{"id":333104,"date":"2025-05-06T12:40:51","date_gmt":"2025-05-06T05:40:51","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=333104"},"modified":"2025-05-08T18:42:14","modified_gmt":"2025-05-08T11:42:14","slug":"tangki-honda-pcx-memang-problematik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tangki-honda-pcx-memang-problematik\/","title":{"rendered":"Tangki Honda PCX Memang Problematik, Rawan Kesemprot Bensin dan Bikin Motor Kurang Berguna"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dulu, ada tulisan tentang kekesalan operator SPBU <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pengguna-pcx-dan-adv-nggak-usah-isi-bensin-kalau-nggak-mau-turun\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">terkait<\/a> tangki Honda PCX. Dulu membacanya sih cuman ketawa aja. Sebagai pengguna motor tersebut, saya sih bodo amat lah ya. Wong fiturnya gini, saya kudu gimana? Suruh turun, kok makin aneh, orang tangkinya nggak di bawah jok.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi makin lama, saya akhirnya setuju kalau tangki motor ini emang problematik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begini. Posisi tangki Honda PCX itu awkward banget. Bener-bener tepat di bawah selangkangan pas. Operator SPBU harus agak nunduk dan pengendara harus ubah arah stang agar nggak membentur operator. Kita pun kudu mundur dikit biar ruangnya leluasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Emang, posisi tutup tangkinya agak ke atas, tapi kalau dibuka, lubang tangkinya masih lumayan ke tengah. Sama aja sami mawon kalau ini, ujungnya tetep ngrepotin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nggak cuman awkward, posisi tangki Honda PCX yang kelewat tengah ini bikin kerugian-kerugian lain yang bikin pengguna mencak-mencak.<\/span><\/p>\n<h2><b>Rawan kesemprot bensin<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya pernah isi bensin mendekati tengah malam. Kenapa? Biar nggak rame. Kebetulan SPBU dekat rumah saya ini nggak ramah sama sekali sama antrean. Selain kelewat lelet, luas SPBU yang nggak seberapa bikin pengendara yang antre serba salah, soalnya bisa sampe jalanan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, entah karena operatornya capek atau gimana, dia mencabut nozzle sebelum semua bensin masuk ke tangki. Otomatis bensin nyemprot ke celana panjang saya. Nyemprot dikit sih nggak apa-apa, tapi ini nyemprotnya separuh kaki. Jelas bau bensin langsung menyeruak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Brengseknya, petugasnya diam saja. Bilang maaf saja tidak dan tidak menggubris saya sama sekali. Well, memang SPBU red flag sih ini dari dulu. Tapi ini jadi awal mula saya mempermasalahkan desain tangki Honda PCX. Ya kayak gini efek negatif yang kemungkinan besar terjadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau tangki di bawah jok jelas nggak akan nyemprot ke badan. Paling tangki jadi bau bensin. Tapi masih nggak masalah lah. Nah kalau tangki PCX kan beda. Kalau kamu nggak turun, kakimu bisa kesemprot. Sekalipun nggak kesemprot, aroma bensin yang nempel di bodi nanti akan nempel juga di celana dan bajumu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Intinya, kalian akan tetep rugi.<\/span><\/p>\n<h2><b>Tangki Honda PCX justru bikin motor ini nggak berguna untuk beberapa hal<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang dari dulu saya sesalkan dari Honda PCX itu cuman satu: motor ini nggak bisa buat bawa galon dan barang-barang yang bisa ditaruh di motor matic lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Coba situ bawa galon pake PCX, ya bisanya miring. Cuma, rawan bikin air galon bocor. Plus, bodi kulit jeruknya bakal kegesek galon dan itu akan meninggalkan bekas. Bodi kulit jeruk mah sulit diilangin bekas baretnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu juga sulit bawa gitar, misalnya. Mau taruh tengah? Nggak mungkin. Memang, baiknya punya soft case. Tapi kalau kamu punya hardcase (bagusan hardcase sih), bakal kesulitan bawa pake motor ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terlebih jika kamu belanja dan ternyata nggak cukup ditaruh di jok PCX. Gara-gara tangki Honda PCX ada di tengah, otomatis nggak bisa kamu naruh barang di situ.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cantelan? Harus beli lagi. Susah, susah.<\/span><\/p>\n<h2><b>Solusinya gimana?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, dari masalah-masalah yang ada pada tangki Honda PCX, ada satu masalah lagi yang bikin saya stres, yaitu, saya nggak bisa ngasih solusi sama sekali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya juga bingung kalau ditanya bagusnya tangkinya taruh mana. Mau di bawah jok kaya motor lain, tapi bakal mengorbankan <a href=\"https:\/\/otomotifnet.gridoto.com\/read\/231157423\/kapasitas-bagasi-honda-pcx150-gede-tapi-enggak-semua-helm-fullface-masuk\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kapasitas bagasi<\/a> yang bener-bener luas itu. Taruh depan, kok bahaya banget. Nggak mendoakan yang buruk-buruk, cuman kalau ndilalahe sial dan mengalami tabrakan dari depan, bakal meledak. Intinya, saya kesulitan ngasih alternatif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin inilah yang ada di benak para desainer Honda PCX. Mereka sama bingungnya dengan saya. Dan mereka juga pasti udah memikirkan pros-consnya, jadi ya, mau nggak mau nikmati aja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau nggak bisa nikmati, ya ganti merek lain aja. Honda Civic, misalnya. Jelas kita nggak akan ngomongin posisi tangki lagi, sih.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Rizky Prasetya<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/review-motor-honda-pcx-setelah-6-tahun-pemakaian\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Review Motor Honda PCX Setelah 6 Tahun Pemakaian: Nggak Bisa Berharap Banyak, tapi Masih Begitu Nyaman buat Harian<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nggak cuman awkward, posisi tangki Honda PCX yang kelewat tengah ini bikin kerugian-kerugian lain yang bikin pengguna mencak-mencak.<\/p>\n","protected":false},"author":777,"featured_media":246031,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12903],"tags":[6989,21934,28409],"class_list":["post-333104","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-otomotif","tag-motor-honda","tag-motor-honda-pcx","tag-tangki-honda-pcx"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/333104","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/777"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=333104"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/333104\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/246031"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=333104"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=333104"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=333104"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}