{"id":334495,"date":"2025-05-16T10:47:04","date_gmt":"2025-05-16T03:47:04","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=334495"},"modified":"2025-05-16T10:47:04","modified_gmt":"2025-05-16T03:47:04","slug":"kisah-mahasiswa-nasakom-menyelamatkan-nasib-saya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kisah-mahasiswa-nasakom-menyelamatkan-nasib-saya\/","title":{"rendered":"Jangan Remehkan Mahasiswa Nasakom (Nasib Satu Koma): Mereka Menyelamatkan Saya dari Kehidupan Kampus yang Monoton"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya punya banyak teman yang pernah memiliki <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/ipk-tinggi-di-kampus-favorit-tapi-mental-hancur-tertekan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Indeks Prestasi<\/a> (IP) tidak sampai 2 bahkan malahan ada yang tidak sampai 1. Mereka ini punya sebutan mahasiswa nasakom.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Eits, tapi bukan nasakom (nasionalisme, agama, dan komunis). Kepanjangan nasakom di sini adalah nasib satu koma. Pada titik tertentu, banyak orang meremehkan mereka. Namun jangan salah, mereka ini yang justru menyelamatkan nasib saya selama kuliah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, kenapa mereka sampai bisa \u201cterjebak\u201d dalam situasi tersebut? Izinkan saya bercerita.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Awal mula menyandang status mahasiswa nasakom<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada banyak sebab seorang mahasiswa menyandang status mahasiswa nasakom. Mulai dari memang orangnya yang malas belajar, sampai sebab lain. Nah, di tulisan ini, \u201csebab lain\u201d itu yang menjadi sebab. Jadi begini ceritanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka yang mendapatkan mahasiswa nasakom biasa mahasiswa aktif di dunia pergerakan. Nggak jarang mereka menghabiskan banyak waktu di daerah konflik atau daerah-daerah penggusuran untuk membantu. Jadi, mereka ini nggak sekadar ikut-ikutan demo di DPR atau di Patung Kuda saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau bukan aktivis, biasanya mahasiswa nasakom terlampau aktif di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Dari banyaknya alasan yang saya sebutkan tadi, mereka memiliki satu kesamaan, yaitu <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-dosa-guru-pada-murid-yang-jarang-disadari-salah-satunya-korupsi-waktu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">jarang masuk kelas<\/a> dan ngerjain tugas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya akui, citra mahasiswa nasakom di hadapan teman-teman prodinya memang sangat jelek. Kehidupan mereka terlihat sangat belangsat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, kalian jangan sampai salah kira. Ternyata kehidupan mereka tidak semenyedihkan seperti yang kita bayangkan. Diam-diam mereka punya banyak relasi di luar kampus dan punya banyak kerjaan, lho!\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, kehadiran mereka pun sangat berjasa buat saya. Khususnya untuk menemani dan mewarnai kehidupan kampus saya yang sangat membosankan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Penyelamat dari kehidupan kampus yang monoton dan membosankan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat menjadi mahasiswa baru, saya menjalani hidup yang sangat monoton. Kuliah-pulang-kuliah-pulang. Sangat monoton dan membosankan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di semester kedua, kepanitian <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mahasiswa-sejatinya-adalah-politisi-yang-tertunda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Badan Eksekutif Mahasiswa<\/a> (BEM) di jurusan saya dibuka. Teman-teman saya berlomba-lomba untuk masuk BEM. Tapi, karena nggak diajak, akhirnya saya memutuskan nggak ikutan. Saya akhirnya jadi mahasiswa yang nggak bisa lari dari kehidupan monoton dan membosankan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beruntungnya, di semester 4, saya mulai kenal dan dekat sama mahasiswa nasakom ini. Awalnya sih, saya ragu berteman dengan mereka. Saya takut IP saya ikut anjlok kalau berteman terlalu dekat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, hari-hari demi berjalan, ketakutan saya itu sirna. Ternyata mereka nggak seburuk yang saya bayangkan. Mereka nggak maksa saya untuk menjalani hidup seperti mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mahasiswa nasakom ini sangat terbuka dan baik hati. Bahkan kalau lagi malas balik ke rumah, mereka memperbolehkan saya tidur di sekretariat organisasi mereka. Kadang saya suka diajak makan bareng.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, semenjak kenal dekat dengan mereka, kehidupan kampus saya berubah. Tidak lagi monoton dan membosankan. Kehidupan kampus saya jadi berwarna!<\/span><\/p>\n<h2><b>Menjadi teman diskusi yang menyenangkan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau nggak ketemu mahasiswa nasakom, mungkin saya tidak akan menjadi kontributor di berbagai media massa alternatif. Jujur saja, meskipun saya kuliah di jurusan bahasa, budaya di jurusan saya sangatlah jauh dari dunia baca dan tulis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya mendapatkan budaya itu malah saat saya ketemu mahasiswa nasakom ini. Di balik nilai akademisnya yang carut-marut, mereka sebenarnya tidak sebodoh yang kita kira.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di luar kelas, mereka rajin mengadakan kajian dan diskusi. Berkat kajian dan diskusi-diskusi itulah rasa ingin menulis serius saya tumbuh. Bukan sekedar menulis buat hobi saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan, hal itu terbukti dengan terbitnya tulisan-tulisan saya di berbagai media massa seperti <a href=\"https:\/\/news.detik.com\/kolom\/d-7021966\/membongkar-problema-kesehatan-mental\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">DetikNews<\/a>, Omong-omong, Bandung Bergerak, dan lain-lainnya. Begitulah, setelah mengenal mereka, kehidupan kampus saya banyak berubah. Selain menjadi penyelamat dari kehidupan kampus, mahasiswa nasakom membantu saya berkembang sebagai manusia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fun fact. Orang yang mengajari saya menulis dan akhirnya tulisan saya berhasil tembus di Terminal Mojok adalah mahasiswa yang pernah mendapatkan IP hanya satu koma. Respect!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Muhammad Ridwan Tri Wibowo<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\"><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pledoi-mahasiswa-pengejar-ipk-tinggi-yang-nggak-mau-tunduk-sama-quotes-bob-sadino\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pledoi Mahasiswa Pengejar IPK Tinggi yang Nggak Mau Tunduk sama Quotes Bob Sadino<\/a><\/b><b><br \/>\n<\/b><\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><span class=\"s2\"><i>cara ini<\/i><\/span><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mahasiswa nasakom dianggap menempati kasta terbawah dari piramida kampus. Mereka diremehkan. Namun, jasa mereka sesungguhnya besar.<\/p>\n","protected":false},"author":2933,"featured_media":334538,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13089],"tags":[12751,7101,28518,28519,28521,28520],"class_list":["post-334495","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kampus","tag-bem","tag-ipk","tag-mahasiswa-nasakom","tag-mahasiswa-nasib-satu-koma","tag-mahasiswa-pergerakan","tag-nasib-satu-koma"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/334495","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2933"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=334495"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/334495\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/334538"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=334495"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=334495"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=334495"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}