{"id":3367,"date":"2019-06-10T15:00:49","date_gmt":"2019-06-10T08:00:49","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=3367"},"modified":"2022-01-17T14:38:19","modified_gmt":"2022-01-17T07:38:19","slug":"persoalan-trump-ganti-gaya-rambut-semoga-jokowi-nggak-ikutin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/persoalan-trump-ganti-gaya-rambut-semoga-jokowi-nggak-ikutin\/","title":{"rendered":"Persoalan Trump Ganti Gaya Rambut, Semoga Jokowi Nggak Ikutin"},"content":{"rendered":"<p>\u201cAkhirnya gaya rambut Donald Trump bisa berubah juga. Daripada jambul tak jelas gitu kan, lebih baik yang sekarang.\u201d<\/p>\n<p>Amerika memang butuh orang seperti Trump, seorang Presiden yang sensasional dan juga kontroversial. Sekarang Trump kembali menebar sensasi dengan gaya rambut yang baru. Lah, Trump ganti gaya rambut, Jokowi kapan?<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/lifestyle\/read\/3982756\/donald-trump-ganti-gaya-rambut-warganet-seluruh-dunia-heboh\">Maka ketika Presiden ke-45 Amerika Serikat itu tampil dengan tatanan rambut berbeda, publik termasuk netizen pun heboh. Hadir dalam kebaktian khusus untuk mendoakan para korban penembakan Virginia Beach di Gereja McLean Bible, Vienna, Virginia, Minggu (2\/6\/2019), Donald Trump mengubah gaya rambutnya<\/a>. Hal ini dilansir dari situs detik.com<\/p>\n<p>Jika yang dibahas murni persoalan rambut, seharusnya Trump banjir pujian. Kenapa? Jujur saja, Trump terlihat lebih manusiawi dengan gaya rambut disisir ke belakang begitu. Ups!<\/p>\n<p><em>Amrik, yow Amrik<\/em>. Sampai urusan rambut presiden ganti rambut begitu aja dihebohin. Untuk apa sih sebenarnya dihebohin? Saya yakin presiden kalian rambutnya hanya sementara berubahnya, selanjutnya jambulnya akan kembali seperti semula.<\/p>\n<p>Lagi pula hanya ada 2 kemungkinan Trump melakukan perubahan rambut tersebut. Yang\u2014maaf ya\u2014sebenarnya persembahannya bukan ditujukan untuk seluruh rakyat Amerika.<\/p>\n<p>(1) Trump ingin tampil beda di hadapan Tuhan, yang mungkin baru ini Trump mengenalNya\u2014di tinjau dari tempatnya.<\/p>\n<p>(2) Trump ingin memperlihatkan keseriusannya pada seremonial pemanjatan doa korban penembakan Virginia Beach\u2014ditinjau dari kegiatannya.<\/p>\n<p>Saya rasa anggapan bahwa Trump Yahudi bisa dipatahkan sekarang. Mungkin sekarang Trump sudah bertaubat dan berani ke gereja. Di foto yang saya lihat, Trump sangat serius dalam berdoa. Tuhan Trump emang siapa?\u2014<em>Please, don\u2019t ask that.<\/em><\/p>\n<p>Tidak penting siapa Tuhannya Trump\u2014yang penting Trump mau tampil beda di hadapan Tuhan. Hal itu membuat Trump auto-sufi. Coba kita renungkan, menghadap pejabat saja kita harus bergaya, kok menghadap Tuhan kita biasa-biasa saja. Dalam pemikiran sufi Amerika, apa yang dilakukan Trump ini disebut <em>Trump is lying to God.<\/em><\/p>\n<p>Selanjutnya, Trump mungkin juga memperlihatkan keseriusannya mengani persoalan penembakan Virginia beach. Maksudnya, dengan rambut jambul yang imut-imut dan unyu tentu tidaklah cocok dalam suasana berkabung penuh suka cita begitu. Jelas, daripada mencukur rambutnya yang legendaris nan eksentrik itu, lebih baik dia menyisirnya ke belakang saja.<\/p>\n<p>Kalau saya boleh kasih saran, saya ingin katakan, \u201c<em>Please Trump, don&#8217;t change hair style again\u2014<\/em>jadikan saja itu gayamu.\u201d<\/p>\n<p>Andai saja Trump benar-benar ganti gaya rambut, rasanya sungguh tidak afdol kalau hal ini tidak di ikuti oleh pemimpin negara lain\u2014tidak terkecuali presiden kita, Bapak Joko Widodo. Pak Jokowi mungkin bisa saja mengganti gaya rambutnya dengan gaya rambut yang lebih milenial.\u00a0Pak Jokowi bisa memulai dengan membujuk Ibu Iriana untuk mengikhlaskan rambut yang biasa dibelainya, untuk bermetamorfosa ke arah yang lebih layak sesuai dengan kontek zaman sekarang. Kalau Pak Jokowi tidak melakukan ini, takutnya Pak Jokowi tidak dikenali IbuIriana.<\/p>\n<p>Selanjutnya Pak Jokowi bisa melihat gaya rambut yang disukai para milenial. Saran saya Pak Jokowi jangan lupa bergaul dengan milenial untuk urusan ini. Nah, Pak Jokowi bisa ikut tren modelnya si Iqbaal alias Dilan, atau gaya rambut berponi ala oppa\u2013oppa Korea. Tolong Pak, pilih gaya apa saja\u2014asal jangan gaya rambutnya Deddy Corbuzier.<\/p>\n<p>Kalau Pak Jokowi masih menimbang-nimbang persoalan umur Pak Jokowi yang akan menjadi tidak relevan dengan gaya rambut milenial sekarang, Pak Jokowi bisa ikut gaya rambut gaul anak muda di zaman Pak Jokowi.<\/p>\n<p>Misalnya gaya rambut Ongki Alexander alias Lupus, atau kayaknya rambut kribonya Ahmad Albar boleh juga\u2014keren.<\/p>\n<p>Begini ya Pak Jokowi yang terhormat, rambut bapak itu sebenarnya tidak begitu bermasalah. Akan tetapi itu rambut belah pinggir begitu, cocoknya untuk kalangan santri. Mungkin Kyai Ma\u2019ruf Amin menginginkan gaya rambut bapak. Sementara Pemilu 2019 ini membuat bapak telah menjadi representasi masyarakat milenial. Kan Bapak nanti dilantik lagi jadi Presiden, jadi kalau boleh rambutnya di ganti.<\/p>\n<p>Oh ya, soal rambut saya jadi ingat sebuah video. Saat itu Pak Jokowi berpidato dan Ibu Iriana memberikan instruksi untuk merapikan rambut Pak Jokowi. Andai saat itu rambut Bapak sudah seperti Dilan, mungkin peristiwa itu tidak perlu terjadi. Karena justru akan nampak keren saat tersibak angin. <em>Tsaaah~<\/em><\/p>\n<p>Tapi yakinlah, seberapa besar Trump mempertahankan model rambut jambulnya, begitu juga Pak Jokowi mempertahankan rambut belah pinggirnya. Mereka terlanjur nyaman dengan gaya rambut mereka masing-masing.<\/p>\n<p>Kalaupun mereka mengganti gaya rambut maka sifatnya ad-hock\u2014tidak permanen. Mungkin hanya sekedar bertahan satu hari sampai, ya paling lama mungkin tiga hari\u00a0 saja. Untuk persoalan rambut ini, terserah Pak Jokowi saja. Namanya juga negara demokrasi\u2014mau rambut macam apa, ya <em>monggo-monggo<\/em> aja, Pak.<\/p>\n<p>Yang paling penting, kalau peristiwa ganti gaya rambut ini sampai terjadi, janganlah buat kebijakan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/red\/rame\/nafkah\/menghitung-kekayaan-kim-jong-un-presiden-termuda-yang-doyan-foya-foya\/\">yang sama dengan Kim Jong Un<\/a>\u2014pemimpin negara tetangga kita. Orang yang sampai urusan rambut rakyatnya diatur-atur segala. <em>Please<\/em>, soal gaya rambut itu adalah hak yang berafiliasi dengan selera pemangku kepentingannya.<\/p>\n<p>Jangan sampai peristiwa tentara bersenjata gunting ini, menyebar ke seluruh Indonesia\u2014tentara yang bawa gunting untuk menyelaraskan rambut masyarakat Indonesia. Karena saya tak bisa membayangkan kalau <a href=\"https:\/\/tirto.id\/cak-nun-kiai-mbeling-yang-menyampaikan-agama-lewat-seni-dan-sastra-cLrW\">Al-Mukarram Cak Nun<\/a> harus pakai rambut belah pinggir, atau pemusik rege, seperti Steven Kaligis pake gaya rambut belah pinggir. Wadaw~<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Amerika butuh presiden seperti Trump, seorang yang sensasional dan juga kontroversial. Sekarang Trump kembali menebar sensasi dengan gaya rambut yang baru.<\/p>\n","protected":false},"author":121,"featured_media":3436,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12905],"tags":[559,874,699,873],"class_list":["post-3367","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-politik","tag-jokowi","tag-model-rambut","tag-presiden-indonesia","tag-trump"],"modified_by":"Ibil S Widodo","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3367","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/121"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3367"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3367\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3436"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3367"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3367"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3367"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}