instagramnya (@bem_unesa).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak ditetapkan pada 1 Januari 2025, BEM agaknya belum melakukan apa-apa sampai sekarang. Jika dilihat dari postingan instagramnya, selama 5 bulan, mereka hanya disibukkan oleh unggahan oprec pengurus dan upgrading pengurusnya saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Postingan itu pun sepertinya diunggah hanya karena juga ingin mengunggah ucapan selamat Idul Adha yang dipasang wajah presidennya. Haduh! Sangat mencerminkan orang-orang yang lebih suka leha-leha.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika dibandingkan dengan kampus lain di <a href=\"https:\/\/www.unesa.ac.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Surabaya<\/a>, ah jauh sekali. BEM lain sudah tancap gas dari jauh-jauh hari. Tak berleha-leha seperti BEM Unesa. Tapi tak perlu jauh-jauh mencontoh BEM kampus lain, pengurus BEM F di Unesa dan HIMA Prodi-nya sudah banyak yang melaksanakan program kerja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Entah, apa coba yang sudah dilakukan BEM Unesa?<\/span><\/p>\n<h2><b>Sekali tampil, malah malu-maluin<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya, selama 5 bulan BEM Unesa bukan betul-betul tidak ada kabar. Sempat ada kabar, tapi kabarnya sangat tidak mengenakkan, bahkan memalukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat polemik <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/ruu-tni-disahkan-dan-kita-harus-lebih-kuat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">RUU TNI<\/a> beberapa bulan lalu, BEM Unesa menyerukan untuk ikut demo RUU TNI. Tapi, minggu berikutnya, pada 15 April, presiden BEM kampus tercinta saya ini malah terciduk ngopi sama TNI. Gila, kan!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hadeh, the real jarang muncul, sekali muncul eh malah ngalor-ngidul gebrakannya. Udah paling bener mundur, dah! Mengangkangi ruh gerakan mahasiswa ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau terus seperti ini, mereka tidak ada bedanya dengan kampusnya yang suka cari muka. Sama saja. Sebagai orang yang juga pernah berorganisasi, saya hanya merasa berempati pada pengurus BEM Unesa lainnya. Yang tidak ikut ngopi, eh juga kena bully karena kelakukan salah satunya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saran saya, kalau kalian memang benar-benar merasa peduli pada Unesa, tegurlah yang tidak tahu diri itu. Di bawah sedang panas-panas ikut demonstrasi, eh malah ada yang enak-enakan cari muka sambil ngopi!<\/span><\/p>\n<h2><b>Otw part 3 BEM Unesa nggak bisa kerja<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, ini sudah kesekian kalinya mahasiswa Unesa mendapatkan kabinet BEM yang nggak totalitas dalam bekerja. Saya ramal, kepengurusan yang sekarang ini akan tetap begini-begini saja sampai periodenya selesai. Tak akan ada gebrakan. Kebiasaan yang terus diwariskan dari pengurus-pengurus sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau BEM Unesa memang benar-benar hadir demi kesejahteraan mahasiswa, harusnya mereka mengawal betul kebijakan kampus. BEM harus kritis. Misalnya isu perbandingan jumlah mahasiswa yang tidak sesuai dengan ketersediaan gedung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, berbagai fakultas di Unesa juga berani membuka prodi baru, padahal prodi lainnya belum memiliki gedung kelas yang jelas. Bahkan, Unesa berani banget bikin fakultas baru, Fakultas Ketahanan Pangan. Wadidawa, mending benerin dulu tuh kampus <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-aturan-tidak-tertulis-di-unesa-ketintang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ketintang<\/a>!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya sudah, sekian. Pendapat saya ini hanyalah sebuah bentuk cinta saya pada Unesa. Sebab tak tega saya melihat Unesa diisi oleh orang-orang yang nggak becus kerja, apalagi gerakan mahasiswanya. Haduh!\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Abdur Rohman<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\"><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/alumni-unesa-cuma-pura-pura-bangga-sama-almamater\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Nasib Alumni Unesa: Sering Disangka dari Kampus Ternama padahal Kami Cuma Pura-pura Bangga<\/a><\/b><b><br \/>\n<\/b><\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><span class=\"s2\"><i>cara ini<\/i><\/span><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di mata saya sebagai alumni, BEM Unesa hanya gerombolan mahasiswa yang nggak bisa kerja. Eh, sekali kerja, mereka hanya cari muka saja. <\/p>\n","protected":false},"author":2507,"featured_media":340521,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13089],"tags":[12751,22939,6006,16281,20108],"class_list":["post-340506","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kampus","tag-bem","tag-bem-unesa","tag-unesa","tag-unesa-ketintang","tag-universitas-negeri-surabaya"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/340506","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2507"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=340506"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/340506\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/340521"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=340506"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=340506"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=340506"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}