{"id":333288,"date":"2025-05-09T16:27:33","date_gmt":"2025-05-09T09:27:33","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=333288"},"modified":"2025-05-09T16:25:01","modified_gmt":"2025-05-09T09:25:01","slug":"4-rekomendasi-ayam-geprek-jogja-sambalnya-paling-nendang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-rekomendasi-ayam-geprek-jogja-sambalnya-paling-nendang\/","title":{"rendered":"4 Rekomendasi Ayam Geprek Jogja dengan Rasa Sambal Paling &#8220;Nendang&#8221;"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ayam geprek sampai sekarang masih menjadi salah satu makanan favorit<\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/liputan\/kampus\/lulusan-s3-buka-suara-sisi-gelap-pendidikan-di-jogja\/\"> <span style=\"font-weight: 400;\">mahasiswa Jogja<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Rasanya yang enak dan harga (lumayan) terjangkau, barangkali ini jadi alasan kenapa jenis kuliner daging ayam satu ini punya banyak penggemar. Belum lagi tingkat pedas yang terkenal \u201cnendang\u201d banyak dicari oleh mereka pecinta pedas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nyaris setiap warung penyet di setiap sudut Kota Jogja kini menyediakan menu ayam geprek. Varian sambalnya pun semakin beragam. Nggak melulu digeprek dengan sambal bawang, kini ayam geprek juga bisa ditambahkan dengan topping kekinian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari sekian banyak warung ayam geprek di Jogja, ada beberapa yang menurut saya layak jadi juara. Buat kalian para mahasiswa baru yang baru menginjakkan kaki di Kota Pelajar, saya kasih rekomendasinya. Berikut sejumlah ayam geprek paling enak di Jogja yang wajib kalian coba, di antaranya:<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Ayam Geprek Bu Rum, ayam geprek pertama di Indonesia<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buat para penggemar olahan ayam, sebuah pelanggaran besar kalau belum pernah mencoba menu Ayam Geprek Bu Rum. Sebab, warung yang sudah berdiri sejak 2003 ini konon menjadi ayam geprek pertama di Indonesia. Hampir setiap hari, warung ini dipenuhi para pelanggan dari berbagai kalangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Soal rasa, sudah tentu nggak bisa diragukan lagi. Masakan<\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pengalaman-makan-ayam-geprek-bu-rum-pertama-kali-yang-original-nggak-bakal-bikin-menyesal\/\"> <span style=\"font-weight: 400;\">ayam Bu Rum<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> sejak dulu dikenal sangat renyah di luar dan juicy di dalam. Ukurannya besar dan sambal gepreknya juga nampol pol. Perpaduan renyahnya ayam goreng dengan bumbu sambal yang pedas, benar-benar bikin nagih!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini, ayam geprek legendaris ini sudah buka cabang di mana-mana. Kalian bisa menemukan di Papringan, Pringwulung, Resto PKL, Lembah UGM, dan di Jalan Moses Gatotkaca. Silakan pilih yang paling dekat dan rasakan sensasi pedasnya!<\/span><\/p>\n<h2><strong>#2 Ayam Geprek Olive Fried Chicken<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rekomendasi ayam geprek enak di Jogja selanjutnya adalah<\/span><a href=\"https:\/\/www.idntimes.com\/food\/dining-guide\/fina-wahibatun-nisa-1\/daftar-menu-olive-fried-chicken\"> <span style=\"font-weight: 400;\">Olive Chicken Ayam Geprek<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Mencari menu satu ini sangat mudah. Nyaris di setiap sudut Jogja ada warung dengan warna khas merah dan kuning ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ayam geprek ala Olive Fried Chicken muncul sekitar 2019 lalu. Sejak saat itu, menu ini langsung diburu para mahasiswa. Daging ayamnya nan tebal bin gurih bercampur dengan sambal geprek cabai rawit yang pedas, bikin cita rasa ayam geprek milik Olive Chicken makin pas di lidah. Apalagi disantap dengan nasi yang super pulen itu. Beh, dalam sekali santap, sensasi pedasnya sangat menggoda.<\/span><\/p>\n<h2><strong>#3 Ayam Geprek Bu Made<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ayam Geprek Bu Made wajib masuk daftar ayam geprek paling enak di Jogja. Hal yang jadi pembeda antara<\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/persaingan-ayam-geprek-bu-rum-dan-ayam-geprek-bu-made-di-sleman\/\"> <span style=\"font-weight: 400;\">warung geprek Bu Made<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan warung geprek lainnya adalah adanya kuah tongseng. Kalau jajan di tempat makan Bu Made, kita bakal dapat kuah tongseng. Ini yang bikin warung Bu Made terasa lebih spesial dan banyak orang ketagihan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lokasi Ayam Geprek Bu Made nggak jauh dari warung Ayam Geprek Bu Rum yaitu di daerah Depok, Sleman. Rasanya yang enak dan berkarakter, nggak sedikit orang yang sering membandingkannya dengan ayam geprek milik Bu Rum. Menurut saya, sambal geprek Bu Made cenderung nggak terlalu pedas. Jadi, buat kalian yang ususnya cukup sensitif sama cabai, bisa datang ke Ayam Geprek Bu Made. Enak, mantap, dan onde-mande pokoknya!<\/span><\/p>\n<h2><strong>#4 Ayam Geprek dan Susu (Preksu)<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rekomendasi ayam geprek enak di Jogja berikutnya adalah Preksu. Hal paling ikonik dari ayam geprek ini adalah toppingnya. Ya, beragam topping sambal unik bin autentik tersedia di Preksu. Mulai dari mentai, barbeque bakar, keju mozzarella, dan masih banyak lagi. Kalian bisa memesan topping sesuai selera. Percayalah, nyaris semua jenis sambal yang ada di Preksu benar-benar juara. Nikmat dan menggoda!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mantapnya lagi, di sini bisa ambil nasi sepuasnya. Kalau masih lapar dan pengin nambah, bisa langsung ambil sendiri di magicom jumbo yang sudah disediakan. Cocok banget untuk mahasiswa yang pengin kenyang seharian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah beberapa rekomendasi ayam geprek enak di Jogja. Buat kalian para mahasiswa baru yang baru banget menginjakkan kaki di Kota Pelajar, wajib mencicipinya. Rugi sekali momen pertama kuliner di Jogja nggak makan ayam geprek. Selamat makan dan rasakan sensasi pedas sambalnya!<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Jevi Adhi Nugraha<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA<\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/dosa-warung-ayam-geprek-ke-mahasiswa\/\"> <b>Dari Sekian Banyaknya Menu Makanan, Kenapa Ayam Geprek Selalu Jadi Pilihan Akhir Mahasiswa?<\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara<\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"> <i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ayam geprek Jogja ada banyak, tapi hanya ada beberapa saja yang enak seperti Bu Rum, Bu Made, Olive Chicken, dan Preksu.<\/p>\n","protected":false},"author":547,"featured_media":333429,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12909],"tags":[9896,20125,28433,115],"class_list":["post-333288","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kuliner","tag-ayam-geprek","tag-ayam-geprek-jogja","tag-ayam-jogja","tag-jogja"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/333288","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/547"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=333288"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/333288\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/333429"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=333288"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=333288"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=333288"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}