{"id":331171,"date":"2025-04-24T12:35:04","date_gmt":"2025-04-24T05:35:04","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=331171"},"modified":"2025-04-24T12:35:04","modified_gmt":"2025-04-24T05:35:04","slug":"menebak-bau-badan-karakter-di-serial-upin-ipin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/menebak-bau-badan-karakter-di-serial-upin-ipin\/","title":{"rendered":"Seandainya Bau Badan Karakter di Serial Upin Ipin Bisa Tercium, Mungkin Akan seperti Ini\u00a0"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya rasa manusia adalah makhluk paling sibuk sekaligus paling selo sejagad raya. Saya adalah salah satu contohnya. Bisa-bisanya, di tengah kesibukan bekerja, saya berkhayal hal tidak urgen yang mungkin hanya dilakukan oleh orang selo: Bagaimana ya kalau bau badan karakter di serial <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Upin Ipin <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">bisa tercium penonton?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Khayalan itu tentu tidak datang tiba-tiba. Banyak pemicunya. Sudah sejak lama saya mengikuti serial TV anak-anak asal Malaysia ini. Saya juga cukup sering menulis tentang Upin, Ipin, dan kawan-kawan di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tulisan-tembus-terminal-mojok-mudah-asal-ikuti-5-hal-ini\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Terminal Mojok.<\/a> Selain itu, saya sempat terpapar konten-konten tentang bau karakter Upin Ipin di media sosial beberapa waktu lalu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konten yang menurut saya sangat menarik karena aroma memang bisa meninggalkan kesan yang kuat. Seandainya penonton bisa mencium bau dari tiap karakter <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Upin Ipin,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saya yakin serial TV anak-anak asal Malaysia ini benar-benar akan meninggalkan kesan mendalam, sudah animasinya bagus, ceritanya menarik, ditambah ada baunya lagi.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya, konten soal bau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Upin Ipin <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang beredar di media sosial kurang lengkap dan kurang mendalam. Itu mengapa, melalui tulisan ini saya ingin menambahkan dan mengulik lebih dalam bau badan karakter di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Upin Ipin <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">bisa tercium penonton.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Upin dan Ipin mungkin baunya akan campur aduk<\/b><b><br \/>\n<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya membayangkan duo botak ini akan berbau kecut.\u00a0 Aroma kecut berasal dari ketek, leher, dan punggung mereka yang selalu basah karena keringat. Namun, bau kecut Upin Ipin ini nggak bikin mual. Ada hint wangi-wangi dikit sisa <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kenapa-masih-ada-orang-tua-yang-memberi-bedak-di-wajah-anaknya-hingga-cemong\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bedak bayi<\/a> yang rajin ditaburkan tiap pagi hari.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila mencium bau si kembar ini dengan lebih seksama,\u00a0 akan ada aroma bekas susu tumpah di baju keduanya. Belum lagi kalau Upin dan Ipin buka mulut, bau lain akan menyeruak seperti minyak dari ayam goreng atau bau wafer cokelat. Pokoknya aroma mereka campur aduk selama belum mandi sore.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Kak Ros bau parfum Indomaret<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bau Kak Ros tergantung kondisi. Bau Kak Ros di pagi hari ketika hendak berangkat sekolah beda dengan Kak Ros ketika siang hari mengerjakan pekerjaan rumah. Kalau di pagi hari, kakak perempuan Upin dan Ipin ini akan berbau parfum murah yang dibeli di warung atau minimarket terdekat. Kalau di Kak Ros hidup di Indonesia, mungkin aromanya akan wangi khas <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/rekomendasi-8-parfum-indomaret-yang-wanginya-nggak-bikin-enek\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">parfum Rp20 ribuan Indomaret<\/a>. Wangi parfum itu bercampur dengan aroma wangi dari handbody yang dia pakai,\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, bau wangi yang semerbak itu tidak akan kalian temui ketika Kak Ros berada di rumah. Karakter yang terkenal galak itu berbau kurang sedap, penguk kalau kata orang Tegal. Bagaimana nggak penguk, remaja berusia 18 tahun itu bertanggung jawab terhadap segala pekerjaan rumah. Dia banyak berkeringat karena bersih-bersih rumah. Sementara, kalau dilihat-lihat lagi, baju pink yang sering dipakai Kak Ros itu seperti terbuat dari polyester yang tidak menyerap keringat dengan baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Ehsan wanginya mahal, tapi kadang apek<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, si anak manja, Ehsan. Pagi hari saat berangkat ke sekolah, dari badan Ehsan tercium bau sabun cair mahal yang labelnya pakai huruf miring semua. Ketika didekati, tercium tipis-tipis bau minyak telon.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maklum saja, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mengenal-azzarudin-daddy-ehsan-orang-terkaya-di-kampung-durian-runtuh-upin-ipin\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Daddy Ehsan<\/a> nggak mau anak kesayangannya masuk angin gara-gara kipas angin di kelas. Nah, agak siangan dikit, ketika Ehsan mulai berkeringat, mulai deh baunya mirip dengan Upin Ipin dan bocah-bocah Tadika Mesra lain, apek,\u00a0 mirip-mirip bagian dalam sepatu olahraga.<\/span><\/p>\n<h2><b>#4 Mail kadang bau asap, kadang bau orang jadul<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat melihat karakter Mail, entah mengapa hidup saya auto mencium bau gosong matahari bercampur dengan asap bakar-bakaran ayam. Mungkin kalau kita duduk di samping Mail yang sedang mengipasi badannya, akan tercium juga bau kecap dan bumbu marinasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, ketika Mail mode rapi jali di sekolah, saya membayangkan dia bau minyak rambut. Lebih tepatnya, minyak rambut jadul. Yah, semacam perpaduan antara bau urang-aring, kamper lemari, dan sedikit aroma alkohol herbal. Kalau kamu pernah cium bau <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tancho-sempat-jadi-pomade-terbaik-di-kecamatan-saya-tinggal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">minyak rambut Tancho<\/a>, mirip-mirip seperti itu bau Mail kalau di sekolah. Saya curiga Mail pake minyak rambut orang tuanya, tapi nggak bilang-bilang!<\/span><\/p>\n<h2><b>#5 Mei Mei wanginya semerbak dari rambut sampai ujung kepala<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melihat karakter Mei Mei, saya yakin bocah ini baunya wangi manis buah-buahan seperti stroberi yang kecemplung di gula pasir. Sweet banget deh pokoknya. Tidak hanya badanya yang wangi, bau rambutnya juga sedap karena dirawat dengan baik. Selain rajin menggunakan sampo, saya yakin Mei Mei juga menggunakan hair vitamin spray beraroma stroberi setiap hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mei Mei ini, dalam benak saya, kalau sudah suka merek tertentu dia bakal pakai produk tersebut dari ujung rambut hingga ujung kaki. Nggak mau ganti-ganti dengan yang lain. Akhirnya, orang-orang bisa dengan mudah mengenali bau dan kehadiran Mei Mei.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#6 Fizi nggak bau kaki dan agak pesing<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jujur saja, dalam bayangan saya, temannya Upin dan Ipin yang satu ini nggak punya masalah bau badan. Tapi, maaf ya Fizi, Kalau lihat bentuk karaktermu di serial <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Upin Ipin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, kok saya membayangkan kaki kamu bau ya. Entah Fizi nggak pernah ganti kaos kaki atau emang kakinya gampang keringatan yang bikin bakteri tumbuh subur, yang jelas kaki Fizi itu \u2026 bau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, saya rasa Fizi juga berbau pesing di momen-momen tertentu. Dilihat-lihat lagi, Fizi ini senang banget main bareng teman-teman. Kalau sudah main, nggak mau berhenti, bahkan mungkin ogah berhenti untuk sekadar buang air kecil. Akhirnya, dikeluarkanlah hajat itu on the spot. Nanti kalau ada yang protes bau pesing, dia yang teriak paling kencang, \u201cBukan aku!\u201d<\/span><\/p>\n<h2><b>#7 Tok Dalang dan Opah sama-sama bau minyak urut, tapi\u2026<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terakhir, Tok Dalang dan Opah. Persamaan keduanya sesepuh <a href=\"https:\/\/upinipin.fandom.com\/ms\/wiki\/Kampung_Durian_Runtuh\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kampung Durian Runtuh<\/a> adalah sama-sama bau minyak urut. Hanya saja, bau minyak urut Tok Dalang lebih kuat daripada Opah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, kalau Tok Dalang, tercium juga aroma-aroma mistis. Sepintas, mirip bau dupa. Bikin siapa saja yang dekat dengan Tok Dalang pengen duduk sila bareng, trus minta didongengin kisah tentang wayang. Nanti kalau Tok Dalang buka mulut, auto tercium bau asap kretek samar-samar, sisa kebiasaan merokok di masa lalu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Opah lain lagi. Selain bau minyak urut, Opah punya bau khas hasil perpaduan antara aroma kain jarik ditambah lemari jati tua. Kemudian, kalau Opah mulai batuk atau ceramah, auto tercium teh panas dari mulutnya karena kebiasaannya ngeteh tiap pagi dan sore.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seru juga ternyata berimajinasi tentang bau karakter-karakter yang ada di serial Upin Ipin. Setelah baca tulisan ini, dijamin nonton Upin Ipin tak akan lagi sama. Seketika, hidung kalian jadi aktif naik turun. Lalu, tiba-tiba teringat dengan bau masing-masing karakter di tulisan ini. \u201cIh, iya ih. Bau mereka beneran menembus layar.\u201d Btw, kalau karakter lain, baunya akan seperti apa ya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dyan Arfiana Ayu Puspita<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-karakter-upin-ipin-terkenal-green-flag-tapi-aslinya-red-flag\/\"><b>5 Karakter \u201cUpin Ipin\u201d yang Terkenal Green Flag, tapi Aslinya Red Flag Banget<\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seandainya bau badan karakter di serial Upin Ipin bisa tercium penonton, akan banyak sekali aroma mulai dari kecut hingga minyak urut.<\/p>\n","protected":false},"author":613,"featured_media":331179,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13083],"tags":[18791,14652,28253,5855],"class_list":["post-331171","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-acara-tv","tag-aroma","tag-bau","tag-bau-upin-ipin","tag-upin-ipin"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/331171","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/613"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=331171"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/331171\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/331179"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=331171"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=331171"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=331171"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}