{"id":340214,"date":"2025-06-06T14:05:30","date_gmt":"2025-06-06T07:05:30","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=340214"},"modified":"2025-06-06T14:05:30","modified_gmt":"2025-06-06T07:05:30","slug":"mobil-suzuki-karimun-kotak-imut-doang-tapi-nggak-nyaman-dipakai-buat-touring","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mobil-suzuki-karimun-kotak-imut-doang-tapi-nggak-nyaman-dipakai-buat-touring\/","title":{"rendered":"Mobil Suzuki Karimun Kotak: Imut doang, tapi Nggak Nyaman Dipakai buat Touring"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Siapa yang tak kenal Suzuki Karimun Kotak? Mobil mungil dengan desain segi empat tegas ini pernah jadi primadona para ibu-ibu antar jemput anak les, belanja ke pasar, hingga war tiket arisan. Walaupun usianya sudah masuk kategori matang, pesona Karimun Kotak tetap saja bikin banyak orang senyum-senyum sendiri saat melihatnya lewat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai salah satu penggemar mobil ini (juga karena belum cukup modal buat beli mobil baru), saya merasa Karimun Kotak ini layak diberi tempat istimewa di hati. Tapi, apakah si kotak mungil ini cocok diajak touring jarak jauh? Mari kita bahas dari kacamata pengendara nekat.<\/span><\/p>\n<h2><b>Desain Suzuki Karimun Kotak yang tak pernah kudet<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu daya tarik Karimun Kotak jelas dari bentuknya yang, yah, kotak banget. Dengan panjang 3,4 meter, lebar 1,6 meter, dan tinggi 1,5 meter, mobil ini kayak kardus berjalan\u2014tapi kardus yang penuh nostalgia dan efisiensi. Semua sudutnya kaku dan kothak. Jendela, lampu, sampai grill depan seolah didesain oleh penggaris.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Teman saya pernah bilang, \u201cJendelanya mirip gerbong KAI zaman dulu.\u201d Saya cuma bisa nyengir. Tapi ya itulah uniknya Karimun. Saking kotaknya, dia sampai masuk kategori \u201cso jelek jadi lucu.\u201d<\/span><\/p>\n<h2><b>Kecil-kecil tapi nggak semrawut<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski bodinya mungil, interior Karimun Kotak surprisingly lega. Posisi duduk terasa nyaman untuk pengemudi dan penumpang, dengan ruang kaki dan kepala yang nggak pelit. Nggak heran kalau banyak yang bilang ini mobilnya ibu-ibu. Nyaman, ringan, dan nggak banyak cincong.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi jangan salah. Nyetir Karimun Kotak butuh kesabaran seluas samudra<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Kecepatan maksimalnya memang 140 km\/jam, tapi itu angka di speedometer yang seringnya cuma jadi hiasan. Di atas 80 km\/jam, mobil ini mulai goyang kayak boyband Korea. Belum lagi fitur <a href=\"https:\/\/www.toyota.astra.co.id\/toyota-connect\/news\/fungsi-kelebihan-dan-cara-kerja-power-steering-elektrik-atau-eps\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">electronic power steering<\/a> yang\u2014ajaibnya\u2014mati sendiri di atas 60 km\/jam. Kayak pacar LDR: ada tapi nggak selalu bisa diandalkan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Irit bukan main, tapi jangan dimain-mainin<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Soal irit, Karimun Kotak bisa dibilang juara. Satu liter bisa diajak keliling komplek, mampir ke Indomaret, terus lanjut ke rumah mertua tanpa bikin dompet sesak napas. Harganya pun sekarang masih bertahan di angka 40-60 juta. Lumayan, bisa dapet mobil klasik sekaligus nostalgia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi ya itu, buat perjalanan jauh, mobil ini harus diajak kompromi. Bagasinya imut, cocoknya buat bawa galon kosong dan satu tas jinjing. Waktu saya nekat pakai buat mudik, akhirnya harus beli roof box tambahan supaya koper nggak ditumpuk di pangkuan penumpang. Jadi irit, tapi agak ribet.<\/span><\/p>\n<h2><b>Touring pakai Karimun Kotak: boleh, tapi jangan baper<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jujur, dibanding SUV atau station wagon yang punya suspensi lebih empuk dan bagasi lebih lega, Karimun Kotak jelas kalah telak. Ground clearance-nya pendek, kadang bikin deg-degan tiap masuk jalan desa. Tapi ya balik lagi, ini soal selera dan tekad.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kamu tetap cinta sama Karimun Kotak dan pengin touring, silakan. Tapi siap-siap ganti suspensi, pasang rak atap, dan bawa doa ekstra. Ingat, antara penghematan dan penderitaan itu cuma dibatasi oleh niat.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Putri Wandari<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/apakah-suzuki-karimun-kotak-worth-to-buy\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jadi Gorengan Paling Renyah di Tahun 2024, Apakah Suzuki Karimun Kotak Worth to Buy?\u00a0<\/a><\/strong><\/p>\n<div class=\"jeg_ad jeg_ad_article jnews_content_inline_2_ads \">\n<div class=\"ads-wrapper align-center \">\n<div class=\"ads_code\" style=\"text-align: left;\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a> ya.<\/em><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saya merasa Suzuki Karimun Kotak ini layak diberi tempat istimewa di hati. Tapi, apakah si kotak mungil ini cocok diajak touring jarak jauh?<\/p>\n","protected":false},"author":2977,"featured_media":306212,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12903],"tags":[8064,15455,26775,9806],"class_list":["post-340214","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-otomotif","tag-karimun-kotak","tag-mobil-suzuki","tag-suzuki-karimun-kotak","tag-touring"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/340214","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2977"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=340214"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/340214\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/306212"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=340214"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=340214"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=340214"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}