{"id":338861,"date":"2025-05-30T12:31:11","date_gmt":"2025-05-30T05:31:11","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=338861"},"modified":"2025-05-30T12:31:11","modified_gmt":"2025-05-30T05:31:11","slug":"puncak-bogor-nggak-ramah-kendaraan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/puncak-bogor-nggak-ramah-kendaraan\/","title":{"rendered":"Puncak Bogor, Kawasan Wisata yang Semakin Nggak Ramah Kendaraan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengalaman saya kali ini di Puncak Bogor bisa dibilang sangat horor. Jadi, setelah turun dari pendakian Gunung Gede lewat jalur Cibodas, saya dan rombongan memutuskan untuk pulang ke Bekasi lewat <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/cipanas-layak-jadi-kecamatan-paling-istimewa-di-cianjur\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cipanas<\/a> hingga Bogor Kota.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Harapan kami adalah bisa menikmati hamparan kebun teh yang eksotis. Namun, kami malah terjebak kemacetan di jalanan Puncak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untungnya, Puncak Bogor itu udaranya sejuk. Bayangkan saja jika kemacetan horor ini terjadi di Bekasi atau Tanjung Priok. Kemacetan ini membuat saya ngedumel sepanjang jalan. Harusnya Cibodas sampai Bogor Kota cuma 2 jam saja, eh ini malah hampir 3 jam tanpa pergerakan yang pasti.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cAkhir pekan, apa sih yang dicari di Puncak Bogor, sampai macet horor separah ini? mending di rumah saja\u201d, gerutu saya.<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Kebijakan ganjil genap tiap akhir pekan di Puncak Bogor<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aturan ganjil genap di Puncak Bogor mengacu Permenhub Nomor 84 Tahun 2021. Aturan ini mengatur area pembatasan lalu lintas dari arah <a href=\"https:\/\/www.kompas.com\/tag\/simpang-gadog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Simpang Gadog<\/a> Jalan Raya Puncak sampai Simpang Empat Tugu Lampu Gentur, Cianjur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya aturan ini diterapkan setiap akhir pekan, misal Sabtu untuk mobil berplat ganjil selanjutnya Minggu untuk mobil berplat genap mulai dari pukul 14:00 sampai 24:00 WIB.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya, masih banyak masyarakat yang ngeyel. Alhasil jalanan kampung-kampung dipenuhi oleh kendaraan yang tetap ingin menerobos jalanan. Hal-hal semacam inilah yang menyebabkan kemacetan horor.<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 \u201cOne Way\u201d adalah hantu jalanan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nggak hanya kebijakan ganjil genap, kebijakan buka tutup jalan \u201cone way\u201d juga diterapkan terutama setiap akhir pekan atau musim liburan untuk mengurai kemacetan panjang. Kebijakan ini berlaku untuk semua jenis kendaraan baik motor maupun mobil.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Waktu pelaksanaan yaitu pukul 07:00-12:00 WIB arah yang dibuka untuk jalur <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/puncak-bogor-jelas-macet-ngapain-ke-sana\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jakarta<\/a> ke Puncak Bogor. Pukul 12:30-18:00 untuk jalur yang dibuka arah Puncak Bogor ke Jakarta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya, kebijakan ini belum tersosialisasikan dengan baik. Banyak kendaraan yang terjebak penutupan jalan. Apalagi Puncak sebagai kawasan wisata, banyak bus-bus besar yang akhirnya ngemper di bahu jalan, sehingga menyebabkan macet yang tak terhindarkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nggak hanya itu, dari arah sebaliknya masih banyak dijumpai pengendara motor yang ngeyel melawan arus. Kalau ditutup jalannya suka marah-marah, semakin membuat runyam suasana. Niat hati ke Puncak untuk melepas penat, malah terjebak kemacetan.<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Transportasi umum di Puncak Bogor yang nggak memadai<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemacetan horor di Puncak Bogor setiap akhir pekan atau libur panjang ini nggak terlepas dari penyediaan layanan transportasi umum yang kurang memadai. Makanya, banyak pengunjung menggunakan kendaraan pribadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang, Puncak Bogor memang destinasi wisata alam favorit warga Jakarta yang paling dekat dan mudah dijangkau. Namun, memprihatinkan sekali jika setiap hari sudah berkawan dengan kemacetan lalu lintas Jakarta, di Puncak Bogor harus menerima nasib terjebak macet horor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, integrasi transportasi umum juga diperlukan di kawasan wisata Puncak Bogor. Tujuannya supaya setiap wahana wisata yang ada dapat dijangkau menggunakan transportasi umum yang murah, aman, dan nyaman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membludaknya wisatawan membuat volume kendaraan makin meningkat. Apalagi jalanan puncak yang berkelok, sempit, dan naik-turun. Kalau sudah seperti ini mending tetap tinggal diam di rumah, dari pada makin stres di jalanan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Dodik Suprayogi<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\"><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wisata-puncak-bogor-tempat-healing-yang-bikin-sinting\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Wisata Puncak Bogor Nggak Worth Sama Sekali untuk Dikunjungi<\/a><\/b><b><br \/>\n<\/b><\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><span class=\"s2\"><i>cara ini<\/i><\/span><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemacetan horor di Puncak Bogor semakin menjadi. Ini adalah bukti bahwa daerah wisata ini sangat tdidak ramah kendaraan. <\/p>\n","protected":false},"author":2731,"featured_media":338996,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[9819,28680,15386,28679,20598],"class_list":["post-338861","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-bogor","tag-macet-di-puncak-bogor","tag-puncak-bogor","tag-wisata-puncak","tag-wisata-puncak-bogor"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/338861","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2731"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=338861"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/338861\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/338996"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=338861"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=338861"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=338861"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}